
"Canine Teeth, Sang Patriak Muda Klan Penyihir Emas.." kata Sima Yong sambil memutar badannya. Dia menatap dalam-dalam Patriak muda Klan Penyihir Emas itu sambil memasang senyum misterius. Penampilannya dalam balutan baju biru gelap makin menambah kesan mistis, membuat Ceanine mengerutkan kening.
Sementara itu, anak muda bernama Canine Teeth ini terlihat sedikit mirip dengan Flying Claw sang ayah. Dengan perawakan tinggi besar, raut yang menawan, sesungguh nya Canine terlihat tampan meski bentuk badan terlalu tinggi untuk rata-rata orang. Mungkin karena mereka adalah keturunan naga Yelbeghe, selain perawakan tinggi besar, pembawaan Canine menimbulkan perasaan mengintimidasi dengan aura sihir yang tersamar.
Canine berkata sekali lagi,
"Setelah aku mengingat dan memperhatikan baik-baik, .. aku menjadi teringat siapa anda.
Anda adalah orang yang aku lihat di malam pertunjukan senin di Pavilliun Keindahan Cahaya Malam, yang hadier bersama Kelompok Seni Kembara Dunia?" tanya Canine menyelidiki. Sementara Sima Yong masih tetap dengan senyum misterius nya.
"Untuk seorang praktisi peringkat biasa-biasa saja, anda terbilang sangat cepat untuk mencapai tempat ini. Aku sendiri sebagai praktisi SAGE berpikir kalau anda setidaknya seorang praktisi di tanah SAGE.
Aku menduga kalau anda memiliki rahasia yang tersembunyi dan bukan sekedar anggota kelompok seni itu!"
Mata Canine Teeth seketika terlihat mencorong seperti mata naga muda yang menindas. Sorot itu begitu dalam dan mencoba menembus masuk ke pikiran Sima Yong. Canine telah menggunakan teknik menembus benak, suatu teknik umum didalam pertempuran menggunakan kekuatan jiwa.
Canine berniat membuka benak Sima Yong dan mencari informasi di dalamnya. Teknik ini amatlah berbahaya. Jika salah-salah dan tidak ahli dalam melakukan teknik ini, korban bisa-bisa menjadi rusak ingatan nya selepas teknik membuka benak di terapkan. Dalam hal ini Canine terlalu gegabah..
"Scry " bisik Sima Yong pelan.
Scry ini adalah teknik pertahanan untuk benak yang secara automatis terbentuk dan di kuasai Sima Yong dengan ajaran dari Baron Wei, seorang Elf di Domain Fairy Cliff. Tujuan teknik SCRY adalah guna memblokir serangan jiwa dari luar atau menghalangi serangan energi jiwa seperti yang dilakukan Canine - yang mencoba menerobos kedalam benak Sima Yong.
Blam !
Canine amatlah terkejut. Serangan jiwanya terasa seperti berbenturan dengan satu tembok tebal, yang sangat sulit untuk di tembus. Ketika gagal dengan serangan pertamanya, Canine mengulangi sampai tiga kali serangan jiwa itu.
Canine amat percaya diri dengan peringkat kekuatan jiwanya di ranah Kuasi Dao. Namun semua serangannya kembali gagal. Canine pelan-pelan mulai marah..
Canine tak menduga kalau pria berbaju biru dihadapannya ini ternyata memiliki kekuatan jiwa yang sangat kuat, jauh lebih tinggi diatas kekuatan nya. Hal itu nyata ketika Teknik menerobos kedalam benak yang selalu tak pernah gagal, kali ini sebanyak tiga kali percobaan, namun semua nya gagal.
"Pertahanan jiwa si baju biru ini amatlah kuat. Jarang sekali dimiliki ahli-ahli sihir di Kota Perdamaian.
Aku menduga pria ini bahkan memiliki kekuatan jiwa diatas kemampuan ku" Canine mulai ragu-ragu menghadapi baju biru ini.
"Anda memiliki kemampuan pertahanan jiwa yang kuat bukan?" kata Canine semakin penasaran. Sikapnya menjadi semakin waspada.
__ADS_1
"Aku tak menyangka.. di dalam kelompok seni seperti itu, ada seorang ahli yang memiliki kekuatan jiwa demikian kuat ! Anda pintar sekali dalam penyamaran" senyum jahat seketika melekat di bibir Canine.
"Namun anda telah salah bertemu denganku, Canine Teeth dari Klan Penyihir Emas kami.
Anda belum tahu siapa Altan sang Penyihir bukan?" suara Canine berubah menjadi bergema, terdengar sangat kuno dan mirip dengan suara bergema yang di kirim dari tempat yang sangat jauh.
Wush !
Bersamaan dengan berubahnya suara patriak muda itu, sosok Canine berubah menjadi naga besar, teramat besar dan berkepala dua. Naga kepala dua itu lantas membuka mulutnya, dan api menyala-nyala terbentuk, melahap Sima Yong sehingga sosoknya lenyap di dalam formasi api.
Canine tidak lantas menghentikan serangan api nya, walaupun waktu telah berlalu lebih dari sepuluh tarikan nafas.
"Aku tidak ingin mengambil resiko, dengan membiarkan orang ini hidup. Keberadaannya dengan kekuatan sihir yang kuat, amat mengancam Klan Penyihir Emas kami, untuk memperoleh hadiah tertinggi 'Pengetahuan Siklus Abadi dan Kebenaran" batik Canine.
