
Ray dan rombongannya tiba kembali di Bandara Internasional Kota Brashington dengan menggunakan 2 buah pesawat jet pribadi Falcon Db & C Air Service, beberapa buah mobil Mercedez S Class telah menunggu kedatangan rombongan tersebut di hanggar pribadi milik Db & C Air Service.
Rencana selesai acara bulan madu ini Ray akan segera melakukan pengalihan Perusahaan Debeur Corporation di Kota Zarklando dan memindahkannya secara resmi ke Kota Brashington dimana Kantor Pusat Db & C International Company berada, dengan waktu yang tersisa kurang lebih 10 hari lagi sebelum dia kembali ke kehidupannya sebagai mahasiswa kampus Universitas Fenesvile di Kota Bronxvile. Db & C Tower adalah sebuah gedung bertingkat dengan jumlah lantai sebanyak 80 sehingga menjadikannya sebagai gedung pencakar langit tertinggi di Kota Brashington, dan menjadi tempat Kantor Pusat dari Db & C International Company beserta beberapa anak perusahaan dan beberapa rantai bisnisnya seperti Mall, Restoran dan Hotel. Gedung Tower tersebut berdiri kokoh dan megah di kawasan pusat bisnis Kota Brashington dan menjadi salah satu simbol kota tersebut, karena para kalangan pebisnis besar di Negara State juga menyewa beberapa lantai dan mendirikan kantor pusatnya di gedung megah tersebut.
Ray akan langsung terbang kembali menuju Kota Zarklando bersama Jonathan, Albert dan Max Dorigan bersama keluarganya untuk melakukan proses pemindahan perusahaan Debeur Corporation, sementara itu Lily dan Mellisa serta Tomy, Bella, Jeff dan Anna akan menuju kediaman keluarga yang baru saja selesai dibangun oleh Ray yaitu sebuah Mansion yang berukuran besar yang berada di pinggiran Kota tempat yang nyaman dan jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk kehidupan Kota Brashington.
Setelah mengisi bahan bakar dan pengurusan dokumen perjalanan route penerbangan, pesawat jet pribadi Falcon Db & C Air Service segera mengudara dari Bandara Internasional Kota Brashington menuju ke Kota Zarklando membawa Ray, Jonathan, Albert dan Max Dorigan bersama istri dan kedua anaknya. Ray juga sudah mengajak agar keluarga Max ikut pindah ke Kota Brashington karena setelah proses pengalihan beberapa aset Debeur Corporation ke perusahaan baru yakni Db & C International Company maka keseluruhan operasional perusahaan akan berpindah ke Kantor Pusat yang berada di Kota Brashington dan secara otomatis Max akan berkantor di tempat baru dan status kantor perusahaan di Kota Zarklando hanya berstatus sebagai kantor cabang dan anak perusahaan.
Sesuai jadual pesawat yang ditumpangi Ray akhirnya mendarat dengan sempurna di Bandara Kota Zarklando dan mereka sudah dijemput oleh sebuah mobil perusahaan Debeur Corporation, dan selanjutnya Ray bersama Jonathan diantar oleh Max dan Albert kesebuah hotel yang masih menjadi salah satu bisnis dari Debeur Corporation. Kemudian Max dan Albert segera menuju kantor perusahaan untuk mengatur pertemuan dengan semua direktur anak perusahaan yang berada dibawah Debeur Corporation pada sore sampai malam harinya, di hotel Ray beristirahat dan menyempatkan diri untuk melakukan panggilan telepon kepada kedua istrinya untuk sekedar memberi kabar dan kepada ayahnya Tomy untuk meminta nasehat bagaimana menghadapi Jason dan Clara Debeur.
"Bagaimana ayah!, apakah aku harus bersikap biasa-biasa saja atau harus menekan mereka dengan keras?" tanya Ray kepada ayahnya Tomy Debeur.
__ADS_1
"Lihat saja situasinya nak!, kalau mereka tetap bersikap arogan dan tetap tidak menganggap ayah sebagai saudara mereka maka lakukan sebagaimana mestinya, tunjukkan kalung naga pemberian ayah kepadamu itu serta surat ahli waris tulisan tangan kakekmu yang kita peroleh dari isi kotak warisan, dan semua itu adalah tanda bahwa kamu adalah pewaris Debeur yang sebenarnya!" kata Tomy menjelaskan.
"Baik ayah!, aku akan berusaha mengurus semuanya disini dengan baik"
"Ingat nak!, bagaimanapun mereka berdua masih ayah anggap sebagai saudara, jadi kalau mereka minta maaf dan mau menerima semua sesuai surat wasiat kakek dan nenekmu maka berikan hak mereka, tapi kalau mereka masih tetap bersikap tidak menganggap kamu sebagai seorang Debeur maka lakukan sebagaimana hakmu sebagai pewaris tunggal keluarga Debeur!"
"Baik ayah aku akan bertindak sesuai petunjuk mu, dan aku akan memberi kabar secepatnya setelah selesai mengadakan pertemuan sore nanti, sampaikan salamku juga kepada ibu!"
