
(Part dewasa🙏)
"Hentikan Ge, dengarkan aku dulu, aku ada di pihak mu,, kau pasti tau itu kan?, dan sampai sekarang pun aku masih tetap Zion yang dulu,, apa kau tidak mempercayaiku sama sekali?," tanya Zion mencoba meyakinkan Gea supaya dia menetralkan amarahanya,
Gea memutar mata malas Saat mendengar perkataan dari Zion, dia langsung menarik kakinya yang di tahan oleh Zion "Omong kosong, kalau memang kau berpihak padaku, kau tentu tidak akan diam saja saat Tiger menghancurkan keluarga ku, kau sama saja dengan ayahmu" ucap Gea yang langsung menyerang ke arah Zion lagi dengan pukulan
Namun kali ini Zion tidak menghindari pukulan dari Gea, dan membiarkan pukulan Gea itu mendarat di Wajah nya 'Bukk ,buk' Zion sama sekali tidak bergeming ataupun melawan
Tentu Gea merasa leluasa untuk memukulinya hingga Zion akhirnya ambruk ke lantai karena serangan bertubi tubi dari Gea
Zion lalu terduduk di lantai d engan menundukan pandanganya "Aku tau aku salah Ge, aku seharusnya bisa berbuat sesuatu untuk mu dulu, aku memang pengecut,, jadi pukulah aku sepuas hatimu, asalakan kau mau memaafkan kesalahanku yang lalu itu Ge," ucap Zion drama dengan harapan bisa meluluhkan hati Gea
"Tentu saja, Aku akan memaafkan mu, tapi setelah kau mati" ucap Gea yang sama sekali tidak merasa terpengaruh oleh pengakuan Zion
Zion tidak menyangka karena bualanya sama sekali tidak mempengaruhi Gea sedikit pun, jadi dia langsung mengangkat tanganya lagi pada Gea
"Ge, Ge tunggu dulu,, aku mohon tahan emosimu,, kau kesini untuk Bibi kan?, aku bisa membantumu melepaskan bibi, aku tau di mana bibi sekarang, jadi kalau kau membunuhku, kau pasti akan menyesal, kau tidak akan menemukan bibi" ucap Zion mencoba mengubah siasatnya
Mendengar itu Gea sedikit terpengaruh, dan tidak jadi melakukan serangan pada Zion,, "Kalau begitu katakan, di mana ibuku sekarang?" tanya Gea
"Dia ada di tempat yang aman, kau tidak perlu khawatir, aku memperlakukan bibi dengan sangat baik di sini" ucap Zion membual
"Sungguh??, kalau begitu cepat antarkan aku pada ibuku" ucap Gea
"Baiklah, tapi sekarang kau pasti cape Kan?, sebaiknya kau istirahat dulu sejenak di sini, nanti akan ku antar kau untuk menemui bibi,, aku, aku akan ambilkan minum dulu untuk mu, kau pastinya juga haus" ucap Zion
TapiGea tidak berniat menjawabnya meskipun di memang merasa sedikit haus
__ADS_1
"Oke, sebentar, aku akan ambilkan minum untuk mu, tunggu di sini" ucap Zion yang langsung beranjak dari lantai menuju ke area dapur
Sementara Gea masih terdiam dan merasa bimbang antara harus percaya pada Zion atau tidak, di sisi lain dia memamg merasa rindu pada kakak sepupu sekaligus teman masa kecilnya itu, tapi di sisi lain, Gea sulit untuk bisa mempercayai Zion karena dia penduduk darkland
Tapi untuk sementara Gea memilih percaya saja pada Zion yang tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia akan menyerahkan nya pada Tiger,
Gea mundur kebelakang dan terduduk di sudut tempat tidur, sekilas dia melirik dirinya di pantulan cermin diding, dan menyadari kalau make up yang sebelumnya dia pakai kini sudah tidak ada lagi di wajahnya
"Sial, kenapa riasanku bisa menghilang?, ini pasti Zion yang melakukan nya, kurang ajar dia, apa saja yang sudah dia lakukan padaku saat aku tidak ingat?, awas saja, akan kubuat perhitungan denganmu nanti" gerutu Gea kesal,
Gea Kemudian langsung mencari dompet kecil tempat dia menyimpan alat makeup nya,, dan berniat untuk kembali merias wajahnya supaya tidak mudah di kenali, tapi sayangnya dia tidak menemukan dompet yang dia maksud di kamar itu
"Astaga, dompet rias ku di mana lagi?, apa aku menjatuhkan nya saat Zion membawaku?, dia benar-benar menyebalkan,, rrgghh" Gea mengerang kesal, dan ingin sekali melampiaskan kekesalannya itu dengan menghajar Zion hingga dia puas, tapi Gea berpikir kalau Zion bisa membawanya pada ibunya, tentu Gea merasa masih membutuhkan nya, dan mengesampingkan perhitungan dengan Zion
...
