
Adlan berlarian kesana kemari untuk menemukan jejak keberadaan Gea yang di bawa kabur oleh Zion tanpa sepengetahuannya, sayangnya Adlan masih tidak tau ke arah mana Gea di bawa pergi oleh nya, karena dia tidak mendapatkan jejaknya sama sekali
Dia benar-benar merasa khawatir kepada Gea sekarang,, mengingat di tempat laknat itu tidak ada manusia yang tidak punya pikiran busuk, Dia sangat takut kalau kejadian yang menimpa Gea di pelabuhan akan terulang lagi
"Ya Tuhan,, aku mohon, berikan aku petunjuk" ucap Adlan yang merasa tidak punya arah,
"Tuan, apa anda menemukan jejak nona Gea" tanya Yuna
"Entahlah, ada baiknya kalau kita berpencar untuk menemukannya, kalau ada yang menemukan nya, segera informasi kan ke tim, paham" ucap Adlan
"Siap, Mengerti tuan" ucap Serempak tim Redbear
"Baiklah, sekarang kita langsung berpencar, bumi kau bersama Yuna, Loki, kau dengan Snip" ucp Adlan
"Lalu anda akan mencari sendirian??" tanya Bumi
"Kau tidak perlu khawatir kan aku, cepat bergerak dan temukan Gea" ucap Adlan yang langsung mundur dan berlari lagi ke arah depan
Bumi dan yang lainya juga segera menyebar ke arah yang berbeda dengan Adlan, supaya pencarian mereka lebih efektif dan menyeluruh di area belakang Puri BlackPython itu
Sementara paman Beni yang baru saja sampai ke tempat sebelumnya Adlan bermbung, kembali memegangi lututnya karena merasa kecapean karena berlari "Hh, hh, kenapa aku terus di tinggal, aku mohon tunggu aku,, kenapa kalian harus terpisah ke beberapa arah?, aku harus ikut yang mana?,, hhhh,, aku capek sekali" ucap Paman Beni yang bingung dengan nafas yang ngos-ngosan, dan dia langsung menjatuhkan dirinya ke tanah
...°°°°...
Sementara di sisi lain, Zion membawa Gea ke salah satu paviliun yang masih berada di Area belakang kompleks Puri BlackPython, Di sana memang berdiri beberapa Paviliu yang di peruntukan untuk istirahat,,
Zion membopong Gea yang tidak sadarkan diri untuk masuk ke sebuah kamar di dalamnya
Zion langsung merebahkan Gea ke tempat tidur yang ada di sana, dia sejenak memperhatikan wajah Gea yang masih ping dan masih tertutupi oleh makeup tebal nya
__ADS_1
"Kamu memang pandai merubah penampilan mu Seperti bunglon, tapi seperti apapun kau mencoba menutupi wajahmu, aku pasti akan tetap mengenalimu Ge, matamu tidak akan bisa membohongi ku" ucap Zion seraya mengelus lembut pipi Gea
Zion tersenyum penuh Arti, seolah dia telah mendapatkan apa yang dia dambakan sejak lama,
Zion tidak menegur Gea saat pertemuannya di stand paman Beni bukan karena dia tidak mengenalinya, tapi karenadia tidak ingin anak buahnya tau kalau itu Gea, dia tidak mau kalau sampai salah satu dari mereka membcoorkan hal itu pada anak buah Tiger,
Karena Zion punya rencananya sendiri pada Gea yang sudah di tebaknya akan menyusup ke Puri itu, dan diam diam Zion memperhatikan dan mengikuti pergerakan Gea dan lainnya, hingga Zion mendapatkan kesempatan untuk memisahkan Gea dengan timnya
"Apa Kau tau?, aku sangat senang karena akhirnya bisa bertemu lagi dengan mu Ge,, kau wanita yang benar-benar ku dambakan sejak dulu, aku tidak bisa menemukan satu pun wanita sepertimu di Darkland ini,, aku tidak perduli kau sepupuku atau bukan, yang ku tau kau hanya akan jadi miliku Ge, hanya milikku,, kita berdua akan jadi penerus Tahta BlackPython selanjutnya, kau pasti setuju bukan?" tanya Zion pada Gea yang sama sekali tidak merespon nya
"Aku anggap diamu itu tanda kau setuju Ge" ucap Zion yang terus mengelus lembut pipi Gea
Zion memang sudah menyukai Gea sedari mereka kecil, karena mereka berdua tumbuh bersama di lingkungan yang sama, membuat Zion merasa nyaman dengan Gea, dan kenyamanan itu berubah menjadi rasa ingin memiliki Gea sepenuhnya,
