Putra Sulung

Putra Sulung
Kejutan


__ADS_3

Waktu baru menunjukkan pukul 05:00, tapi sosok pria tampan berpostur tubuh kekar dengan tonjolan otot dibeberapa bagian badan mengambarkan sosok idaman bagi kaun hawa, dia berjalan perlahan menuju atap gedung asrama yang biasa dia gunakan untuk berlatih dan bermeditasi saat malam hari atau subuh hari seperti saat ini. Biasanya Ray akan mengajak ketiga temannya jika akan berlatih dan bermeditasi, tapi subuh hari ini mereka masih terlelap dengan mimpi-mimpi mereka dan akhirnya Ray meninggalkan mereka dan pergi berlatih sendiri.


Dengan tingkat kekuatan di Ranah Hawa Murni Bintang-4, Ray sudah berada ditahap puncak dan tinggal selangkah lagi dia akan melakukan terobosan tahap selanjutnya yaitu Ranah Kekuatan Spiritual seperti ayahnya Tomy yang sudah berada di tingkat Bumi. Selama hampir 1 jam dia berlatih menguatkan otot-ototnya dan mengasah kembali beberapa jurus pukulan dan tendangan, sedangkan pemahamannya tentang kecepatan dia latih di dojo karena disana terdapat fasilitas lengkap untuk mengasah kecepatan gerakan tangan maupun kakinya.


Selesai berlatih dia kembali kekamarnya untuk membersihkan diri dan kemudian bersiap untuk pergi kekampus, 1 materi yang akan dia ikuti di hari jumat ini selebihnya seperti biasa Ray akan manfaatkan waktu tersisa dengan pergi membaca buku diperpustakaan.


"Ayo Ken...!, bangun dan bersiaplah hari sudah semakin siang nanti kita terlambat, aku akan segera turun dan sarapan, kamu bergegaslah aku akan menunggumu dikantin!" kata Ray yang melihat Kenny masih tidur padahal waktu sudah menunjukkan pukul 07:15, sedangkan waktu kuliah materi dimulai tepat pukul 08:00.


"Eemm..., iya..., aku mandi dulu dan segera bersiap" jawab Kenny dengan malas.


Ray segera turun kelantai 1 dan menuju kantin asrama untuk sarapan, waktu telah lewat 15 menit tapi Kenny belum juga turun padahal Ray telah berusaha menunggunya dengan gelisah karena jam sudah menunjukkan 07:30 dan mereka masih harus menuju fakultas dengan kendaraan listrik mereka yang membtuhkan waktu paling cepat 15 menit. Karena milhat waktunya sudah sangat mendesak akhirnya Ray jalan terlebih dahulu dan tidak menunggu Kenny lagi, dia segera menaiki mobil listriknya kemudian segera memacunya menuju gedung fakultas ekonomi padahal biasanya dia membonceng sepeda motor Kenny dan jarang menggunakan mobil listriknya.


Kurang 5 menit jam 8 dan Ray sudah duduk didalam kelas dengan masih menanti kedatangan teman sekamarnya itu, dari arah ruangan dosen terlihat sang dosen pemberi materi sudah keluar dan mulai berjalan menuju kelas mereka. Pelajaranpun dimulai dengan diawali pemeriksaan kehadiran mahasiswa oleh dosen dan sudah sampai sejauh ini Kenny belum juga datang, nanti setelah materi mulai berjalan terdengar ketukan dari arah pintu masuk kelas.


Tok..., tok..., tok...


"Masuk...!" kata sang dosen.


Terlihat Kenny dengan nafas memburu dan pakaiannya yang belum rapi masuk kedalam kelas,

__ADS_1


"Kenapa terlambat dan kenapa kamu terlihat berantakan seperti itu?"


"Maaf pak, saya terlambat karena saat menuju kesini sepeda motor saya mogok kaena kehabisan baterai, tadi malam saya lupa mengisi dayanya" kata Kenny memberikan alasan keterlambatannya.


"Maaf...?, apa kamu lupa dengan peraturannya?, sekarang kamu keluar!, kamu tidak saya perkenankan ikut materi saya pagi ini!, pergi...!" kata sang dosen yang terlihat marah karena Kenny telah mengganggu kosentrasinya yang sedang memberikan materi.


Dengan perasaan kusut Kenny pergi meninggalkan ruangan kelas tanpa bisa membela diri lagi dan pelajaran dilanjutkan kembali, selama 1 jam materi Pengantar Ilmu Ekonomi Makro ditekuni oleh para mahasiswa dan setelah selesai Ray segera bergegas keluar kelas untuk mencari keberadaan Kenny. Hampir seluruh sudut kampus sudah dia datangi tapi dia tidak menemukan teman sekamarnya itu, akhirnya Ray memutuskan untuk pergi keperpusatakan dan memanfaatkan sisa waktu luangnya sampai menjelang makan siang.


