
Keesokan harinya terlihat 3 buah sepeda motor listrik yang dikendarai oleh 3 orang pemuda berparas tampan dengan masing-masing mengenakan kemeja lengan panjang menampilkan sosok seorang karyawan, Kenny, Jim dan Ronald memasuki halaman parkir gedung Conway Group saat waktu masih menunjukkan pukul 07:00 sedangkan waktu untuk memasuki gedung kantor pusat perusahaan Conway Group itu adalah pada pukul 07:30. Beberapa saat kemudian terlihat mobil Kathrine dan mobil Diane yang didalamnya juga terdapat Sandra datang memasuki area parkiran secara bersamaan, dan selanjutnya ketiga pasangan kekasih itu menuju ruang tunggu tamu yang berada dilantai 1 dan berhadapan dengan pintu masuk utama gedung tersebut.
Masih 5 menit waktu mulai bekerja terlihat sebuah Mercedez S Class berwarna hitam datang dan berhenti tepat didepan pintu masuk utama, terlihat para security bergerak cepat membuka pintu mobil dan ada juga yang membawakan tas kerja sosok yang turun dari dalam mobil dan ada juga yang menyambutnya disamping pintu utama gedung Kantor Pusat Conway Group tersebut.
Sosok Jonathan Baker yang adalah seorang Sekretaris Pribadi dari Jefferson Conway yang saat ini sedang mengendalikan perusahaan Conway Group barusan tiba dan memasuki gedung kantor, semua karyawan menyambutnya sambil memberikan salam dan hormat mereka. Jonathan kemudian mendapat laporan dari seorang karyawan perempuan yang bertugas sebagai petugas resepsionis bahwa Kenny dan teman-temannya sudah tiba dan sedang menunggunya, Jonathan memberitahu untuk mengantar keenam mahasiswa itu kelantai 5 dimana ruangan khusus tempat magang mereka berada. Ruangan itu dibuat sesuai dengan permintaan Ray yang berada tepat disebelah ruangan CEO tempatnya magang sambil bekerja menjalankan perusahaan dibantu oleh Jonathan.
Ruangan Jonathan berhadapan dengan ruangan Ray sementara disebelah ruangan Jonathan terdapat ruangan sekretariat tempat para pembantu sekretaris perusahaan dan anak perusahaan yang tergabung dalam Conway Group, keenam mahasiswa magang itu diantar oleh sang resepsionis keruangan yang sudah disediakan untuk mereka.
"Wah..., ruangan tempat magang kita berada di Top Floor gedung ini bersama ruangan CEO dan ruangan tuan Jonathan Baker" kata Kathrine kepada teman-temanya.
"Iya itu didepan ruangan kita aku membaca tertulis ruangan sekretariat group perusahaan, dan entah ruangan disebelah kita ini ruangan siapa?" kata Kenny.
"Ahh..., 2 buah meja kerja dengan set lengkap komputer canggih itu pasti tempatku bersama Sandra!" kata Diane yang melihat meja kerja mereka yang memang sudah disiapkan oleh Jonathan atas permintaan Ray.
"Coba kalian perhatikan!, di setiap meja juga sudah disediakan sebuah laptop, dan memang hanya 2 meja itu yang terdapat peralatan komputer canggih!, artinya memang kedua meja tersebut sudah diperuntukkan untuk kedua hacker itu!" kata Kathrine menegaskan.
Keenam sosok mahasiswa itu terlihat mulai mencoba menyesuaikan diri mereka dengan meja kerja masing-masing kemudian mendengar pintu ruangan mereka diketuk dari arah luar,
Tok..., tok..., tok...
"Selamat pagi semuanya!" kata Jonathan yang tiba-tiba memasuki ruangan mereka.
"Ohh..., selamat pagi tuan Jonathan!" kata Kathrine yang sudah pernah mengenal sosok Jonathan karena ayahnya adalah salah seorang direktur pelaksana di perusahaan yang berada dibawah Conway Group.
__ADS_1
"Hmm..., kamu pasti putrinya Jordan Wills ya?" kata Jonathan.
"Benar tuan Jonathan dan mereka ini semua teman-teman Ray juga, dan maaf karena kami tidak datang bersama Ray dan mungkin dia agar terlambat karena sedari tadi kami belum melihat kedatangannya!" kata Kathrine yang terlihat menjelaskan ketidak hadiran Ray ditengah mereka.
"Ohh..., tidak mengapa, Ray memang selalu datang pada pukul 10:00 dan itu sudah menjadi rutinitasnya setiap datang magang di Kantor Perusahaan ini, mmm..., kalian berdua pasti saudari kembar Sandra dan Diane?, ya..., meja itu memang disiapkan untuk kalian berdua dan satu hal untuk menjadi perhatian kalian semua bahwa saya telah menentukan job untuk masing-masing kalian yaitu?, saudara Kenny yang akan menjadi leader kalian di ruangan ini kemudian saudari Kathrine akan menjadi staff penghubung antara unit khusus kalian ini dengan semua unit dan departemen yang berada dilingkungan Conway Group, sementara itu yang lainnya akan mendapatkan tugas sebagai analis sesuai dengan keahlian yang dimiliki masing-masing, selanjutnya silahkan mulai bekerja dan apabila membutuhkan sesuatu silahkan menghubungi bagian sekretariat atau datang keruangan saya yang berada disebelah ruangan sekretariat, sementara ruangan yang disebelah kalian ini adalah ruangan Boss Besar atau CEO Conway Group yang sebentar lagi akan tiba" kata Jonathan menjelaskan panjang lebar tentang situasi lantai puncak gedung itu serta tugas-tugas mereka.
