
Setelah pencarian yang cukup memalukan untuk Adlan, akhirnya dia membeli beberapa model bra yang di rekomendasi kan oleh sang pelayan, di antaranya bra kupu-kupu warna merah, hitam, dan pink, karena dia tidak tau warna kesukaan Gea itu apa, jadi dia membelinya beberapa yang menurutnya lucu
Setelah mendapatkan apa yang dia cari Adlan tentu saja segera bergegas kembali ke tempat Gea berada, yaitu toilet wanita yang berada di gedung kantor yang baru di resmikan,
Saat Adlan akan memasuki toilet wanita, dia malah berpapasan dengan wanita pengguna toilet lain yang baru keluar
"Oh, maaf, aku salah masuk toilet, Adlan pun pura pura belok ke toilet pria,
Setelah memastikan wanita itu pergi, barulah dia kembali ke toilet wanita dengan celingak-celinguk, takutnya masih ada pengguna yang lainnya
"Hallo, apa ada orang, aku mencari istriku" ucap Adlan cek sound
Setelah merasa tidak ada yang menyahut nya diapun masuk dengan mengendap-endap, dan langsung mengetuk pintu toilet yang di pakai Gea sebelumnya
"Ketua Ge, aku sudah dapat yang kau mau" ucap Adlan
Gea pun langsung membuka pintunya dan hanya mengeluarkan tangannya "Cepat berikan, lama sekali beli begituan saja juga" ucap Gea dengan nada kesal
Adlan pun langsung menghela nafasnya "Ini aku dapatkan dengan penuh perjuangan, kamu tidak tau aku malu setengah mati saat membeli barang ini, setidaknya ucapkan terimakasih padaku" ucap Adlan mengeluh
Gea pun menampakkan wajahnya karena Adlan belum memberikan apa yang dia mau "Cepat berikan" ucap Gea dengan nada sedikit tinggi
"Baiklah, kalau ukurannya tidak pas aku minta maaf, soalnya aku lupa lagi" ucap Adlan sambil menyerahkan paper bag kecil di tangannya
"Begitu saja lupa, dasar" ucap Gea ketus, dia pun langsung menutup pintunya lagi setelah mendapatkan barang nya
"Sudah kubilang kan, aku tidak tau apa apa soal pakaian wanita" ucap Adlan baper, tapi dia berpikir Gea bersikap seperti itu karena penampilan nya sekarang tidak seperti Adlan, Jika Gea tau itu dirinya, mungkin dia akan sedikit lembut
.
Beberapa saat kemudian, Gea segera keluar dari dalam toilet dengan sudah merapikan penampilan nya lagi, dia langsung menghampiri Adlan yang menunggunya di luar toilet wanita
"Kau salah pilih ukuran, jadi ini sedikit sesak, kekecilan" ucap Gea
"Iya maaf, aku benar-benar lupa" ucap Adlan sambil menggaruk tengkuknya
"Tapi masih lumayan, daripada tidak sama sekali, jadi terima kasih" ucap Gea
"Iya, sama sama, o yah apa ketua suka model yang ku pilih?" tanya Adlan penasaran
"Sudahlah, jangan di bahas, seleramu sangat jelek" ucap Gea
"Menurutku itu lucu" ucap Adlan
"Jangan bicara lagi, juga jangan bicara pada siapapun soal ini,,,paham??" ucap Gea
"Iya, Tentu saja," ucap Adlan
"O yah, siapa namamu?, aku masih belum tau" tanya Gea yang memang belum sempat menanyakan nama Adlan
"Panggil saja aku Kitting" ucap Adlan Asal
__ADS_1
"Hhh,, Jelek sekali panggilan mu, tapi cocok seperti orang nya" ucap Gea asal
"Ketua blak-blakan sekali" ucap Adlan seolah terintimidasi
"Ya Sudah Kitting, kita kembali keluar, aku ingin meminta pertanggung jawaban dari pria itu, aku tidak rela baju kebanggaan ku ternodai oleh nya" ucap Gea
"Sayang sekali, orang nya sudah di bawa ke kantor polisi" ucap Adlan
"Benarkah?, Sial, aku masih ingin memukulinya" ucap Gea
"Ketua kenapa galak sekali jadi wanita?, perilaku Anda tidak mencerminkan penampilan Anda yang imut" ucap Adlan
"Apa peduli mu?, jangan banyak mengomentari kepribadianku, komentari saja dirimu sendiri" ucap Gea ketus
"Iya siap,,, o yah ketua G, apa aku boleh memanggil mu nona FOX,, kurasa kau sangat cocok dengan julukan itu, imut tapi liar" ucap Adlan
"Panggilanmu sangat jelek, aku tidak suka, jadi lupakan saja" ucap Gea sambil berlalu pergi dari hadapan Adlan
"Itu sangat cocok untuk Anda" ucap Adlan juga langsung beranjak mengikuti Gea,
Adlan membuat panggilan itu karena kelompok mafia di tempat asal Gea selalu punya nama julukan wild animals, jadi menurut Adlan Gea juga harusnya punya panggilan seperti itu, dan FOX sangat cocok untuk kepribadian Gea,
Mereka kembali menghampiri klien mereka yang masih berada di luar gedung
"Nyonya, apa anda tidak papa?" tanya Gea basa basi, karena merasa sedikit malu tidak tampil cukup lama, itu karena dia hampir satu jam mengurung dirinya di kamar mandi
"Ah, ketua Ge, saya baik, tidak ada masalah, saya dengar Anda terkena lemparan telur juga?" tanya Sang klien
"Tidak papa, anak buahmu sudah menjagaku dengan baik" ucap sang klien
"Syukurlah kalau begitu" ucap Gea
Mereka pun dengan tenang melanjutkan Acara nya kembali, karena pengganggu sudah di amankan pihak berwenang
.
