Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda

Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda
Murka Adlan


__ADS_3

Gea yang baru mendapatkan kesadaranya di keremangan box itu langsung mencoba menggerakkan tangan yang di belakang tubuhnya, dan dia baru sadar kalau tangan dan kakinya sudah terikat kuat dan membuatnya sulit untuk bisa bergerak


"Benar-benar sial, tidak bisa lepas" gumam Gea, dia langsung berusaha mendekati ibunya dan mencoba untuk membangunkanya


"Bu, bangunlah, Anggi, cepat bangun" ucap Gea


Tidak lama Angelina juga membuka matanya perlahan, dan sedikit terkejut saat melihat keadaan di sekitarnya yang sedikit gelap itu "Di mana kita? Tanya Anggelina yang belum sepenuhnya sadar


"Entahlah, yang jelas kita sudah tertangkap sekarang,, kenapa ibu bisa sampai tertangkap juga?" tanya Gea


"Ibu tertangkap??, ibu tidak ingat apa apa, yang ibu ingat sebelumnya ibu sedang bersembunyi dari kejaran mereka" ucap Anggelina


"Mereka menggunakn obat bius untuk melumpuhkan kita, mereka benar-benar pengecut" ucap Gea


"Begitu ya?,, Mereka memang menghalalkan cara apapun untuk mendapat tujuan mereka, mungkin mereka kesulit kalau menanggkap kita dengan cara Trang terangan" ucap Anggelina, kemudian dia melirik pada Anggi yang di sampingnya, dan dia masih belum Sadar kan diri


"Anggi,, Syukurlah, kau tidak apa apa nak" ucap Angelina yang sangat mengkhawatirkan Anggi sebelumnya, meski dia sering mengatakan kedua putrinya itu tidak berguna, tapi dia tetaplah seorang ibu yang selalu menghawatirkan Putri putrinya


"Bagaimana caranya supaya kita bisa lepas dari mereka sekarang??" ucap Gea lemas


"Entahlah, apa kau bisa meminta bantuan rekan rekanmu di Redbear??" tanya Anggelina


"Aku hanya orang baru di organisasi, aku tidak yakin mereka akan memperdulikan ku, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, apa ibu masih membawa Ponsel ibu?, punyaku sepertinya tidak ada di saku ku" ucap Gea


"Entahlah, ibu juga merasa kalau ponsel ibu tidak ada di saku mana pun" ucap Anggelina


"Sial, apa kita harus berakhir setelah ini?, di tanah kelahiran kita?" ucap Gea yanh sudah merasa tidak punya harapan lagi


Tiba tiba pintu mobil box di buka dari luar oleh tiga pria anggota BlackPython yang bertugas menjaga mereka di luar


Mereka langsung melirik Anggi yang masih tergeletak di dalam


Posisi Anggi yang meringkuk mebuatnya memperlihatkan sebagian bokong mulusnya, dan ****** ***** putihnya juga mengintip dari rok pendeknya, dan karena hal itulah pria pria itu tidak bisa berhenti memperhatikan bokong Anggi

__ADS_1


"Aku sudah tidak sabar ingin mencicipi gadis belia itu" ucap Salah satu Pria


"Aku juga sama,,, yang tertutup bagian putih itu benar-benar sangat membuatku penasaran,, tapi bagaimana kalau ketua Panter memergoki kita bermain dengan tawananya?, apa dia tidak akan marah?" tanya pria satu nya lagi


"Kau tidak perlu khawatir, kita Gantian saja, aku main duluan, sementara kalian jaga dulu di luar, nanti aku yang jaga, kalian yang main, Setuju?," ucap pria yang sudah hampir meneteskan Air liur Karena sejak tadi benda putih yang mengintip di Area pribadi Anggi itu benar-benar memancing b*rahi pria itu


Mendengar percakapan mereka, naluri keibuannya tentu saja langsung ingin melindungi anaknya, jadi Anggelina langsung mencoba menghalangkan kakinya pada area Anggi yang jadi incaran para pria pria


"Berani kalian menyentuh putriku, aku pastikan kalian akan mati" ucap Anggelina


"Hahah, apa kau juga ingin bermain dengan kami?, boleh saja nyonya, kurasa ini akan jadi pengalaman yang mengesankan, bermain dengan tiga keluarga leopard sekaligus, tapi sebelumnya aku ingin menikmati Putri putri anda dulu nyonya leopard, karena mereka lebih menggairahkan daripadamu," ucap pria yang langsung saja naik ke dalam mobil box itu


"Jauhi putriku bedebah, kau akan menyesal kalau berani menyentuh mereka" ucap Anggelina membela Putri putrinya


Gea merasa sedikit tersentuh dengan pembelaan dari sang ibu, hingga tidak terasa air bening jatuh dari pelupuk matanya, tapi dia juga berpikir tidak akan bisa berbuat apa apa sekarang, jangan kan untuk menolong Anggi, menolong dirinya saja dia tidak yakin bisa


"Apa kau ingin bermain dengan ku juga?" tanya Gea dengan tetesan air mata mengalir di pipinya