"Kami mengerti tuan Jonathan dan siap mulai bekerja!" kata Kenny yang mendapat tugas sebagai pemimpin unit khusus itu.
"Baik..., selamat bergabung dan selamat bekerja!" kata Jonathan kemudian meninggalkan mereka dan kembali ke ruangannya.
Sementara itu di Mansion keluarga Conway, Ray baru saja turun dari kamarnya dengan setelan resminya sebagai pebisnis muda dan menuju ruang makan untuk menikmati sarapan yang sudah disiapkan oleh para pelayan, dimeja makan sudah duduk menanti kakeknya Albert Debeur untuk sarapan bersama.
"Apakah kamu tidak kesiangan Ray?" tanya Albert setelah Ray duduk didepannya.
"Ohh..., begitu?, itu ada dokumen yang sudah saya pelajari, dan sudah saya beri tanda juga dimana yang harus kamu fokus dan perhatikan, kalau hal lain terlihat Jonathan mengurusnya dengan sangat baik, nanti kamu cek lagi point-point yang saya tandai itu!" kata Albert menjelaskan tentang dokumen yang diberikan oleh Jonathan untuk dipelajari oleh Ray yang kemudian dibantunya.
"Wah.., sudah beres ya kek...!, ahh... terima kasih, itu sangat membantuku kakek Albert" kata Ray senang atas bantuan kakeknya itu.
Selesai sarapan Ray langsung menuju garasi mobil dimana Juan telah menunggu disamping Mercedez S Class berwarna Hitam yang sering digunakan oleh Jefferson Conway jika pergi ke perusahaan, sambil mengenakan kacamata hitamnya Ray menuju Kantor Pusat Conway Group diantar oleh Juan sang sopir pribadinya saat ini.
Sesampainya di perusahaan Ray turun didepan loby karena mobilnya diparkirkan Juan tepat di lobby gedung tersebut dan menuju lift khusus yang langsung menuju keruangan CEO yang berada dilantai 5 gedung tersebut, dan lift itu akan tetap terus berada dilantai 5 sebelum sang CEO kembali turun kebawah karena sistim kerja lift tersebut adalah dengan membaca sidik jari dari seorang CEO artinya orang yang bisa menggerakkan lift tersebut hanyalah Jefferson Conway dan Ray Debeur pada saat ini.
Secara otomatis pendingin ruangan dan lampu penerangan di ruangan CEO yang berada dilantai 5 telah menyala saat tombol naik lift ditekan oleh Ray yang masih berada dilantai 1, dan setibanya di ruangan kerjanya ruangan sudah bersih dan udaranya telah segar dengan aroma wangi Dunhill Blue yang memenuhi ruangan kerjanya.
__ADS_1
Belum lama duduk di kursinya Ray mendengar pintu sudah diketuk dari arah luar kemudian mempersilahkan sang tamu untuk masuk karena sudah mengetahui kebiasaan Jonathan jika dia sudah tiba di ruangan kerjanya,
"Selamat pagi menjelang siang tuan muda Ray!" kata Jonathan sambil tersenyum dan bercanda.
"Selamat pagi Jona!, ini masih pukul 10:00 lewat sedikit, bagaimana teman-temanku apakah mereka baik-baik saja?" tanya Ray yang ingin mengetahui keadaan teman-temannya.
"Beres tuan muda, itu disebelah kiri tuan adalah ruangan mereka dan juga tuan bisa melihat mereka tapi mereka tidak bisa melihat tuan karena kaca yang dipasang hanya bisa melihat satu arah!" kata Jonathan menjelaskan dan menyingkap kain gorden yang menutupi kaca disebelah kiri posisi Ray, dan melihat keenam mahasiswa magang itu sedang sibuk dengan masing-masing pekerjaan mereka.
"Hmm..., bagus Jona!, aku suka dengan apa yang sudah kamu lakukan, baiklah aku ingin memeriksa beberapa dokumen terlebih dahulu dan 10 menit kemudian antarkan mereka menemui ku disini!"
"Baik tuan muda, ini juga ada dokumen dari tuan Max, mungkin perlu dilihat karena saya merasa dokumen itu juga penting"
"Baik, terimakasih Jona!"
Ray kemudian mulai membaca dokumen-dokumen yang baru saja diserahkan Jonathan dan beberapa dokumen yang dibawanya dari Mansion yang sudah mendapat catatan-catatan kecil dari Albert Debeur, setelah itu kembali dia mendengar ketukan di pintu masuk ruangannya yang berasal dari arah luar.
Tok..., tok..., tok...
"Silahkan masuk!" katanya singkat
"Ray...?" suara Kenny dari arah pintu masuk dengan pandangan yang terlihat seperti terkejut dan tidak percaya.
"Masuklah kalian semua dan silahkan duduk dengan nyaman, 2 menit lagi aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku!" kata Ray sambil tersenyum dan menatap wajah keenam sosok mahasiswa magang itu yang terlihat kebingungan melihat sosok CEO didepan mereka.
__ADS_1
"Astaga...!, ternyata Ray adalah CEO Conway Grup?" kata Kathrine berbisik kepada Sandra dan Diane, sementara Kenny, Jim dan Ronald hanya diam terpaku sambil menatap kearah sahabat sejati mereka yang sedang serius membaca lembaran-lembaran dokumen di atas meja kerjanya.