Setelah peresmian itu berakhir, Gea dan yang lainya menginap di hotel yang sama dengan sang klien, dan terbebas dari tugas mereka
Gea langsung menjatuhkan dirinya ke tempat tidur karena merasa harinya cukup melelahkan, dia langsung saja tertidur pulas di kamar hotel
ā¦
Sementara Adlan dan yang lainnya menempati satu kamar yang sama, Adlan tentunya tidak bisa beristirahat dengan tenang karena ada orang lain di kamar nya, dan dia sedikit tidak terbiasa dengan itu
'Yang benar saja, masa iya klien itu hanya membuka satu kamar untuk tiga orang, benar-benar perhitungan sekali' batin Adlan
Karena merasa tidak nyaman, Adlan lalu keluar untuk membuka kamar hotel nya sendiri, dan barulah dia merasa nyaman dan beristirahat sendirian
.
.
__ADS_1
Setelah hari menjelang malam, Adlan berinisiatif untuk mengajak Gea makan malam bersama, jadi dia menghampiri pintu kamar hotel Gea dan langsung mengetuk nya
"Nona FOX," 'tok'tok'tok Adlan mengetuk pintunya
Tidak lama Gea pun membukanya dengan malas, dengan rambut masih terlihat acak-acakan karena baru bangun tidur, "Ada apa?" tanya Gea
"Anda baru bangun tidur kah?" tanya Adlan
"Memangnya kenapa?, katakan urusan mu dan pergi" ucap Gea
"Tidak, aku hanya ingin mengajak mu untuk makan malam bersama, apa kau berminat?" tanya Adlan
"Aku malas keluar, aku akan pesan makan di sini saja" ucap Gea dengan malas
"Nona FOX, kita hanya satu malam di sini kan, apa kau tidak ingin jalan jalan dulu di kota ini?" tanya Adlan mencoba membujuk
"Hentikan panggilan konyolmu itu, aku tidak suka" ucap Gea langsung menutup pintunya
Ketika pintu nyaris tertutup, Adlan sengaja mengganjal kan sepatu nya ke selah pintu "Kau ini, benar benar tidak peka" ucap Adlan
Sementara itu Gea langsung kembali ke tempat tidurnya dan mengambil ponsel yang tergeletak di kasur,
Dia langsung melihat ponselnya dan sedikit terkejut saat mendapati notifikasi ada uang yang masuk ke rekening nya, dan keterangan lain dari pihak Redbear,, itu adalah gaji pertamanya yang di dapat Gea di Redbear,
Gea pun langsung melihat saldo rekening di ponselnya
"Haahh, ini gaji pertama ku?, sebesar ini kah?" wajah Gea langsung terlihat berseri
Gea pun langsung selebrasi dan naik ke atas tempat tidur dan melompat lompat di sana
"Yeeeyy, ini benar-benar hari yang membahagiakan" ucap Gea
Sementara di sudut lain kamar seorang pria terus memperhatikan gelagat Gea yang kegirangan itu,
Dan Gea pun langsung sadar kalau ada orang lain yang masuk ke kamarnya, dan tentu saja dia langsung menghentikan selebrasi nya
"Anda kenapa?" tanya Adlan bingung dengan tingkah Gea
"Kitting?????,,,,,, kenapa kau bisa masuk ke kamar ku?" tanya Gea heran sekaligus tengsin
"Nona FOX tadu tidak menututup rapat pintunya, aku hanya ingin memastikan Anda baik baik saja" ucap Adlan beralasan, karena dia rasaGea tidak sadar
Gea langsung turun dari tempat tidur nya, karena merasa malu selebrasi nya di pergoki orang "Keluar dari kamar ku!!, kau benar-benar tidak punya sopan santun" ucap Gea
"Baiklah kalau Anda memang tidak papa" ucap Adlan
Adlan berbalik untuk pergi, karena dia merasa tidak akan bisa membujuk Gea dengan penampilan nya sekarang,
Namun baru saja dia akan membuka pintu keluar, tiba tiba dering ponselnya berbunyi, Adlan terhenti langsung melihat siapa yang memanggilnya itu
Adlan sedikit kaget saat melihat sang pemanggil itu adalah Gea yang di belakangnya, sontak Adlan langsung menoleh kembali ke arah Gea
__ADS_1