Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda

Putri Mafia Kesayangan Tuan Muda
Saat Terakhir


__ADS_3

Gea yang bersembunyi di belakang Adlan merasa tidak ada gunanya lagi untuk dia sembunyi dari Tiger, karena Tiger juga ternyata sudah mengetahui kalau yang sudah membuat kekacauan di Puri adalah dirinya


Gea langsung keluar dari balik Punggung Adlan "Sial, ternyata sia sia saja aku datang diam diam kemari" ucap Gea dengan menatap tajam ke arah Tiger, pria yang sudah membuat keluarga nya hancur


"Ya, Paman tau itu pasti kau," ucap Tiger, dia memperhatikan Zion yang meringkuk di depannya sekarang


"Kenapa kau buat seperti ini saudara mu?, apa kau tidak kasihan padanya?" tanya Tiger


"Hhhh, Dia bukan saudara ku, aku juga bukan keponakan mu lagi, garis kekeluargaan kita sudah terputus olehmu," ucap Gea


Tiger langsung menghela nafasnya "Hhh,, ya,, terserah kau saja,, yang penting sekarang kau sudah ada di sini, dan mau tidak mau kau harus menyerahkan apa yang aku inginkan bukan?" ucap Tiger


"Cih,, aku tidak akan menyerahkan apapun yang sudah jadi hak ku" ucap Gea


"Jangan seperti itu,, nanti kau tidak akan bertemu dengan ibumu lagi" ucap Tiger dengan nada datar, tapi penuh dengan ancaman


Gea hanya bisa menggetarkan Gigi nya karena merasa sudah muak dengan Tiger


"Jaguar, bawa Gea ke tempat penyimpanan emas, aku ingin segera membukanya" ucap Tiger pada pria berperawakan sedang namun berotot


"Baik tuan" ucap jaguar yang sebagai tangm kanan bagi Tiger


Jaguar dan beberapa anak buahnya langsung maju ke arah Adlan dan Gea, dengan moncong senjata api laras panjang mereka yang mengarah ke arah Gea dan Adlan


Gea sedikit ngeri melihat anak buah Tiger yang semunya mengarahkan senjata api mereka ke arahnya


Meski Gea tau Tiger tidak akan melukainya sebelum dia mendapatkan keinginannya, tapi dia mengkhawatirkan keselamatan Adlan yang bisa saja langsung di singkirkan Tiger, Karena dia tidak berkepentingan dengan Tiger


Gea langsung maju ke dapan dan pasang badan untuk Adlan


"Baik, aku akan ikut dengan mu,,, tapi kau harus melepasakan teman ku" ucap Gea


"Ge, apa yang kau katakan, aku tidak akan membiarkan mu ikut bersama mereka" ucap Adlan dengan bahasa indo


"Apa kau tidak lihat, mereka semua memegang senjata api sekarang, dan bisa saja mereka menembak kita saat ini juga, tenang saja,, nanti aku akan cari cara untuk melepaskan diri dari mereka, percayalah" ucap Gea mencoba meyakinkan Adlan dengan bahasa yang tentunya tidak di mengerti oleh Tiger dan anak buahnya


"Tapi apa mereka akan semudah itu untuk...."

__ADS_1


"Kau hanya ingin aku melepaskan teman mu??, baiklah, itu hal yang mudah, aku setuju" ucap Tiger


"Baik, kalau kau setuju, biarkan dia di sini untuk sementara, jangan ada yang mengganggunya" ucap Gea


"Ya, kemari lah, aku jamin temanmu itu akan baik-baik saja" ucap Tiger


Gea pun segera menggerkan kakinya ke arah Tiger


Tentu Adlan langsung menangkap tangannya karena dia tidak begitu saja percaya pada Tiger


"Ge, jangan gila, apa kau semudah itu untuk percaya padanya" ucap Adlan


"Tidak ada jalan keluar lagi untuk saat ini,, semuanya akan baik-baik saja" ucap Gea yang perlahan melepaskan genggaman tangan Adlan dari tangannya


Adlan juga merasa tidak mungkin bisa lolos dari situasi itu dengan mudah,, karena dia juga melihat puluhan senjat Api yang mengarah padanya, dan itu mustahil untuk di hindari di ruangan sesempurna itu,,


Jadi Adlan juga tidak bisa bertindak gegabah, jika salah bertindak sedikit saja, konsekuensinya mungkin dirinya dan Gea bisa mati konyol di tempat itu,


Adlan masih ingin menepati janji nya untuk menikahi Gea setelah semuanya itu selesai,, dan Adlan hanya bisa percaya pada Gea, dengan sangat terpaksa diapun harus membiarkan Gea untuk pergi dengan Tiger


Gea sedikit menoleh pada Adlan untuk memastikan dia aman,, lalu kembali menatap Tiger yang kini berhadapan dengannya


"Ya,, tentu saja, dia ada di dalam Puti sekarang, dan tanpa kekurangan suatu apapun, jadi, mari kita menemuinya" ucap Tiger langsung meraih bahu Gea untuk ikut pergi bersamanya


Gea juga tidak melawan dan mengikuti dorongan tangan Tiger untuk keluar dari ruangan itu melewati anak buah Tiger yang terus memperhatikan Adlan dan dirinya


Adlan hanya bisa pasrah melihat kepergian Gea itu, dia langsung menetapkan dirinya saat pintu tertutup, dia hanya bisa berharap kalau Gea bisa melarikan diri dari mereka


.