Dalam perjalanan pulang ke asrama putra Ray mendapat notifikasi pesan masuk di ponselnya, dan sesampainya di gedung asrama putra dia langsung menuju kantin untuk makan siang sekaligus memeriksa pesan yang masuk diponselnya.


"Ray, jangan lupa nanti menginap di Mansion, kami akan berangkat jam 18:00 ke bandara dan 1 jam kemudian akan take off ke Brashington, kami sudah memberitahu para penjaga pintu gerbang dan pelayan bahwa kamu akan menginap, semoga akhir pekanmu menyenangkan, sampai bertemu. \= Jeff \="


Ray mulai memacu mobil listriknya keluar dari kawasan asrama menuju jalan raya, dia bermaksud pergi ke toko komputer untuk membeli sebuah laptop yang akan dia gunakan sendiri dalam membantu menyelesaikan tugas-tugas perkuliahannya. Sebelumnya dia selalu menggunakan laptop Kenny jika sedang membuat tugas makalah, tapi sekarang Kenny juga sering menggunakan laptopnya karena tugas-tugasnya sama banyaknya seperti Ray.


Sebuah toko khusus yang menjual segala jenis komputer dia masuki dan kemudian mulai melihat-lihat isi lemari etalase kaca dimana disana terdapat banyak merek dan type laptop, pada setiap laptop yang dilihatnya sudah ditempeli label harga barang tersebut sehingga hal itu memudahkan Ray membanding satu dengan yang lainnya yang tentunya berdasarkan spesifikasi teknik serta fitur yang tersedia. Setelah puas dan memastikan sebuah type laptop yang cocok dia memutuskan untuk pergi dan akan kembali membelinya setelah berkonsultasi dengan Lily, Ray langsung menuju kearah Mansion keluarga Conway dan berharap Jeff dan Anna masih berada disana karena jam masih menunjukkan 17:20 sedangkan sesuai pesan dari ayahnya Lily mereka akan berangkat kebandara pada pukul 18:00.


Ray akhirnya sampai di Mansion dan langsung diijinkan masuk oleh Satpam penjaga gerbang,


"Silahkan masuk tuan muda!, tadi sebelum pergi tuan besar dan nyonya sudah memberitahu kepada kami bahwa tuan muda akan kesini!"

__ADS_1


"Ohh..., jadi ayah Jeff dan ibu sudah berangkat?"


"Benar tuan muda, sudah sekitar 10 menit yang lalu!"


"Baiklah, terimakasih pak satpam!, selamat bertugas"


Ray kemudian masuk kedalam Mansion setelah memarkirkan mobil listriknya kedalam garasi, didalam Mansion Ray disambut oleh para pelayan Mansion dan berkata,


"Tuan muda Ray!, tadi ada pesan dari tuan besar Jeff bahwa tuan besar ada meninggalkan sebuah dokumen penting didalam kamar kerja tuan besar untuk tuan muda Ray!, nanti silahkan tuan muda periksa kesana?"


"Baik...!, terimakasih bibi, biar nanti saya ambil sendiri kekamar kerja ayah Jeff, sekarang saya mau naik dulu kekamar untuk mandi"


"Baik tuan muda Ray!, kami juga akan memberitahu tuan muda jika makan malam sudah siap"


"Oke bi...!"


Ray kemudian bergegas naik kelantai 2 dan masuk kekamar Lily yang juga merupakan kamarnya saat menginap di Mansion, setelah meletakkan tas ransel yang dibawanya dekat lemari pakaian dia kemudian segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Ray sengaja mengisi bathtub dengan air hangat karena dia ingin berendam untuk relax sejenak sekaligus menenangkan pikirannya, dia merasa dalam seminggu ini banyak masalah yang mengganggu pikirannya terutama tingkah laku para bidadari dan para glamour kampus yang mulai memusuhinya serta Kenny yang mulai uring-uringan dengan kuliahnya. Hampir 1 jam Ray berendam dalam Bathtub, hal itu terjadi karena sempat dia tertidur karena merasa lelah dan kemudian segera dia membilas tubuhnya dibawah kucuran air shower dan mengeringkan tubuhnya dengan handuk. Dengan tubuh polosnya yang atletis dia keluar dari kamar mandi untuk mengambil piyama yang berada didalam lemari Lily, tapi sebelum melangkahkan kakinya kearah lemari pakaian Ray dikejutkan dengan sebuah teriakan.


"Surpriseee...!"

__ADS_1


"Lily...!"


__ADS_2