
(Part dewasa🙏)
Saat Gea meraih pundaknya, Adlan benar-benar merasa kalau sentuhan dari Gea itu langsung mengalirkan aliran listrik bertegangan tinggi ke seluruh tubuh nya, itu juga membuat otaknya sekaligus membeku, dan membuat hasrat nya semakin bergejolak
Adlan langsung berbalik dan mendorong Gea ke sisi lain dinding, dan dia langsung mengungkung nya di sana
"Awww" teriak Gea yang kaget dengan gerakan Adlan yang tiba-tiba
Mata Adlan yang sedikit memerah menatap tajam ke arah mata Gea yang berwarna kecoklatan itu
"Sudah kubilang pergi," ucap Adlan dengan nada seperti tersiksa menahan efek dari obat Zion
Bukanya menurut, Gea malah langsung menangkup wajah Adlan, Karena dia tidak mengerti ekspresi macam apa yang Adlan tunjukkan itu,
"Adlan,, apa kau sakit, diamana??, katakan padaku??, kita Panggil Yuna untuk mengobati mu,, ya" ucap Gea
Adlan yang sudah tidak bisa mengendalikan dirinya lagi malah langsung merapat kan tubuhnya pada Gea, dan dengan liar mulai menggerayangi tubuh mungil Gea
"Aahhh, Adlan,, apa yang kau lakukan" lirih Gea sedikit Kaget
Adlan langsung mencumbui leher putih Gea dengan rakus, seolah kelaparan dan di hidangkan makanan yang sangat lezat
Gea tentu merasa sakit dengan pergerakan Adlan yang sedikit kasar, tapi dia juga kegelian di buatnya, "Adlan, apa yang kau lakukan??,, hentikan,, sadarlah" ucap Gea mencoba menghentikan Adlan
Tapi sia sia saja, karena Adlan seperti sudah bukan dirinya lagi, dia sudah di rasuki binatang buas yang siap memangsa apapun di depannya
"Adlan, sadarlah" ucap Gea masih mencoba menyadarkan Adlan yang berperilaku Sangat aneh itu
Adlan langsung mencium bibir Gea dengan kasar
"Ummmmm" lirih Gea yang tertahan
Adlan sudah benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya lagi, dan mencoba menyalurkan hasratnya yang bergejolak itu kepada Gea yang kini sudah tidak bisa berkutik lagi
Gea juga tidak bisa menahan aksi gila Adlan itu,, karena tubuhnya juga sudah terangsang oleh perlakuan Adlan yang liar itu,, dan tidak mampu menolaknya lagi
Hingga akhirnya, Gea pun harus menyerahkan mahkota berharganya itu pada Adlan yang di pengaruhi oleh obat yang di campurkan Zion ke minuman yang sebelumnya di minum Adlan
.
__ADS_1
.
...
Beberapa saat berlalu, Adlan sudah menuntaskan hasrat gilanya kepada Gea, Efek obat yang dia derita juga sudah sedikit mereda, dan sudah bisa sedikit dia kendalikan
Adlan merasa tidak percaya kalau dirinya sudah merenggut mahkota yang amat berharga untuk Gea dengan cara yang tidak dia inginkan
Adlan mendekap erat Gea yang masih ada di dalam pelukannya,,
"Maaf, maafkan aku Ge, maaf,,,,, aku pasti akan menikahi mu setelah kita kembali,, Maaf" ucap Adlan di telinga Gea
Gea yang juga memeluk Adlan hanya terus terisak dengan rembesan air mata yang terus mengalir di pipinya, bukan dia tidak rela jika mahkotanya itu di renggut Adlan, tapi dia merasa kalau itu masih bukan waktu yang tepat untuk menyerahkan nya, tapi apa mau di kata, semuanya sudah terjadi, dan Gea hanya bisa merelakannya
...
Setelah mereka membersihkan diri mereka, Adlan membiarkan Gea untuk beristirahat di ruangan kamar, Sementara dirinya memilih ke luar untuk sekedar memantau situasi di luar, dan sedikit merenungi apa yang sudah terjadi pada dirinya dan Gea
Adlan juga langsung menghubungi Bumi untuk memberinya kabar tentang Gea yang sudah dia temukan,
"Bumi, hentikan pencarian, Gea sudah ada bersama ku,, kalian cari persembunyian Sementara untuk kalian saja, rencana di tunda sampai besok pagi" ucap Adlan yang meraa tidak mungkin melanjutkan pencarian kembali, karena kondisi Gea sekarang sedikit tidak baik menurutnya
Adlan segera meutup panggilan nya, dan menatap Langit malam, pikiran nya sedikit melayang kala dia mengingat pergumulan panasnya dengan Gea , meskipun Adlan melakukannya di bawah alam sadar nya, tapi dia masih bisa sedikit membayangkannya
Di satu sisi, dia senang karena dia sudah memiliki Gea seutuhnya, tapi di sisi lain, Adlan mrasa risau kalau kalau Gea merasa menyesal sudah melakukannya.
