
Ray langsung naik ke kamarnya dilantai 2 dan beristirahat, dia mengabaikan surat pemberian sosok misterius yang mencegatnya beberapa menit yang saat dia sedang dalam perjalanan menuju ke Mansion. Ray harus segera beristirahat karena besok adalah jadual yang telah disiapkan Jonathan dan Max untuk dia memulai rangkaian rencana besar yang telah disusun bersama, Ray akan pergi ke Swiss dalam rangka pengurusan pengalihan nama pemilik rekening deposito di Bank Swiss itu agar dia dapat dengan mudah melakukan pengembangan perusahannya dimasa depan.
Hari masih subuh dan Ray telah bangun dan langsung melakukan latihan dan bermeditasi menenangkan pikirannya sambil menyerap Energi Alam yang berada disekitarnya yang dapat menambah kekuatan Hawa Murni (Tenaga Dalam) didalam tubuhnya, kegiatan bermeditasi ini juga untuk meningkatkan kekuatan Jiwa dan membuat seseorang bisa dengan mudah mengendalikan emosi serta tetap awas terhadap situasi disekitarnya karena seseorang dengan pengendalian jiwa yang kuat dapat merasakan niat baik ataupun niat buruk seseorang yang berada disekitarnya.
Selama 2 jam Ray berlatih dan bermeditasi dan setelah itu dia membersihkan dirinya dan menyiapkan beberapa potong pakaian resminya dan memasukkannya kedalam Travel Bag, kemudian menyiapkan dirinya yang akan menjalani penerbangan panjang ke luar negeri bersama kedua Ibunya Bella dan Anna serta kedua calon istrinya Lily dan Mellisa dan diikuti oleh Max Dorigan sebagai Pengacara dan Kuasa Hukum Keluarga Debeur dan Keluarga Conway saat ini serta assisten pribadinya di Perusahaan Jonathan Baker.
Tepat pukul 09:00 mobil Mercedez S Class berwarna Hitam milik perusahaan Conway Group memasuki halaman Mansion dan terlihat sosok Jonathan turun dari dalam mobil yang terlihat sudah siap berangkat dan hanya akan datang menjemput Ray, sesuai jadwal jet pribadi yang mereka carter akan tiba di Fenesvile pada pukul 09:30 yang datang dari Kota Brashington dengan membawa Bella, Anna, Lily dan Mellisa serta Max Dorigan.
"Selamat pagi tuan muda!, bagaimana, apakah tuan muda sudah sap berangkat?"
"Selamat pagi Jona, ya..., aku sudah siap, tapi tolong, kita sedang tidak berada di kantor ataupun urusan resmi perusahaan, jadi panggilanmu sesuaikan!"
"Ok Ray...!, maaf, aku sering lupa maklum aku sudah berumur Ray!"
"Makanya ikuti saran saya untuk ikut berlatih agar konsentrasimu lebih tajam dan tambah akurat!, ayo berangkat, nanti kita terlambat"
"Oke tu..., eh maaf..., Ray!,
__ADS_1
"Dengar Jona, nanti sekembalinya kita dari luar negeri! atau paling tidak setelah selesai ujian semester, ketiga temanku akan datang menemuimu, masukkan mereka bertiga kedalam perusahaan sebagai staf magang, tolang nanti diatur dan sesuaikan dengan keahlian mereka!"
"Baik tuan muda Ray, akan aku lakukan sesuai dengan permintaan tuan muda!, maaf barusan kita membicarakan perusahaan jadi panggilan sudah saya sesuaikan!"
"Hmm..., sesuka kamulah Jona!"
Dengan melewati jalan bebas hambatan sopir perusahaan mengantar bosnya Jonathan dan bos besarnya Ray dalam waktu 15 menit sudah sampai di Bandara Fenesvile, mereka berdua langsung menuju lounge maskapai pesawat yang dicarter oleh Max dan Jona dan menunggu kedatangan pesawat tersebut yang sedang menuju ke Fenesvile dari Brashington.
5 menit kemudian seorang staf perusahaan pesawat carter tersebut datang dan memberitahu bahwa pesawat telah mendarat dan akan mengisi bahan bakar dan persiapan lainnya selama 15 menit, Ray dan Jona diminta untuk ikut dengan staf tersebut menuju ke landasan dimana pesawat carter tersebut diparkir. Dengan menumpang sebuah mobil Van milik Maskapai Ray dan Jona diantar menuju pesawat tersebut, sesampainya di sana mereka berdua langsung masuk kedalam pesawat dimana didalamnya sudah menunggu Bella, Anna, Lily dan Mellisa serta Max.
"Hai Beb...! kata Mellisa.
"Hai semuanya...!, bagaimana perjalanan dari Brashngton apakah baik-baik saja?" kata Ray menyapa semua yang berada didalam pesawat tesebut.
"Semuanya baik anakku!, ayo duduklah dengan nyaman di tempatmu itu!" kata Bella menyambut kedatangan putra sulungnya itu.
