Putra Sulung

Putra Sulung
Penguasa Pulau 2


__ADS_3

"Maaf tuan!, saksi mata tersebut adalah salah satu pengunjung di arena Track ATV tadi siang, dan saat ini merea telah kembali ke hotel mereka yang masih didalam pulau ini kalau diperlukan akan kita panggil juga!" kata salah seorang yang belum diketahui identitasnya oleh Jonathan dan Max.


"Maaf kalau boleh tahu anda siapa?" tanya Max.


"Saya adalah utusan dari pihak korban, dan juga yang bertanggung jawab atas semua urusan rumah tangga dan keluarga Penguasa Pulau ini!" kata sosok tersebut.


"Hmm..., baiklah karena urusannya sudah seperti ini!, maka lebih baik kita bawa masalah ini ke pihak yang berwajib dan dalam hal ini adalah kepolisian, bagaimana?" kata Max Dorigan.


"Begini tuan Max!, sebelum kita melangkah keranah hukum maka sebaiknya kita bicarakan dulu secara persahabatan!, kami pihak hotel akan membuka ruang itu sebagai penengah!" kata sang Manajer Umum tersebut.


"Tuan Manager Umum kami dari pihak keluarga korban hanya perlu penjelasan yang sebenarnya tentang terjadinya kecelakan tersebut dan berharap bahwa pelakunya bertanggung jawab itu saja!" kata sosok pihak Penguasa Kota.

__ADS_1


"Ohh..., baiklah...!, kami juga akan melakukan hal yang sama!, pihak kami telah merasa terusik dan sangat terganggu dalam pelaksanaan acara petualangan wisata tadi siang!, dan buka hanya kami korbannya masih ada beberapa penduduk dan pemilik kios di rest area yang kami singgahi juga menjadi korban dari 4 sosok remaja pengendara motor trail tersebut, dan kami mempunyai bukti karena seluruh rangkaian acara dan selama perjalanan, kami merekamnya dalam kamera video! dan dari sana bisa kita lihat bahwa kecelakaan itu wajar terjadi karena para pengendara sepeda motor trail itu sama sekali tidak mengindahkan segi keamanan dalam berkendara dan juga memasuki kawasan yang tidak diperuntukkan bagi sepeda motor!" kata Jonathan memberikan argumentasinya karena terlihat pihak keluarga korban sangat menuntut.


"Benar!, kami juga akan mengajukan tuntutan kepada pihak keluarga para pengendara tersebut yang sudah mengancam nyawa anggota rombongan wisata kami di Track ATV, karena para pengendara sepeda motor trail tersebut sudah jelas-jelas menyalahi aturan dengan memasuki kawasan yang bukan untuk mereka!" kata Max Dorigan menambahkan.


Mendengar penjelasan dari Jonathan dan Max para pihak keluarga korban terlihat semakin berantusias untuk membawa permasalahan itu ketingkat yang lebih tinggi dan dalam hal ini keranah hukum, karena mereka merasa berada di atas angin dengan posisi sang Penguasa Pulau yang dapat mengatur semua hasil persengketaan di Pulau tersebut yang akan sesuai dengan keinginan mereka.


Jonathan dan Max kembali ke restoran dimana acara makan malam masih berlangsung, dan sesampainya di sana mereka langsung berdiskusi membicarakan permasalahan tersebut. Albert yang juga ikut serta dalam diskusi tersebut segera menghubungi teman-teman penyidik swasta di Kota Zarklando yang sejak dulu sudah bekerjasama dengan keluarga Debeur, demikian juga dengan Max yang segera menghubungi tim hukum miliknya yang saat ini sudah berkantor di Ibukota Negara State Brashington.


Ray dan anggota keluarganya tetap tenang dan tetap menjalani acara liburan mereka sesuai jadual dan rangkaian acara yang sudah disiapkan oleh Jonathan, dan membiarkan permasalahan dengan Penguasa Pulau tersebut yang akan ditangani oleh Tim Max dan Albert yang sudah bergerak dan besok siang sudah akan tiba di Pulau tempat mereka berada saat ini.


Keesokan harinya ada 2 buah pesawat carteran yang mendarat di bandara pulau tersebut dengan membawa masing-masing Tim investigasi hukum dari Max Dorigan dan Tim Penyidik Swasta dari Albert Debeur, mereka akan bekerjasama mengatasi sejumlah tuntutan hukum yang akan digulir oleh pihak penguasa pulau. Sementara itu pihak penguasa pulau mendapatkan informasi dari orang-orang mereka bahwa saat ini telah berdatangan para ahli hukum dan penyidik dari Ibukota Negara di pulau yang menjadi kekuasaan mereka, hal ini membuat sang penguasa pulau bertanya-tanya ada hal besar apa sehingga pulau mereka mendapat kunjungan dari Tim Hukum yang berskala internasional itu.