"Oh, tentu saja cantik, mana mungkin aku melewatkan kesempatan seperti ini, bisa menikmati tiga wanita keluarga yang di hormati pada masanya, itu merupakan sebuah kebanggaan untuku, ya meski sekarang status kalian hanyalah seekor buronan saja, hahaa" ucap pria yang kini sudah berdiri di hadapan mereka


"Tentu saja sayang, tapi nanti ya, setelah aku bermain dengan adikmu, jadi Sabar lah dulu, setelah itu baru aku akan mencicipi punyamu" ucap sang peria langsung merendahkan badanya di belakang Anggi yang meringkuk, dan langsung menyingkirkan kaki Anggelina yang menghalangi area incaranya itu


"Jangan sakiti Putri ku Brengsek, awas saja kalau kau sampai berani menyentuhnya, akan ku patahkan tangan dan kakimu" geretak Angelina


"Aku tidak akan menyakiti nya nyonya,, aku akan bermain pelan, dan membuatnya merasakan kenikmatan, tenang saja" ucap pria itu yang langsung saja menyibak rok Anggi dan menepuk nepuk ringaan pantat mulusnya


"Brengsek, aku tidak akan mengampuni mu" ucap Anggelina terpekik karena tidak terima kalau anaknya harus di jamah oleh para pembelot suaminya


"Pinggul putrimu benar-benar sangat indah nyonya," ucap sang pria sambil terus mengelus semua bagian itu


Pria yang di suruh berjaga di luar mobil juga malah ikut naik, karena mereka tidak tahan melihat temannya yang akan segera beraksi


"Kita sama sama saja lakukan,, aku yakin ketua tidak akan kemari lagi untuk memeriksa mereka" ucap pria satunya

__ADS_1


"Terserah kau saja, ada tiga ini,, tidak perlu berebut kan,, aku ingin menikmati ini dulu, mungkin masih ada sedikit darah perawan nya, aku suka melihat darah itu" ucap pria yang sudah sangat gemas melihat kemolekan Anggi


Sementara Gea benar-benar merasa takut kalau tubuh nya harus terjamah oleh orang orang seperti mereka, terlebih Saat melihat sang adik di lecehkan di depan matanya sendiri,


Dia ingin sekali langsung mematahkan tangan pria yang sudah berani menyentuh sang adik, tapi apa daya, sekuat apapun dia berontak, tenaga nya tidak cukup kuat untuk melepaskan ikatan di lengan dan kakinya itu


Dan di saat serigala sergala lapar itu sudah akan mengasak mangsa nya, ada sorot mata tajam dari luar mobil box yang memperhatikan


Adlan sangat geram saat dia melintasi mobil itu, dan harus melihat keadaan di dalamnya, dimana Gea dan yang lainnya sedang di lecehkan oleh tiga pria black Python itu


"Keparaaaaaaatttt" Adlan langsung loncat masuk ke dalam mobil dan langsung menraik kepala pria pria yang akan menjamah wanita yang di sayanginya itu


Adlan membanting dua pria itu kuat kuat hingga terlempar keluar dari dari dalam box mobil itu, sementara satu pria yang masih menghadap pada Anggi dan sibuk membenahi celannya,


Adlan langsung mencengkram kepala pria itu, "Pergilah keneraka" ucap adlan dan dengan cepat memelintir nya kuat kuat hingga kepalanya berbalik 180 derajat ke belakang, 'Kreek' "Kkkkkkkkkh"


Pria itu tidak sempat berteriak kesakitan karena tenggorokan nya sudah terpelintir patah oleh Adlan


Sementara pria yang Adlan banting keluar dari mobil sudah di tangani Anju, tapi salah satu dari mereka masih sempat menekan tombol peringatan darurat untuk memberi tahu rekannya kalau mereka di serang


Adlan menyeret pria yang lehernya sudah patah itu turun dari box mobil, dia langsung menghampiri pria pria yang kini sudah di buat babak belur oleh Anju dan anggota Redbear


Adlan membanting pria yang kepalanya sudah berbalik kebelakang itu dengan lidah menjulur, dan darah Segar mengalir dari mulut dan hidungnya, tepat di depan kaki rekannya,


Tentu saja pria yang di tahan Anju langsung gemetar hebat melihat keberingasan Adlan yang mebuat kondisi temannya itu sangat mengenaskan


"Tangan mana yang harus ku pisahkan dari badan Kalian??" tanya Adlan dengan tatapan membunuh dan sangat mengerikan pada pria yang sudah berani menyentuh Gea,


"A ampun, ampun" ucap Pria itu ketakutan


Adlan langsung menarik kerah baju mereka dan membantingnya ke tanah satu persatu, dia langsung mengambil salah satu tangan pria yang menjarah Gea, dan langsung memelintirnya kuat kuat 'Kreekkk' "Aarghh" pria itu langsungengerang kesakitan


"Beraninya kau menyentuh wanita ku" triak adlan yang murka, dia samapi menarik tangan pria itu kuat kuat hingga benar-benar terpisah dari badannya

__ADS_1


"Aaaaaaaaaaaaa" pria itupun langsung berteriak histeris memecah keheningan malam di pelabuhan itu


__ADS_2