"Apa semuanya baik-baik saja nak...?, kenapa wajahmu terlihat seperti tidak nyaman!"kata Anna yang melihat sekilas ada kerisauan di wajah Ray.
__ADS_1
"Hahaha..., itu karena dia grogi bu...!, kan tau sendiri ini adalah pertama kalinya Ray akan keluar negeri dengan perjalanan lebih dari 8 jam penerbangan!" kata Mellisa mengingatkan mereka semua.
"Ahh..., kan sama saja naik pesawat seperti yang sudah sering dilakukan Ray, kenapa harus gugup seperti itu?, ibu juga kali pertama keluar negeri saat ini tapi biasa saja" kata Bella.
Semuanya tersenyum melihat tingkah Ray yang gugup menghadapi penerbangan terlamanya dikali yang pertama ini, tapi bukan hal itu yang sebenarnya terjadi dalam diri Ray, karena dia merasa tidak percaya yang sedang dialaminya saat ini bahwa beberapa jam lagi dia akan dinobatkan sebagai orang terkaya di Negara State dengan beralihnya kepemilikan 3 rekening besar di rekening deposito serta Asset, Kekayaan dan Harta Warisan Debeur Corporation dan Conway Group atas namanya dan kedua tunangannya.
Pengalihan 3 rekening tersebut adalah pertama rekening deposito pribadi atas nama Julia Hoffman yang akan berganti menjadi atas nama Ray Debeur dan rekening deposito perusahaan atas nama Debeur Corporation dengan nama ahli waris sah adalah Tomy Debur dan Bella Castelo akan berganti menjadi Db & C International Company dengan nama ahli waris sah adalah Ray Debeur, Lilyana Conway dan Mellisa Conway dan yang ketiga adalah rekening deposito perusahaan atas nama Conway Group dengan nama ahli waris sah adalah Jefferson Conway dan Anna Stuard akan berganti menjadi Db & C International Company dengan nama ahli waris sah adalah Ray Debeur, Lilyana Conway dan Mellisa Conway.
Total nilai cash dalam rekening-rekening tersebut tersebut berjumlah ratusan triliun dollar lebih dan total asset dari pengabungan perusahaan Debeur Corporation dan Conway Group juga bernilai ratusan triliun dollar, dengan kekayaan sebesar itu Ray bahkan bergetar dengan hanya mengingatnya apalagi melihat bentuk fisiknya kemungkian dia akan pingsan ditempat. Untuk itulah dia menjadi gugup dan segera menenangkan hati dan perasaanya selama dalam perjalanan menuju Negara Swiss, disisi lain Lily dan Mellisa melihat ketidak nyamanan dalam pesawat carter mereka kemudian berdiskusi dengan Max dan Jona agar nanti saat akan memesan jet pribadi untuk Ray hal yang mereka rasakan saat ini tidak akan pernah terjadi.
Lily dan Mellisa meminta agar jet pribadi milik Ray nantinya harus ada tempat tidur yang nyaman, demikian juga setting tempat duduk harus seperti sofa di ruangan tamu tidak seperti kursi penumpang pada pesawat lainnya. Pada intinya kondisi dalam pesawat harus nyaman dan menyenangkan agar nantinya Ray tetap fit dan prima saat melakukan perjalanan tugas bisnis dengan jarak jauh, Lily dan Mellisa juga yang akan melakukan rekrutmen sendiri untuk pilot-pilot dan cabin crew yang akan mengoperasikan 2 buah jet pribadi mereka serta 2 buah helikopter yang akan ikut dipesan juga.
Penerbangan selama hampir 8 jam lebih tersebut benar-benar sangat melelahkan tubuh Ray apalagi dia tidur sudah larut malam dan subuh sudah bangun dan berlatih, hal ini menjadi pengalamannya yang pertama yang tidak bisa terlupakan.
Mereka mendarat di Bandara Internasional Kota Zurich Swiss pada pukul 00:45 waktu swiss yaitu subuh esok harinya, hal ini dikarenakan perbedaan waktu antara Negara Swiss dan Negara State, dimana Negara Swiss lebih dahulu 6 jam dari Negara State ditambah lamanya penerbangan yang ditempuh yaitu 8 jam 15 menit.
Pihak maskapai pesawat carter tersebut telah menyediakan kendaraan untuk membawa rombongan Ray menuju Hotel Storchen sebuah hotel berbintang yang berada dipusat Kota Zurich dengan panorama sebuah sungai didepannya dan akan menjadi tempat mereka menginap selama 2 hari, dan sebuah suite room mewah telah menanti mereka di Hotel tersebut. 3 buah suite room mewah telah mereka pesan untuk Ray, Lily dan Melisa dalam satu suite room dan Bella dan Anna suite sendiri dan satunya lagi untuk Max dan Jonathan. Mereka langsung beristirahat sesampainya di hotel karena kelelahan akibat penerbangan yang sangat lama, tapi tidak untuk Max dan Jonathan karena mereka berdua masih harus mengurus kebutuhan Ray dan keluarganya untuk transport dari dan ke United Bank of Swiss serta kebutuhan lainnya.
__ADS_1