
Mendengar jawaban dari Gea Adlan juga sedikit termenung, dia tau betul kalau Gea memang bukan wanita yang lemah lembut seperti yang selalu di dambakan, tapi dia sudah terlanjur menyimpan perasaan pada Gea
"Kalau seandainya aku bisa membantumu untuk menuntut balas, Apa kau bisa berjanji untuk tidak terus berada di lingkungan yang membahayakan mu" tanya Adlan
"Entahlah" ucap Gea langsung menundukkan pandangannya
"Baiklah, kalau kau tidak bisa berjanji, aku juga tidak akan menjanjikan apa apa padamu" ucap Adlan
Gea pun hanya terus menundukkan pandangannya seolah dia bimbang
"Ya Sudah, aku antar kamu pulang sekarang" ucap Adlan
Adlan pun segera mengantar Gea untuk pulang ke Rumahnya, dengan di antar oleh 3 mobil anggota Redbear
Setelah Gea dan Anggi sampai di depan Rumah mereka, Gea menengok ke jendela mobil karena Adlan tidak ikut turun seperti biasanya
"Apa kau tidak mau mampir dulu?, aku bisa buatkanmu kopi" ucap Gea
"Tidak perlu, kau harus langsung beristirahat setelah ini,, Aku juga masih ada tugas yang harus ku selesaikan,, o yah,,, jangan lupa minum obat mu" ucap Adlan
"Iya, aku tidak akan lupa, kalau begitu sampai jumpa lagi besok, terimakasih sudah mengantarku" ucap Gea
"Iya, aku langsung pergi kalau begitu" ucap Adlan
"Dah kak Adlan, besok kesini lagi ya, jangan lupa" ucap Anggi
"Iya, kalau kakak tidak banyak tugas, nanti kakak kesini lagi besok" ucap Adlan Pada Anggi
Setelah Itu mobil yang di Tumpangi Adlan pun segera melaju meninggalkan kediaman Gea
Gea hanya terus menatap kepergian mobil Adaln yang perlahan menjauh dari hadapannya 'Aku harus apa sekarang Adlan??, aku sangat ingin jadi seperti yang kau inginkan, tapi rasanya itu sangat sulit untuk ku lakukan sekarang' batinnya
Setelah mobil Adlan benar-benar pergi, Gea dan Anggi pun segera masuk ke rumah mereka
ā¦
Keesokan paginya, Adlan terbangun di tempat tidur di kamar kost nya, begitu dia bangun, hal pertama yang dia cari adalah ponselnya
Dan dia langsung menghubungi Agam untuk menanyakan perihal hasil keputusan seleksi Gea,
"Hallo Paman, maaf aku mengganggu mu pagi pagi buta seperti ini,"
š²"Tidak apa, ada apa kau menelpon paman pagi pagi seperti ini?" tanya Agam
"Aku mau menanyakan bocoran soal hasil pertandingan kemarin, apa Gea akan lulus seleksinya?" tanya Agam
š²"Ya paman cukup terkesan dengan kemampuan nya,, jadi jika dia ingin masuk ke organisasi, datanglah nanti siang ke markas untuk mengurus prosedur keanggotaannya" ucap Agam
"Sungguh, jadi itu artinya dia lulus sleksi?" tanya Agam
š²"Iya, kemampuan nya cukup punya potensi untuk lebih berkembang lagi, meskipun paman belum kepikiran untuk mengatur tugas apa yang cocok untuk gadis seperti Gea, kalau dia jadi anggota nanti" ucap Agam
"Intinya jangan berikan dia tugas yang terlalu berat, dan jangan yang terlalu berbahaya juga" ucap Adlan
__ADS_1
š²"Baiklah, paman akan coba pikirkan lagi soal itu nanti," ucap Agam
"Kalau begitu terimakasih paman, maaf sudah mengganggu mu" ucap Adlan
š²"Tidak apa" ucap Agam
Mereka pun segera mengakhiri panggilan mereka, dan Adlan segera beranjak keluar dari kamar kost nya untuk melaksanakan kewajiban subuh nya seperti biasa
ā¦
Setelah dia kembali dari Mushola, dia mendapati ponselnya berdering di tempat tidurnya, jadi Adlan segera mengambil ponselnya itu untuk melihat siapa yang menghubunginya
Diapun melihat layar ponselnya, dan segera mengangkat panggilan nya "Hallo pah" ucap Adlan
š²"Apa kau sudah sholat?" tanya Sang ayahanda yang tidak lain adalah Arman Arfandi
"Sudah, kebetulan aku baru saja kembali dari melaksanakan nya" ucap Adlan
š²"Syukurlah, O yah papah ingin meminta mu datang ke mansion setelah kuliah mu nanti, ada seseorang yang harus kau temui," ucap Arman
Adlan sedikit termenung, Karena dia juga berniat untuk mengantar Gea ke markas Redbear untuk mengurus keanggotaannya, tapi dia juga mana mungkin menolak permintaan ayahandanya, yang mungkin saja itu hal yang penting