__ADS_1


Belum lagi pihak keluarga penguasa pulau melaporkan kecelakaan yang menimpa putra mereka ke pihak aparat hukum dalam hal ini kepolisian, Tim Max Dorigan an Albert Debeur sudah lebih dulu bergerak dengan melakukan penyelidikan mulai dari tempat kejadian perkara sampai menelusuri semua aspek kehidupan dari 4 sosok remaja berandalan tersebut beserta keluarga mereka.


Tim Max dan Albert tidak mendapatkan kesulitan yang berarti saat melakukan penyelidikan di pulau kecil tersebut dan bahkan bisa mendapatkan banyak orang saksi mata yang dapat memberatkan para remaja berandalan tersebut, hanya dalam kurun waktu 24 jam semua berkas penyelidikan dan para saksi sudah selesai dikerjakan oleh tim gabungan dari pihak Max Dorigan dan Albert Debeur. Tidak berhenti sampai disitu Max Dorigan mengirimkan semua hasil penyelidikan tim gabungan tersebut ketingkat Negara Bagian Hawaii, untuk diambil langkah selanjutnya oleh pihak otoritas pemerintahan Negara Bagian tersebut atas kepemimpinan sang Penguasa Pulau yang sudah banyak melakukan penyimpangan selama masa kepemimpinannya.


2 hari sebelum masa liburan bulan madu Ray dan kedua istrinya berakhir, telah tersebar kabar di seluruh wilayah pulau bahkan sampai ke beberapa pulau yang berada disekitar pulau Kaui tersebut tentang telah terjadinya penyimpangan pemerintahan dan penyalahgunaan wewenang serta penggunaan dana yang tidak sesuai selama kepemimpinan sang Penguasa Pulau. Ray dan rombongannya tidak memperdulikan masalah internal pemerintah tersebut dan tetap menyelesaikan acara bulan madu mereka sampai selesai, Ray mengetahui semua kehebohan yang terjadi di pulau tersebut karena hasil penyelidikan yang didapatkan oleh Tim Max Dorigan serta semua berita yang beredar adalah hasil pekerjaan Tim Albert Debeur.


Akhirnya sang penguasa pulau diberhentikan dari jabatannya dan diusir keluar dari pulau beserta seluruh keluarganya dan para pengikutnya, aset-aset yang diperoleh sang penguasa selama berkuasa disita oleh pihak Negara Bagian kemudian akan dilelang dan dijadikan sumber dana untuk pembangunan kesejahteraan para penduduk pulau Kaui tersebut.


Ray yang melihat celah bisnis didepan mata segera meminta Max dan Jonathan untuk membeli semua aset yang akan dilelang tersebut yang akan dia jadikan investasi dalam bidang pariwisata bagi perusahaannya Db & C International Company, atas masukan Lily dan Mellisa Ray merencanakan akan membuat sebuah Hotel Mewah bintang 5 degan berbagai fasilitas pendukungnya sehingga akan menjadikan pulau tersebut sebagai target wisatawan manca negara. Hal tersebut dengan harapan akan menyerap banyak tenaga kerja dari para penduduk pulau sehingga akan lebih meningkatkan taraf hidup mereka, rencana tersebut juga disampaikannya kepada Tomy dan Bella serta kepada Jeff dan Anna yang langsung mendapat persetujuan dari para orang tua tersebut karena menganggap Ray sudah memiliki wawasan ke depan dengan perusahaan barunya tersebut.


Dalam waktu singkat Max Dorigan dan Jonathan Baker telah berhasil mengakuisisi seluruh aset yang akan dilelang tersebut menjadi milik Db & C International Company, yang juga akan berinvestasi di pulau tersebut dengan membangun sebuah Hotel bintang 5 dan kawasan wisata bertaraf internasional serta akan melakukan perekrutan besar-besaran terhadap para penduduk asli pulau tersebut untuk menjadi karyawan.

__ADS_1


Dua hari kemudian 2 buah pesawat jet Falcon milik Db & C Air Service terlihat lepas landas dari bandara pulau Kaui dengan destinasi Kota Brashington, Ray dan kedua istrinya akan kembali kekediaman mereka dan memulai kehidupan baru sebagai pasangan suami istri dan Ray akan mulai dengan kehidupannya sebagai CEO sebuah perusahaan besar yang berskala global.


__ADS_2