.
Beberapa saat Adlan di luar, tiba tiba saja terdengar suara teriakan dari arah kamar yang di tempati Gea, sontak itu langsung membuyarkan lamunan Adlan
"Tidaaaakkkk, tidak mungkin" pekik Gea samar
Adlan terperanjat dan segera berlari masuk ke dalam karena takut ada yang terjadi pada Gea,
Adlan langsung menghampiri Gea yang terduduk dan menangis di tempat tidurnya
"Ge, ada apa?" tanya Adlan langsung duduk di samping Gea Gea dan meraih bahunya
Gea menatap Adlan dan bergantian menatap ke arah Zion yang masih meringkuk di ruangan yang sama dengannya
__ADS_1
"Apa, apa aku melakukannya dengan Zion,?, aku, aku tidak melakukannya dengan Zion kan??" tanya Gea dengan wajah paniak saat tebangun dari mimpi buruknya
Adlan hanya menggelengkan kepalanya saja
Gea langsung terdiam, dengan kepanikannya yang berangsur mereda setelah tau kalau Zion melakukannya hanya di mimpinya saja,
Saat Gea bergerak, dia merasakan sakit di area miliknya yang sudah di bobol adlan, jadi dia sedikit meringis saat dia bergeser ke arah Adlan "Ssh awww" lirih Gea sambil menyentuhnya
Adlan mengelus rambut Gea dengan tatapan iba,, "Apa itu sangat sakit?" tanya Adlan yang menyadari hal itu
Gea hanya mengangguk ringan dengan tatapan lurus kemata Adlan
"Kalau begitu aku akan panggil Yuna kemari untuk memeriksa mu" ucap Adlan yang merasa khawatir
Gea malah langsung tersenyum kaku " Tidak,,, tidak perlu,, Apa yang kamu pikirkan??, memangnya kamu pernah mendengar berita ada pengantin yang di periksa dokter setelah malam pertama??" tanya Gea
Adlan langsung terdiam, "Lalu bagaimana menghilangkan rasa sakitnya?" tanya Adlan
"Kamu tidak perlu sehawatir itu,, nanti juga sakit nya akan hilang,, juga ini tidak sesakit itu" ucap Gea yang menyandarkan dirinya di bahu Adlan
Adlan langsung menghela nafasnya lesu, dia sangat menyayangi Gea dan harusnya dia juga bisa menjaganya, bukan malah dirinya sendiri yang menyakiti Gea,, jadi tentu saja Adlan merasa sangat bersalah pada Gea saat ini
Adlan menemani Gea yang terus terjaga hingga pagi,,
.
Sampai tiba tiba, pintu ruangan yang di tempat oleh mereka di dobrak dari luar,
'Braaaaakk' pintu kamar itu pun langsung terbuka oleh salah seorang anggota BlackPython
Adlan dan Gea langsung terperanjat kaget
"Tuan Tiger, mereka ada di sini" teriak sang pendobrak pintu
Dan tidak lama seorang piria paruh baya dengan perawakan tinggi besar pun langsung berjalan masuk ke dalam ruangan
"Sial, mereka menemukan kita Ge" ucap Adlan yang langsung mencoba menyembunyikan Gea di belakang tubuhnya, karena merasa situasi tidak kondusif, dan tidak ada jalan untuk mereka bisa melarikan diri
Adlan menatap pria brewok dan berambut panjang yang kini tengah berjalan tenang ke arahnya, dia di ikuti oleh puluhan orang bersenjata lengkap di belakangnya
__ADS_1
"Benar saja,, ternyata ini perbuatan mu keponakan ku, kenapa kau harus datang diam diam ke Puri ini, dan membuat kegaduhan,, paman jadi merasa tidak enak karena tidak menyambut kedatangan mu dengan baik" ucap Tiger dengan tatapan lurus ke arah Gea yang di belakang Adlan, seolah Adlan itu hanya benda transparan yang sama sekali tidak menghalangi pandangannya