Dan sulit nya untuk Zion bercinta dengan Gea, membuat Zion Sangat penasaran dan terobsesi pada Gea
Zion bahkan sempat mengungkapkan rasa sukanya itu pada Gea saat mereka remaja, tap Gea menganggap kalau perasaan Zion itu hanya gurauan saja oleh Gea, mengingat kalau mereka adalah kerabat dekat
Zion memang tidak bisa berbuat banyak untuk Gea saat kejadian itu terjadi, karena orang tuanya juga berpihak kepada Tiger, dan bekerja sama untuk merebut kekuasaan Leopard,
"Ge, Aku minta maaf jika sebelumnya aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan mu, tapi untuk kedepannya, aku pasti akan melakukan apapun untuk melindungi mu, percayalah" ucap Zion yang bagikan bicara dengan orang mati,
Bagaimana tidak,, Gea masih belum sadarkan diri dari pengaruh obat bius nya, dan Zion terus Bicara seolah Gea mendengarnya
Zion lalu beranjak dari hadapan Gea untuk mengambil sesuatu untuk membersihkan riasan yang di gunakan Gea, karena dia sangat ingin melihat wajah natural Gea saat dia menungganginya Nanti
Zion segera membersihkan Riasan Gea dengan penuh kelembutan, dan tersenyum puas di kala wajah asli Gea mulai nampak, "Ternyata kau sekarang lebih cantik dari pada sebelumnya Ge, aku benar-benar punya hasrat yang tidak biasa padamu Ge" ucap Zion, yang artinya dia sangat mencintai Gea,
Hanya saja kata Cinta di tanah gelap itu adalah hal yang tabu bagi orang-orang nya, karena di sana mereka bebas menyalurkan hasrat tanpa perlu ada perasaan suka atau pun Cinta, dan menganggap kata Cinta itu adalah kata yang paling konyol menurut mereka,
__ADS_1
Setelah melihat wajah Gea sudah bersih dari sisa riasannya, darah Zion semakin terasa ber gejolak, hasratnya pada Gea semakin memuncak, dia tidak bisa membendung nya lagi, dan sangat ingin memuaskan hasrat nya itu pada gadis imut di depannya itu,,
Apalagi saat melihat bibir ranum milik Gea, Zion Sangat tertarik untuk menikmati nya meski Gea mungkin tidak akan memberikan respon apapun padanya
Zion perlahan mendekati wajah Gea untuk mencium bibirnya yang sangat menggoda itu,
Namun saat Zion hendak mencium bibirnya, perlahan Gea mendapatkan kesadarannya kembali, dan langsung reflek menggerakkan kepalanya untuk menyundul kening Zion
'Duukk' "Aaaahhhh" Zion sangat kaget dan memegangi keningnya yang di beradu dengan kening Gea,
Gea langsung menggunakan Kakinya untuk menendang Zion yang duduk di sampingnya itu, dan 'Baaakkk' Guprak'
Zion langsung terjerembab ke lantai karena tendangan dari Gea
Sementara Gea langsung turun dari tempat tidur dan memasang kuda kuda sembari mengumpulkan sedikit demi sedikit kesadaran "Beraninya kau menyentuhku, aku pasti akan membunuhmu" ucap Gea yang belum sepenuhnya sadar kalau laki laki yang di lantai itu adalah Zion, atau kakak sepupunya
Gea langsung maju untuk menghajar pria yang sudah lancang ingin menciumnya itu
Tapi Zion langsung mencoba menghentikan pergerakan Gea itu
"Tunggu Ge, ini aku, aku Zion" ucap Zion sambil mengangkat tangannya ke arah Gea
Gea langsung berhenti sejenak karena ternyata penyamaran nya itu sudah di terbongkar oleh Zion "Kau,,, jadi kau sudah mengenaliku, kalau begitu kau memang harus ku lenyapkan" ucap Gea langsung maju dan menendangkan kakinya ke arah Zion yang masih terduduk di lantai
Tapi Zion bisa menghindari serangan Gea itu dengan memutar tubuhnya hingga di dapat dan langsung berdiri,
Gea juga langsung menendang lagi ke arahnya
Dan sayang Zion bisa menangkap kaki Gea dan menahanya
__ADS_1
"Hentikan Ge, dengarkan aku dulu, aku ada di pihak mu dari dulu,, kau pasti tau itu kan?, dan sampai sekarang pun tetap begitu,, apa kau tidak mempercayaiku sama sekali?," tanya Zion mencoba meyakinkan Gea supaya dia menetralkan kemarahanya