"Baiklah, aku akan pulang nanti sore" ucap Adlan
š²"Syukurlah, kalau begitu nanti sore Yuda akan menjemput mu" ucap Arman
"Iya" uap Adlan
Setelah percakapan mereka berakhir, barulah Adlan pergi untuk lari pagi seperti biasa, dan berangkat ke kampus Setelah hari beranjak Siang,
Sesampainya Adlan di depan kampus, dia sudah di tunggu gadis cantik bertubuh mungil lagi di pintu masuk, siapa lagi kalau bukan Gea
Adlan melihat wajahGea terlihat tidak begitu cerah hari ini, tidak seperti biasanya
"Hay, kubkira kau tidak kekampus hari ini" ucap Adlan langsung menyapanya
"Sebenarnya memang sedikit malas, tapi berdiam di rumah juga tidak ada gunanya" ucap Gea
Mereka pun segera berjalan memasuki area kampus
"Kau memang harusnya beristirahat saja di rumah, tidak perlu memaksakan diri" ucap Adlan
"Entahlah, aku juga merasa tidak papa" ucap Gea tetap dengan wajah suramnya, karena dia berpikir sudah gagal di seleksi nya semalam
"Tapi wajahmu hari ini sangat tidak enak di lihat, apa kau ingin ku traktir makan nanti siang??" tanya Adlan
"Tidak perlu," ucap Gea
"Lalu apa yang bisa membuatmu lebih baik??" tanya Adlan
"Tidak ada" ucap Gea
"Apa kau yakin?" tanya Adlan
__ADS_1
"Sudahlah, aku tidak papa juga," ucap Gea
"O yah, aku dengar dengar Gea Rahas Pati lulus sleksi keanggotaan kemarin, dan dia bisa jadi anggota Redbear kalau dia mau" ucap Adlan datar seolah mengatakan sesuatu yang tidak penting
Gea sontak menghentikan langkahnya "Apa??, coba bilang sekali lagi!" ucap Gea langsung menoleh pada Adlan karena merasa tidak percaya
"Apa iya aku harus mengulang nya lagi, kurasa kupingmu masih sehat" ucap Adlan
"Tidak, aku mau dengar lagi kau mengatakan yang tadi, kau tidak bohong kan?" ucap Gea
"Aku berkata jujur, kau memang lulus seleksi itu, paman Agam sendiri yang memberitahu ku," ucap Adlan
"Sungguh??, tapi aku tidak dapat pemberitahuan apapun dari pihak Redbear" ucap Gea termenung
"Paman Agam sudah meluluskan mu, apa perlu pemberitahuan lagi?" ucap Adlan
"Kau bisa saja berbohong kan" ucap Gea tidak percaya begitu saja
"Ya terserah kalau tidak percaya, tapi nanti kau di suruh ke markas besar jika kau meu mengurus prihal keanggotaan mu" ucap Adlan
"Kau tidak sedang bercanda kan??, kau tidak hanya sedang menghibur ku kan??" tanya Gea
"Terserah kau percaya atau tidak" ucap Adlan
Tiba-tiba ponsel Gea pun berbunyi tanda panggilan masuk, jadi dia langsung melihat nya "Ah, ini panggilan dari pihak Redbear," ucap Gea langsung mengangkat panggilan nya dengan cukup semangat
"Hallo mbak," ucap Gea, karena dia tau kalau admin yang biasanya memberi informasi padanya adalah seorang wanita
š²"Hallo, selamat pagi Nona Gea, kami ingin memberi tahukan kalau Anda lulus seleksi awal untuk masuk organisasi kami, jadi Anda di minta untuk datang ke kantor pusat Redbear untuk mengurus prosedur keanggotaan Anda," ucap sang Admin Redbear
"Baik mbak, saya akan kesana nanti, Terimakasih atas informasinya" ucap Gea
š²"Sama sama, kalau begitu kami tunggu di kantor kami," ucap sang Admin
"Iya, saya pasti datang Kesana nati" ucap Gea
š²"Hanya itu saja yang ingin saya sampai kan, terimakasih atas waktunya," ucap Sang admin
"Iya, Terimakasih juga" ucap Gea, diapain mengakhiri sambungan telepon nya, dan langsung menatap Adlan dengan wajah girang
"Adaln, aku benar-benar lulus," ucap Gea
"Kan susah ku bilang" ucap Adlan
"Dan Aku akan jadi anggota Redbear,?" ucap Gea
"Tentu" ucap Adlan
Gea langsung saja memeluk Adlan saking bahagianya, dia tidak memperdulikan rekan Mahasiswa nya yang berlalu lalang di sekitarnya
"Aku akan jadi anggota Redbear, aku lulus" ucap Gea yang tiba-tiba langsung memeluk Adlan itu
Adlan sedikit tidak meyangka kalau ekspresi nya akan sampai seperti itu, hanya saja sayang nya Adlan tidak bisa membalas pelukan Gea, karena Gea memeluk kedua tangannya juga
__ADS_1