Pukul 16:00 waktu Kota Zarklando Ray dijemput oleh Albert di hotel untuk menuju ke kantor perusahaan Debeur Corporation, di sana telah menunggu beberapa orang direktur anak perusahaan dan para pemegang saham termasuk Jason Debeur dan Clara Debeur. Mereka telah diberitahu oleh Max bahwa pemilik saham mayoritas perusahaan Debeur Corporation akan bertemu dan memperkenalkan dirinya dengan mereka semua sekaligus akan menyampaikan kebijakan perusahaan yang baru dan tentang kelanjutan operasional perusahaan keluarga Debeur tersebut dimasa depan.
Setelah duduk disebuah kursi yang sudah dipersiapkan oleh Max Dorigan acara pertemuan itu dimulai dengan diawali oleh kata sambutan yang disampaikan oleh Max Dorigan sebagai Kuasa Hukum Debeur Corporation, dalam kata sambutannya Max sekaligus memperkenalkan sosok Ray dan menyebutnya sebagai pemilik 80% dari total saham Debeur Corporation.
__ADS_1
"Selanjutnya saya persilahkan tuan muda Raymond untuk memimpin acara pertemuan ini, dan diakhir acara akan ada sesi tanya jawab dari para peserta yang telah hadir tentang kebijakan dan strategi perusahaan ke depan!" kata Max mengakhiri kata sambutannya.
"Maaf sebelum dilanjutkan saya ingin bertanya kepada tuan Max sebagai kuasa hukum perusahaan Debeur Corporation!, dari mana anak muda didepan kita ini mendapatkan saham perusahaan kita senilai 80% dari total semua saham?" tanya Jason Debeur yang terlihat kaget dan bingung dengan jumlah kepemilikan saham dari Ray yang begitu dominan.
"Maaf!, tolong bersikap santun dalam acara pertemuan ini karena sudah diberitahu oleh Max bahwa akan ada sesi tanya jawab diakhir acara, dan saat ini bukan saatnya sesi tanya jawab dan sebaiknya karena kita baru pertama kali bertemu maka sebaiknya perkenalkan diri dulu sebelum mengajukan pertanyaan!, baik..., saya akan mengambil alih dan akan memaparkan kebijakan perusahaan yang baru dan strategi perusahaan secara umum!" kata Ray yang menyela pertanyaan Jason sekaligus menegurnya kemudian mengambil alih pertemuan itu.
"Sebagai pemegang saham mayoritas atas Debeur Corporation saya berhak mengatur dan membuat kebijakan karena bagaimanapun dana saya yang paling besar yang berada didalam perusahaan ini!, saya telah mengambil kebijakan baru dengan mengganti nama perusahaan Debeur Corporation menjadi Db & C International Company setelah saya menggabungkannya dengan perusahaan saya lainnya yaitu Conway Group, dan status kantor pusat perusahaan akan saya pindahkan ke Kota Brashington sehingga kantor perusahaan disini hanya akan berstatus sebagai kantor cabang!" kata Ray menjelaskan serta memberitahu kepada mereka semua tentang arti dari nama perusahaan baru bentukannya itu.
Penjelasan Ray membuat perasaan Jason dan Clara menjadi bimbang dengan status mereka saat ini yang masih memegang kendali atas Debeur Corporation walaupun sebatas operasional di wilayah Kota Zarklando, karena dalam skala besar atau ditingkat nasional Negara State tanpa Jason dan Clara ketahui operasional perusahaan itu berada dibawah kendali Max Dorigan dan Albert Debeur.
Jason Debeur dan Clara Debeur juga belum mengetahui bahwa sebagian besar saham perusahaan di pasar saham telah berpindah tangan menjadi milik Raymond Debeur atas usaha Max Dorigan, dan juga sebagian besar saham yang dibeli dari pasar saham itu adalah juga dari penjualan saham yang dilakukan oleh Jason dan Clara karena mereka berdua mulai kehabisan uang.
__ADS_1
"Nah..., diakhir paparan, saya akan memperkenalkan diri saya yang sebenarnya, nama lengkap saya adalah Raymond Debeur!, saya adalah putra sulung dan juga sebagai putra tunggal dari pasangan Tomy Debeur dan Bella Castelo, mungkin semuanya bertanya-tanya dari mana saya memperoleh saham senilai 80% dari total saham Debeur Corporation? pertama karena saya adalah pewaris tunggal dan sah dari keluarga kakek dan nenek saya yaitu Frank Debeur dan Julia Hoffman dan ini sebagai buktinya!" kata Ray sambil menunjukkan kalung naga hitam pemberian kakeknya kepada ayahnya Tomy Debeur dan juga sebuah surat wasiat baik dari neneknya Julia Hoffman dan dari kakeknya Frank Debeur.
"Dan juga asset terbesar dari perusahaan Debeur Corporation ini adalah berasal dari perusahaan nenek saya yaitu Hoffman Group sebesar 60% kemudian digabungkan dengan Debeur Group sebesar 40%, dan saya juga memegang dokumen asli siapa anak kandung dari Frank Debeur dan Julia Hoffman yang sebenarnya dan siapa yang hanya anak adopsi!" kata Ray membuka rahasia besar yang selama ini disimpan oleh Jason dan Clara sehingga membuat wajah keduanya menjadi pucat.