
Adlan langsung ikut mengintai Beberapa orang yang berjaga di dekat dermaga, Adlan juga melihat ada banyak kamera pengintai yang terpasang di beberapa sudut di sana, jadi dia tidak mungkin bisa bergerak sembarangan, atau kedatangan mereka akan langsung di sadari oleh Tiger, yang tentu itu akan menyulitkan pasukan Redbear untuk berlabuhdi sana
Setelah itu Adlan dan yang Lainnya segera membuka peralatan selam mereka terlebih dulu, dan mempersiapkan peralatan senjata dan rompi anti peluru dari ransel yang di bawa oleh masing-masing orang di tim Adlan
"Ada banyak kamera pengintai di sini, jadi kita harus bergerak saat situasi benar-benar aman,, Aku akan minta paman 'S' untuk menetralisir kendala yang ada terlebih dulu" ucap Adlan langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Sandri atau S Hackers yang di miliki oleh perusahaan besar sang ayah
"Paman, apa kau bisa mematikan kamera pengintai dan memutus komunikasi di area Dermaga pada Tiger?" ucap Adlan
š²"Tentu saja tuan, Saya sudah menyusup ke sistem jaringan internal mereka, saya tinggal mematikan koneksi kamera dan memutus sambungan komunikasi mereka Sementara, tapi mungkin Anda harus bertindak cepat sebelum mereka sadar ada yang menyusup ke sistem komputer mereka" ucap S Hackers, pria paruh baya berkacamata bulat yang berperan sebagai hacker kawakan yang di miliki oleh perusahaan KARTINcorp
"Itu bisa ku urus di sini, yang penting sekarang matikan semua penghambatnya" ucap Adlan
š²"Baik tuan, kamera dan sambungan komunikasi mereka akan mati dalam hitungan mundurku, 3, 2, 1, selesai" ucap Sandri sambil menekan tombol di keyboard nya
"Bagus,, kita bergerak sekarang" ucap Adaln langsung mengamankan ponselnya dan kemudian maju lebih dulu untuk melabrak beberapa penjaga yang sedang fokus mengobrol dengan rekan rekannya di sana,
Tiga Penjaga bersenjata Laras panjang itu pun cukup kaget dengan kedatangan Adlan dan yang lainnya yang begitu tiba-tiba itu, hingga mereka tidak sempat untuk menembakan senjata yang di pegang mereka
Dan Adlan langsung bisa dilumpuhkan mereka hanya dengan beberapa gerakan serangan fisik saja 'buk'buk buk Guprak' "Arghhhhh" lirih kesakitan para penjaga itu
Sementara yang lainya langsung menembaki musuh yang berada agak jauh dari sana 'duar' duar, duar', suara tembakan mulai terdengar bisiang di suasana pelabuhan yang sepi itu,, musuh yang tidak begitu siap dengan serangan itu pun dengan mudah di lumpuhkan oleh Gea dan kelima rekannya
Sontak rekan rekan dari pihak musuh yang tadinya tak terlihat pun mulai menyadari ada yang tidak beres dengan rekan mereka, dan segera muncul untuk melihat situasi
"Ada penyusup, cepat laporkan pada ketua jaguar" triak salah satu musuh yang berada di menara pengawas pada rekan yang berada di dalampos penjagaan yang tidak jauh di bawahnya
"Baik" ucap Seseorang dari pihak musuh yang langsung kedalam pos keamanan dan mencoba menekan tanda darurat dan menghubungi ketua mereka yang berada di pusat kota mereka
Tapi usaha mereka tentunya nihil Karena S Hackers sudah memblokade jalur komunikasi mereka lebih dulu
__ADS_1
"Sial, kenapa tidak bisa tersambung" ucap dan musuh kesal
Mereka pun segera angkat senjata dan mencoba menghalau kedatangan Adlan dan Rekanya itu
Sontak Suara berendelan tembakan langsung terdengar dari beberapa arah yang menyasar ke tim Adlan, dan membuat rombongan Adlan terpecah untuk mencari perlindungan untuk mereka sendiri sendiri
Adlan Dan Gea juga harus terpisah karena Gea memilih mundur dengan dua rekannya, sementara Adlan maju kedepan dengan tiga lainnya
"Sepertinya penjagaan di sini lumayan juga, Alihkan perhatian mereka dan aku akan menembaknya" ucap Adlan pada rekan di belakangnya
