Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda

Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda
Sebangsa


__ADS_3

Gea sedikit memapah paman Beni untuk kembali ke standnya lagi, meski dia belum seratus persen percaya kepada paman Beni, menurut gea, tidak ada orang yang bisa di percaya dengan mudah di darkland ini, tidak terkecuali dengan paman Beni, tapi Gea juga sedikit merasa simpati pada kondisinya sekarang


Paman Beni langsung membereskan lagi stand nya masih sedikit berantakan karena ulah Zion,


Gea juga langsung membungkuk untuk memungut salah satu dagangan paman Beni untuk membantu mengumpulkan nya, tapi


"Tidak, tidak, jangan nona Ge, biar saya saja yang melakukannya, tangan Anda nanti kotor" ucap paman Beni merasa tidak mungkin membiarkan nona mudanya membantu


"Oh, Baiklah" ucap Gea mengurungkan niatnya untuk memungut lobster di tanah, dan menegakkan tubuhnya lagi,


"Paman, apa kau tidak punya tempat tinggal sekarang?" tanya Gea


"Ada,, Paman sekarang tinggal di dekat sini, apa nona Ge butuh tempat beristirahat??, saya bisa carikan di sekitar sini" ucap paman Beni yang masih memunguti ikanya seraya mendongakan kepalanya menatap nona mudanya


"Tidak, aku hanya bertanya saja" ucap Gea


Gea dan Adlan Hanya menunggu paman Beni selesai membereskan stand nya, setelah nya mereka segera bergegas untuk ke tempat tinggal paman Beni, karena Gea sedikit penasaran dengan tempat tinggal koki terbaik di kastil keluarga pada masanya itu


Tidak lama, merekapun sampai di sebuahd pojok gang sempit yang berantakan, dan kondisinya sangat memprihatinkan, karena itu tidak bisa di bilang tempat tinggal, karena di sana hanya ada sebuah tenda sederhana yang bahkan sudah usang


"Jadi kau tinggal di tempat seperti ini selama ini?" tanya Gea


"Iya nona, paman tinggal di sini tidak lama setelah perang saudara itu usai" ucap Paman Beni


"Bukankah Tiger menginginkan Paman untuk tetap tinggal di kastil Black Phyton?, kenapa paman sebodoh itu malah memilih tinggal di tempat seperti ini?" tanya Gea


"Entahlah, tapi paman hanya merasa tidak ingin ikut mengkhianati tuan Leopard saja, itu karena Tuan sudah sangat berjasa di hidup paman," ucap Paman Beni


"Berjasa?, bukankah kau hanya bekerja pada Dady, dan mendapat upah?, apa itu termasuk sebuah jasa??" tanya Gea


"Mungkin hanya itu yang nona Gea tau dulu,, tapi sebenarnya lebih dari itu, paman hanya orang luar yang terdampar di tanah gelap ini sebelumnya, dan kalau tidak ada tuan Leopard waktu itu, mungkin aku sudah terbunuh oleh para penduduk darkland" ucap Paman Beni


"Begitukah??" tanya Gea

__ADS_1


"Beliau juga sudah berbaik hati untuk memperkerjakan paman di Puri Black Phyton,, dari itulah paman tidak bisa mengkhianati beliau" ucap paman Beni


"Jadi kau bukan penduduk asli di sini?, lalu darimana sebenarnya tempat asal mu?" tanya Adlan yang di samping Gea sedikit penasaran


Paman Beni langsung tersenyum pilu saat mengingat masalalunya "Saya dulu adalah mantan seorang ABK kapal layar milik Indonesia yang karam, dan dari sekian banyak orang di kapal, hanya saya saja yang sampai kemari,, yang lainnya entah selamat atau tidak" ucap Paman Beni


"Sungguh??" ucap Adlan sedikit tidak percaya, kalau ternyata di tanah terkutuk itu ada seseorang yang sebangsa dengannya,


"Ya, saya dari negara Indonesia" ucap Paman Beni


"Aku baru tahu itu" ucap Gea kembali berbahasa Melayu saat tau kalau sebenarnya paman Beni berasal dari negeri yang sama dengan mereka


"Nona bisa bahasa melayu juga?" tanya Paman Beni


"Aku memang sekarang tinggal di Indonesia, apa kau tau, keempat orang itu adalah prajurit Redbear yang sering ibu cerita kan dulu," ucap Gea melirik ke arah Bumi, Snip 07, Loki, dan Yuna