...


Gea dan Tiger segera melangkah untuk meninggalkan pintu ruangan tempat Adlan berada, tapi Tiger langsung memberi isyarat tangan pada James yang di belakangnya supaya dia membereskan Adlan


Jaguar yang mengerti tentu langsung mundur bersama beberapa anak buahnya untuk kembali ke ruangan dan menghabisi Adlan


Tentu Gea langsung menoleh karena perasaan nya tidak enak karena menyadari pergerakan jaguar

__ADS_1


"Tunggu, kalian mau apa??, bukan kah sudah kubilang jangan ganggu temanku" ucap Gea langsung mencoba beranjak untuk menghentikan jaguar dan rekanya yang sudah bersiap membuka pintu nya lagi


Tapi Tiger langsung mencengkeram kuat bahu Gea


"Aku tidak membutuhkan dia, jadi untuk apa ku biarkan hidup?" ucap Tiger


Gea yang merasa sudah di bodohi Tiger langsung berbalik da melayangkan sebuah pukulan keras ke arah wajah Tiger. "Keparat kau, harusnya aku tidak pernah mempercayai ucapan dqri mulut mu" ucap Gea dengan marah.


Namun pukulan Gea itu bisa dengan mudah di tahan oleh Tiger, dan Tiger langsung mengunci pergerakan tangan Gea dengan memelintirnya ke balik punggung Gea.


"Di darkland, orang yang sama sekali tidak berguna tidak pantas untuk hidup, itulah alasan ku melenyapkan ayahmu waktu itu, kau mengerti kan?" ucap Tiger


"Kau benar-benar keparat, lepasakan aku, aku tidak akan memberikan apapun yang kau inginkan, kalau kau berani melukai temanku" ucap Gea yang mencoba berontak dari sergapan Tiger.


"Hmm,, kau tidak akan bisa bernegosiasi dengan ku,,, singkirkan segera orang itu" ucap Tiger tidak mengindahkan ancaman dari Gea, karena dia merasa masih punya Anggelina yang masih bisa dia gunakan sebagai alat untuk mengancam Gea supaya dia mau memberikan sandi dan kunci yang dia mau.


"Baik tuan," ucap Jaguar, dia dan anak buahnya pun langsung membuka pintu kamar yang di tempati oleh Adlan, dan tanpa segan langsung memberendelkan tembakan pada Adlan yang masih termenung di sana


'Dreeeeedddd 'dreeeeedddd' dredddddd'


Adlan yang kaget langsung mencoba untuk menghindari peluru peluru yang tiba tiba menyerbu ke arahnya itu, namun sayangnya, hujanan peluru itu terus mengikuti ke arah manapun Adlan menghindar


Dan tidak bisa di hindari, puluhan butir peluru dari senjata Laras panjang musuh pun langsung mengenai hampir ke seluruh tubuh Adlan, dan


"Arghhhhh" Adlan yang melocat langsung terkapar lemas di lantai,, karena merasa tubuhnya sudah di terkena oleh butiran butiran peluru yang sangat panas, di sepersekian detik dia hanya menatapi pintu masuk, dan berharap di saat saat terakhir nya dia masih bisa melihat Gea


"Gea, maafkan aku, jika tidak bisa menepati janji" ucap Adlan yang merasa dirinya tidak mungkin bertahan setelah menerima banyak tembakan di tubuhnya


"Tidaaaaakkkkkk, Adlaaaaaan" triak Gea saat jaguar menghentikan tembakan dan mendengar suara lirih Adlan yang mengerang kesakitan di dalam kamar,,


Air mata Gea pun langsung berjatuhan tanpa dia pinta, saat membayangkan keadaan Adlan yang menyedihkan di dalam sana,


"Adlaaaaaaannn" triak gea yang berharap Adlan masih bisa menjawab panggilannya, dan datang kepadanya untuk mengatakan 'semuanya baik baik saja'


Tapi Gea sama sekali tidak mendengar apapun lagi sampai para penembak itu mengangguk pada Tiger untuk mengisyaratkan kalau target mereka sudah berhasil di lumpuhkan


Gea mencoba berontak lagi sekuat tenaganya, karena dia ingin melihat keadaan Adlan,, tapi apa daya, sekuat apapun Gea mencoba berontak, dia sama sekali tidak bisa lepas dari cengkraman tanganTiger, karena jelas, kekuatan Tiger memang bukan tandingan Gea

__ADS_1


'Buuuk' Tiger memukul tengkuk Gea yang terus berontak itu,


Dan Gea pun langsung mearasa pusing, hingga perlahan kehilangan kesadarannya, dengan deraian air mata yang terus berjatuhan dari pelupuk matanya


__ADS_2