"Baik tuan, aku mengerti" ucap Rekan Adlan ,
Dan saat ada waktu yang tepat , Adlan langsung memberi komando nya "Sekarang" ucap Adlan,,
Satu rekannya itu pun langsung berlari melintasi area terbuka menuju ke arah persembunyian lain di sebrang nya, untuk mengalihkan perhatian musuh padanya
Dan tentu saja dia benar-benar jadi objek bidikan para penembak musuh yang ada di menara pengintai dan pos di bawahnya
Dan 'duar 'duar' duar'', tembakan dari Adlan itu pun selalu tepat mengenai sasaran, dan beberapa musuh langsung terjun bebas ke bawah menara, dan ada juga yang ambruk di tempat karena tertembak oleh peluru Adlan
"Bagus," ucap Adlan,
Setelah musuh di menara di bereskan, Adlan sedikit leluasa untuk bergerak mendekat ke arah pos keamanan, jadi dia langsung berlari mendekati pos untuk mengincar beberapa musuh yang bersembunyi di balik pos keamanan itu, dengan sesekali Adlan juga berlindung dari tembakan mereka
Adu tembakan pun tidak terelakkan lagi, dan musuh yang tadinya bersembunyi di seluruh area Pelabuhan itu juga terus berdatangan satu persatu,
Tapi tim adlan dan Gea bisa menangani semua musuh itu dengan mudah, hingga akhirnya semua musuh pun bisa di lumpuhkan Adlan, dan kini mereka sudah berhasil menduduki semua Area pelabuhan itu
"Jendri, segera Hubungi pihak kapal, kalau mereka sudah bisa berlabuh sekarang" ucap Adlan
__ADS_1
"Baik tuan" ucap rekan Adlan yang di panggil Jendri , dan diapun segera memberikan kabar kepada pihak kapal dengan HT miliknya "Kapten kapal KARTIN, Situasi dermaga sudah aman, segera lanjutkan perjalanan" ucap Sang rekan mengintruksikan
š"Di mengerti, kapal akan segera berlabuh kesana, ganti"
"Baik, lakukan dengan cepat" ucap Jendry
Dengan segera captain kapal pun memerintahkan ABK nya untuk menarik jangkar dan segera melanjutkan perjalanan untuk segera berlabuh di daratan Darkland
.
Kapal pesiar yang membawa ratusan Anggota Redbear pun akhirnya bisa berlabuh dengan aman di dermaga darkland, dan penumpang nya pun mulai turun satu persatu dari atas Kapal,
Termasuk Tiara dan Shelin "Bagus, kalian memang bisa di andalkan, sekarang kita bisa langsung memulai rencana kedua, untuk menduduki markas kecil mereka di pos penjagaan kedua" ucap Tiara di hadapan Adlan dan yang Lainnya yang sudah bebaris menunggu perintah
""Baik, di mengerti Nyonya"" ucap serempak semua anggota
"Bagus, sekarang kalian langsung lakukan persiapan, komandan, kau pilih beberapa orang anggotamu untuk berjaga di kapal ini,, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan" ucap Tiara pada salah satu komandan peleton Redbear
"Baik nyonya, di mengerti" ucap Sang komandan
"Dan untuk kau Yuda, kau pimpin pasukan untuk maju lebih dulu" ucap Tiara pada Yuda yang juga sebagai panglima tempur Redbear
"Baik nyonya, itu sudah jadi tugasku" ucap Yuda mantan ajudan Ibu Adlan, sekaligus salah seorang yang paling di percaya Arman di Redbear
Diapun segera beranjak untuk memimpin pasukannya
"Aku juga akan ikut bergabung dengan paman Yuda" ucap Adlan mengajukan diri
"Kau, ini, kenapa tidak bisa menunggu situasi yang genting saja, kau sudah ikut di rencana awal,, Apa tidak sebaiknya kau beristirahat dulu untuk memulihkan tenaga mu?" ucap Tiara
__ADS_1
Adlan sejenak berpikir, kalau dia ikut, Gea juga pasti akan ikut juga, sementara Adlan tau kalau stamina Gea sudah sedikit terkuras
"Baiklah, kurasa saranmu kali ini memang benar" ucap Adlan yang berniat mengajak Gea beristirahat dan mengisi kembali tenagnya di kapal, selagi menunggu Yuda menjalankan tugas nya untuk menduduki pusat distrik di wilayah itu