
Ray tiba di kampusnya dan memarkirkan kendaraannya diparkiran kampus yang terlhat masih lengang, karena belum ada satupun kendaraan yang terparkir di sana baik sepeda motor maupun mobil. Dia menuju keruangan kelas dan juga melihat baru ada 2 orang mahasiswa yang duduk didalamnya, sambil menunggu kedatangan teman sebangkunya Kenny yang juga saat ini telah menjadi bawahannya di perusahaan dia mengeluarkan sebuah buku pelajaran dan mulai membacanya.
Baru 2 halaman yang dibaca kemudian dia mendengar bunyi suara dari ponsel pintarnya yang menandakan ada panggilan atau teks yang masuk, dengan segera dia merogoh ponselnya tersebut dari saku celananya dan melihat ada sebuah pesan tes dari Lily.
"Hon...!, ada paket kiriman online untukmu, sepertinya sebuah tablet?, apa yang haus aku lakukan dengan barang tersebut? \=Lily\="
"Minta Juan atau Bruno mengantarkan paket tersebut ke kampus!, aku menunggunya sekarang, itu tablet baru yang aku beli untuk tugas kuliah, tolong ya Hon?" tulis Ray untuk membalas pesan teks tersebut.
"Ok Hon...!, saya akan menyuruh Bruno yang mengantarkannya untukmu, Bye...! \=Lily\="
Ray sudah mengetahui bahwa kiriman online tersebut berasal dari Shadow Zero dan isinya pastilah bahan latihan yang harus dijalani Ray untuk lebih mengasah lagi kemampuannya sebagai seorang Agen Shadow, dia segera keluar kelas dan menuju ke pintu gerbang kampus untuk menunggu kedatangan Bruno sang sopir keluarga yang akan mengantarkan paket kiriman tersebut.
Tinn..., tinn...
Beberapa menit kemudian sebuah mobil keluarga melintas pelan didepan gerbang kampus, Ray kemudian melambaikan tangannya untuk memberi kode kepada Bruno agar mendatanginya.
"Maaf tuan muda Ray, saya diperintahkan oleh nyonya Lily untuk mengantarkan paket kiriman ini!" kata Bruno.
"Iya, terimakasih Bruno!, kamu boleh kembali sekarang!"
Mobil keluarga tersebut segera berbalik arah dan kembali ke Mansion, sementara itu Ray kembali keruangan kelasnya yang terlihat mulai banyak mahasiswa yang berdatangan karena waktu telah menunjukkan 07:50 yang artinya sepuluh menit lagi dosen pemberi materi akan memasuki ruangan kelas.
Melihat masih ada waktu Ray segera mencari tempat sepi untuk membuka tablet tersebut, dia kemudian menekan tombol power on untuk menghidupkan table tersebut kemudian muncul angka waktu berjalan mundur yang tertulis dilayar monitor tablet.
__ADS_1
00:05:00..., 00:04:59..., 00:04:58..., 'Pesan Teks'
Selanjutnya muncul pesan teks dilayar dibawah waktu berjalan mundur tersebut yang berbunyi,
"Tablet ini akan hancur dalam waktu 5 menit setelah semua pesan teks disampaikan"
"Pesan dimulai : 'Ada ancaman yang diperkirakan akan membahayakan Negara State yang sedang direncanakan oleh sekelompok orang yang berasal dari Negara Quantum, mereka sedang menyusun sebuah rencana di Kota Los Princes dengan menyamar sebagai wisatawan manca negara, cari informasi tentang lokasi keberadaan mereka dan dapatkan gambar wajah mereka, tindakan selanjutnya akan dilakukan oleh Shadow lainnya, kode operasi 'Yelow FFF', \=Shadow Zero\="
00:00:03..., 00:00:02..., 00:00:01..., 00:00:00..., Auto Burn.
Bhhuusss...
Seketika tablet tersebut mengeluarkan asap dan mulai hangus terbakar, kemudian Ray melemparkan tablet yang sedang terbakar tersebut kesebuah tempat pembuangan sampah. Ray kemudian kembali menuju keruangan kelas dimana beberapa saat lagi materi pagi hari ini akan segera dimulai, dia melihat Kenny telah ada di sana dan sedang duduk menanti kedatangannya.
"Aku dari toilet!" jawab Ray singkat sambil menyiapkan buku materi pelajaran karena sang dosen terlihat telah berada didepan pintu masuk ruangan kelas.
"Ohh..., aku kira kamu kemana?, karena saat aku tiba melihat ada tas kuliahmu disini!, tapi orangnya tidak terlihat entah kemana?, bagaimana apakah kita akan langsung ke kantor selesai materi ini?" kata Kenny.