"Ge, kau harus jadi miliku mulai malam ini juga, aku tidak bisa menunggumu lagi, sudah terlalu lama aku menantikanmu Ge" Gumam Zion pada dirinya sendiri
Setelah Zion siap Dengan minuman nya, dia segera kembali ke pada Gea dan menyerahkan salah satu gelas minuman di tangannya "Ini,,,, untuk mu, minumlah,, kau pasti merindukan wine buatan ku kan?" tanya Zion
Gea sejenak menatap gelas yang berisi wine dingin racikan Zion, dia pun segera mengambilnya, "Tidak terlalu" ucap Gea datar
"Oh, kalau begitu maaf, aku tidak bertanya dulu, ya anggap saja kau bernostalgia ke masa lalu, minumlah" ucap Zion
Gea sedikit ragu ragu untuk meminumnya, karena dia tidak mempercayai Zion yang sekarang, karena dia yakin Zion sekarang bukan Zion yang dulu sangat dia percaya
Gea pun meminumnya sedikit untuk memastikan kalau itu hanya minuman biasa, dan menang tidak ada rasa yang aneh saat win itu sampai di lidahnya
__ADS_1
"Sudahlah, sekarang kita langsung pergi saja untuk menemui ibuku" ucap Gea
"Habiskan dulu minuman mu, baru kita pergi" ucap Zion yang juga meneguk minumannya
Gea merasa sedikit penasaran ingin mengetes Zion bisa di percaya atau tidak,, jadi dia berpura-pura meminum wine rose nya lagi, padahal tidak,, dan setelah nya gea langsung memegang dahinya
"A aw,, kenapa aku merasa pusing sekali,, apa kau menaruh obat diminum Anju,,, Sssh aw" Gea segera meletakan minumannya di meja, dan setelah itu dia langsung berpura-pura pingsan dan menjatuhkan dirinya ke atas kasur
"Ge, Gea kau Kenapa??" tanya Zion langsung menghampiri Gea dengan sedikit kebingungan
"Sial, apa Jhon memberikanku obat yang salah?, bukan efek seperti ini yang ku inginkan" ucap Zion menyalahkan temanya yang memberikan obat itu, karena efek yang di inginkan Zion adalah Gea memohon mohon padanya untuk dia gagahi, bukannya malah tidak sadar kan diri,, karena menurutnya bergaul dengan orang pingsan itu tidak menyenangkan
Dan Gea akhirnya tau, kalau Zion memang memasukan sesuatu pada minuman nya seperti yang dia duga, jadi dia membuat kesimpulan kalau Zion memang tidak bisa di percaya dan hanya ingin bermain-main saja dengannya
Gea membuka matanya dan langsung menggunakan sikutnya untuk menghantam keras wajah Zion yang duduk di sampingnya itu, 'Bukk'
"Awww" ucap Zion langsung turun dari tempat tidur karena kaget, dia langsung memegangi matanya yang sakit akibat terkena sikutan Gea
"Aku tidak sebodoh itu untuk bisa masuk ke dalam permainanmu Zion" ucap Gea mencoba bangkit dari tidurnya dan berniat kembali memberi Zion pelajaran lagi
Namun sebelum Gea bisa berdiri, Zion dengan cepat mendorong tubuh Gea kembali lagi ke tempat tidurnya, dan langsung mengungkung Gea di bawahnya
Gea mencoba berontak dan mencoba memukul Zion, namun tangan Gea bisa di tangkap Zion dan kemudian mengunci kedua tangan Gea ke atas kepalanya
"Ge, tenanglah, aku hanya ingin bersenang-senang saja dengan mu,, aku tidak ada maksud lain lagi,, apa sulit bagimu untuk mengabulkan keinginan ku?" tanya Zion
"Kau gila Zion, aku ini sepupumu,, lepaskan aku" ucap Gea benar-benar tidak menyangka kalau itulah yang di inginkan Zion
__ADS_1
"Apa salahnya jika kau sepupuku, tidak akan ada yang melarang kita untuk bersenang-senang kan, jadi tolong diamlah, dan nikmati saja, Oke?" ucap Zion mencoba merayu Gea