"Benarkah,?" tanya Paman Beni


Paman Beni langsung menurunkan lututnya dengan sadar, karena dia merasa sebelumnya sudah berbuat tidak hormat pada Adlan


"Maaf tuan, saya benar-benar tidak menyangka kalau Anda adalah putra Master Sent, maaf sebelumnya aku tidak menghormati Anda, maafkan saya tuan" ucap Paman Beni merasa menyesal atas perlakuan nya sebelumnya, karena dia sudah mengira kalau mereka hanya berandalan darkland biasa


"Tidak apa, berdiri lah, aku memakluminya kalau kau tidak mengenali kami, aku sendiri juga tidak mengenali diriku sekarang" ucap Adlan asal


"Terimakasih Tuan, terimakasih" ucap Beni, dia pun berdiri lagi dengan kikuk, karena sekarang dia merasa berhadapan dengan orang orang hebat dari negeri asalnya


"Kalau boleh tau, apa sebenarnya tujuan nona Gea dan tuan Adlan kembali ke darkland?" tanya Beni penasaran, dia merasa kalau tidak mungkin mereka datang ke darkland tanpa tujuan


"Sudah jelas,, aku kemari ingin membalaskan dendam untuk Dady, dan juga menjemput ibu dan adikku yang sudah Tiger tangkap" ucap Gea


"Benarkah??, apa nona yakin bisa melakukannya?, puri Black Python itu sangat luas, dan banyak penjagaan ketat di setiap sudutnya, di tambah dengan persenjataan otomatis yang di miliki oleh puri, itu sedikit mustahil untuk bisa di terobos oleh jumlah kalian" ucap Paman Beni


"Paman tidak perlu khawatir,, kalaupun kami tidak bisa melakukannya sendiri,, kami membawa pasukan yang cukup untuk bisa merobohkan tembok Black Python, dan juga Tiger " ucap Gea,

__ADS_1


"Baiklah, kalau seandainya bisa,, paman juga akan membantu" ucap paman Beni


Gea hanya mengangguk nganguk ringan, tidak melarang, juga tidak mengiyakan


.


...°°°°...


Sementara itu, di sebuah Puri nan megah di jantung kota Dark Land, tepatnya di ruangan Sel tahanan bawah tanah, terlihat Zion yang bergegas menghampiri salah satu pintu sel di Sana


"Bi, bibi" panggil Zion dengan suara yang di pelankan, dia memanggil dua wanita yang kini meringkuk di dalam sel tahanan itu


Angelina yang mendengar suara memanggil langsung terbangun dan langsung melihat ke arah luar pintu besi yang jadi penghalang ruang tahanan nya itu


"Zion?" ucap Angelina yang langsung beranjak bangun menghampiri pintu jeruji besi


"Apa ka mau melepaskan bibi Zion?" tanya Angelina


"Maaf bi, aku tidak berani melakukannya, aku pasti akan mati jika itu di ketahui Tiger,, aku ke sini hanya ingin memberitahu Bibi, kalau Gea sekarang sudah datang ke darkland" ucap Zion


"Sungguh?, apa dia membawa pasukan Redbear?" tanya Angelina dengan ekspresi senang


"Sepertinya tidak, dia hanya datang diam diam dengan beberapa orang saja" ucap Zion


"Begitukah?" ucap Angelina langsung menghela nafasnya,, dan memurungkan raut wajahnya lagi, dia sangat berharap kalau Gea datang dengan membawa pasukan Redbear kesana, karena dia sudah ingin menaksikn kehancuran Tiger oleh mata kepalanya sendiri


"Bu, apa kakak datang" tanya Anggi yang juga langsung menghampiri Angelina dan memeluknya


"Iya, kakakmu sudah datang," ucap Angelina


"Apa kak Gea akan melepaskan kita,?, Anggi tidak betah tinggal di sini" ucap Anggi


"Kamu tenang saja, kakak mu pasti akan segera mengeluarkan kita dari sini" ucap Angelina sembari mengusap kepala Anggi untuk mencoba menenangkan Anggi yang tidak henti-hentinya menangis di sel tahanan itu, meminta untuk pulang

__ADS_1


__ADS_2