"Iya..., aku harus bersiap karena sore nanti akan ada tamu investor dari Kota Los Princes!, saya harus mempelajari informasi tentang mereka dulu sebelum pertemuan nanti sore" kata Ray menjelaskan.
Mereka kembali tenang dan mulai mengikuti pemaparan materi dari sang dosen, Ray tidak terlalu fokus dengan materi pelajaran saat ini karena pikirannya terbagi dengan tugas yang akan dihadapinya di Kota Los Princes.
Selesai pelajaran Ray dan Kenny segera pergi kekantor perusahaan dengan masing-masing mengendarai mobil mereka, Jonathan telah membelikan ketiga sahabat Ray itu sebuah mobil yang sama dengan type mobilnya yaitu Maybach SUV. Saat ini Kenny, Jim dan Ronald juga telah menempati apartemen mereka masing-masing yang berada di Tower Db & C yang lokasinya berada dipusat bisnis Kota Bronxvile dan dulunya gedung megah tersebut bernama Central Tower, semua fasilitas ini diberikan Ray kepada mereka agar mereka dapat berkonsentrasi penuh dengan pekerjaan mereka yang berada di satu gedung dengan kediaman mereka.
__ADS_1
Sesampainya di perusahaan mereka berdua menggunakan lift yang menuju kelantai yang sama karena ruangan CEO dan ruangan Tim Khusus tersebut bersebelahan, Ray masuk kedalam ruangan Tim Khusus tersebut untuk menyapa kedua sahabatnya yang lain juga bersama para kekasih mereka sebelum dia pergi ke ruangannya sendiri.
"Hai semuanya!, bagaimana kabar kalian?" kata Ray yang menyapa Jim, Ronald, Kathrine, Sandra dan Diane.
"Selamat siang Boss...!, kami baik-baik saja, hanya saja pekerjaan yang semakin banyak, mudah-mudahan gajinya juga tambah banyak nantinya!" kata Ronald yang mulai mengeluh dengan semakin banyaknya dokumen yang harus mereka analisis.
"Ya...!, kalau tidak begitu?, kapan kalian bisa membayar biaya pembelian mobil dan apartemen yang kalian miliki saat ini?, dengan begini saja sudah saya perhitungan bahwa nanti 2 tahun semua biaya itu baru bisa kalian lunasi semuanya!, jadi bekerjalah dengan baik, biar perusahaan tidak merugi dengan mengeluarkan biaya yang banyak utuk kalian bertiga!" kata Ray menjelaskan.
"Wah..., jadi mobil dan apartemen itu statusnya adalah hutang kami kepada perusahaan?, astaga Ray, kenapa Jonathan tidak memberitahu kami?, kalau begitu kami tidak akan menerimanya!, semua itu masih jauh dari jangkauan kami saat ini!" kata Jim yang sepertinya protes.
"Ya..., saya kan bilangnya kalian cukup bekerja dengan lebih keras lagi!, itu saja, 2 tahun tidak akan terasa nanti, hemm...?"
"Huhh..., tahu begitu lebih baik naik sepeda motor listrik dari asrama, dari pada harus memikirkan jutaan dollar yang harus dilunasi!" kata Ronald yang serius menanggapi perkataan Ray.
Sementara itu Kathrine, Sandra dan Diane hanya tersenyum mendengar pembicaraan dari empat sekawan tersebut, karena mereka mengetahui bahwa Ray sedang mengerjai para sahabatnya itu. Ray kemudian berdiskusi denan semua anggota Tim Khusus tersebut masalah prospek perusahaan dimasa depan, juga termasuk dengan rencananya yang akan bekerja sama dalam hal investasi dengan sebuah perusahaan dari Kota Los Princes.
Setelah mendapatkan beberapa masukan dari Tim Khusus tersebut dia keluar dan menuju ke ruangannya yang persis berada disebelah ruangan Tim Khusus tersebut, beberapa saat kemudian assisten pribadinya Jonathan Baker mendatanginya dengan membawa kabar bahwa pertemuan dengan para investor akan dilaksanakan di lantai 3 gedung Db & C Tower dimana di sana ada terdapat sebuah restoran kelas atas.
"Bagaimana tuan muda?, apakah sudah siap bertemu dengan para investor itu?" tanya Jonathan.
"Sesuai arahan mu Jona!, dan juga aku sudah mendapat beberapa masukan dari Tim Khusus, sekarang saya hanya ingin melihat profil mereka!, apakah ada dokumennya?" kata Ray kepada sang assisten.
"Ini...!, didalam map itu ada 3 dokumen yang menjelaskan tentang ketiga perusahaan yang berencana akan melakukan kerjasama dengan kita, nah silahkan pelajari, dan kita akan turun ke lantai 3 pada pukul 14:00" kata Jonathan sambil menyerahkan sebuah map dokumen.
__ADS_1