Sepebakaran hio, atau setara dengan lima belas menit berlalu, Canine menghentikan sihir api yang di muntahkan dari dua kepala naga.. (Naga Yelbeghen disini adalah naga berbentuk seperti nagai yang umum dari dunia barat).
"Semua yang menghalangiku untuk meraih hadiah utama teknik pengolah jiwa immortal itu, harus mati !
Penyihir Emas Altan tidak akan senang, ketika kami gagal dalam Perburuan Malam ini" suara Canine terdengar seram, ketika dia menghentikan siraman api dari mulut naga.
Asap putih mengepul setelah Canine menghentikan serangan api. Dia berharap akan melihat tumpukan debu, sebagai ganti sosok pria berbaju biru tadi.
"S-siapa kamu?" tanya Canine terkejut.
Dingin terdengar suara prai bebaju biru itu..
"Kamu kaget bukan?
Well aku tak menyangka sama sekali. Seorang Patriak muda dari salah satu Klan terhebat di Kota Perdamaian, betul-betul kejam..
Kita bahkan tidak saling kenal dan tidak memiliki rindu dendam. Namun kamu begitu jahat ingin membunuhku dalam perjumpaan pertama ini" kat Sima Yong dingin.
"Sebenarnya kau memiliki sedikit rasa iba dan tidak berniat menyerangmu. Namun kini semua itu aku tarik...
Kamu kejam dan pantas untuk mati" kata Sima Yong.
__ADS_1
"Api melawan api.. mungkin Api Surgawi ini sedikit memberimu pelajaran, diatas langit masih ada langit yang lain!"
Tangan Sima Yong melambai. Satu percikan api melesat kearah Canine Teeth, itulah Api Hitam Pembakar Jiwa. Di lain pihak Canine menjadi sangat terkejut. Sebagai seorang ahli yang berlatih dalam bidang sihir dan kekuatan jiwa, Canine tahu apa itu Lima Api Surgawi yang melegenda itu. Api hitam ini adalah peringkat dua di dalam lima api legenda.
Canine mengibaskan sayap naganya, mencoba menghalau api kecil yang di lemparkan orang berbaju biru itu. Namun Canine hanya bertambah terkejut ketika bukannya padam, yang adalah malahan percikan api hitam itu melalap sayap lebarnya, yang masih dalam wujud naga.
Canine memaksa diri untuk terbang menjauh dari ruangan itu,melewati pintu aula yang terbuka lebar-lebar. Canine berpikir kalau-kalau di luar sana akan ada semacam danau yang dapat membantunya memadamkan api surgawi yang membakar seperempat sayap lebarnya.
Canine melirik ngeri melihat setengah sayap kirinya telah menjadi debu, dan dia makin mempercepat penerbangannya menghindari pria berbaju biru itu.
Ketika Canine dalam keadaan bingung mencari sumber air atau semacamnya guna memadamkan Api Hitam yang menjalar dan kini tekah menghabisi setengah sayap naga.
Saat itu suara ejeken terdengar dari belakangnya, dimana pria berbaju biru itu berdiri..
"Anda sungguh naif Canine Teeth. Bukankah anda mencari air atau sumber air guna memadamkan api itu bukan?" suara itu kini mencibir.
"Beruntung untuk kamu, aku akan memberikan air dan membantu mu"
Canine tidak sempat melihat kebelakang setelahnya. Yang pasti Patriak muda itu merasakan suara aura yang dingin, di sertai suara gemuruh seperti suara air bah yang meluap dari bendungan jebol.
Canine melolong dalam kepedihan, ketika dia merasakan hawa dingin seperti air, menusuk dan menyobek punggungnya.
Bedebum !
Canine terjatuh kasar ke tanah meninggalkan debu beterbangan. Patriak muda Klan Penyihir Emas itu menatap dadanya, yang sobek di tembusi pedang kristal, yang kini berubah menjadi air biasa..
"C-cakra a-air" kata-kata itu adalah pesan terakhir yang di keluarkan mulut Canine, sebelum dia pada akhirnya memejamkan mata dan tidak pernah bangun selamanya.
Suasana di aula itu berubah menjadi sepi. Sima Yong menatap kosng ke jasad Canine yang kini kembali berubah wujud menjadi sosok manusia.
Dia lalu menebar semacam racun penghancur yang mengandung asam tinggi, guna menghapus jejak kematian Canine. Biar bagaimanapun, Sima Yong tidak ingin membuat Kelompok Seni Kembara Dunia dalam kesulitan, apabila di kemudian hari orang dapat mengetahui kalau dia yang membunuh Canine Teeth.
"Itu adalah Chakra air bukan?" satu suara terdengar memecah sunyi.
Sima YOng menjadi sangat terkejut. Dia berbalik bada, dan melihat, patung orang tua itu kini telah berdiri, dan berubah menjadi sosok orang tua - bukan patung seperti yang pertama kali dia lihat.
__ADS_1
Bersambung
Dear pembaca, mohon untuk dukungan memberi like dan auto favorit novel ini akan membuat autor lebih bersemangat meneruskan penulisan novel ini dengan ide-ide yang lebih menarik lagi tentunya.