
Pertunjukan di langit malam Desa Palancar, Wilayah Selatan selesai sudah. Tuan Long dan Nyonya Hong itu telah lama meninggalkan arena pertempuran. Kapal roh Sekte Mandasor juga terlihat makin kecil mengarah ke Kota raja.
Ye Bing Qing masih terdiam, termangu mengingat-ingat energi yang tersebar ketika Nyonya Hong itu melakukan gerakan pedang berwarna jingga.
"Dasar-dasar energi Qi nya adalah energi Hati Murni Teratai Salju. Bagaimana bisa?" batin Ye Bing Qing.
Sebagaimana yang dia ketahui, SIma Yong Master Sekte Pedang Terbang mereka, ketika di awal-awal datang ke Benua Penyaringan Dewa mempertunjukkan dasar dari semua kultivasinya adalah energi es itu.
"Apakah ini adalah suatu hal yang kebetulan?
Bukankah Negeri di Benua ini telah mengalami perpecahan, sejak pertempuran di Padang Gurun Terkutuk itu?" Ye Bing Qing bertanya-tanya di dalam hati.
"Aku tak mengerti. Bagaimana bisa dua orang yang katanya berasal dari benua di luar benua ini, dapat mengolah energi Dasar yang serupa dengan kultivasi saudara Yong? Sementara datara utara telah berubah menjadi pulau es, kering dan tidak ada lagi kehidupan di tempat itu? Konon kabarnya semua penghuni di Pulau Es itu, mati ketika terjadi badai alam akibat perbuatan Sang Immortal" Kepala Ye Bing Qing pening.
"Mungkin aku harus mendiskusikan ini dengan tiga orang kawanku. Jangan-jangan ini adalah petunjuk, tentang keberadaan Saudara Yong"
Gadis keturunan Elf itu lantas berubah menjadi jejak asap, ketika tubuhnya melesat pergi dalam gerakan light skill Berlari Diatas Rumput - terlihat seperti dewi yang terbang di antara tanaman gandum.
Kentongan kedua telah berbunyi. Jalanan mulai sepi, meskipun masih ada saja pedagang kaki lima yang berjalan memikul dagangannya, dengan teriakan keras-keras menjajakan jajanan keliling.
"Pangsit kuah... panas dan gurih !. Cocok menemani malam yang dingin ini" teriak sang penjual sambil memikul dagangannya, yang berayun-ayun dalam irama stabil.
Di lorong dekat Losmen Keberuntungan, tempat Ye Bing Qing dengan tiga kawannya dari Sekte Pedang Terbang melakukan janji temu setelah tindakan mata-mata - kepulan asap menyiarkan aroma harum dan gurih, ketika seorang penjual Sup Akar Teratai tengah memanaskan kuah di atas tungku.
Ye Bing Qing mampir ke tenda kecil yang hanya dipajang tujuh kursi kecil serta meja ala kadarnya.
"Paman. Tolong bawakan aku semangkuk besar Sup Akar Teratai. Jika anda mempunyai persediaan arak, tolong hidangkan sekendi penuh pada ku !"
Penjual itu melirik pada Ye Bing Qing. Itu adalah perempuan cantik dalam balutan busana panjang berwarna-warni indah. Tentu nya terbuat dari bahan yang mahal. Bakiak dia pun adalah sandal tinggi yang biasa dikenakan putri-putri istana.
__ADS_1
Paman tua itu pun lantas tergopoh-gopoh menyediakan pesanan Nona cantik bersandal tinggi itu. Hatinya gembira, karena gadis itu adalah pelanggan pertamanya, setelah dua jam dia membuka kedai bongkar pasangnya di lorong sepi itu.
Tak lama kemudian, datang pula satu perempuan cantik lainnya. Yang ini malahan berdandan dengan rias wajah yang amat tebal, layaknya perempuan hiburan peliharaan hartawan kota. Itulah Yumian yang baru selesai dengan penyamarannya. Paman tua itu semakin gugup kedatangan tamu-tamu yang tidak biasanya.
Selanjutnya berturut-turut Wei Park dan Song Hui Yong datang ikut berkumpul. Dan dagangan sup teratai panas semakin laris mengalir dari dapur ala kadarnya, serta minuman arak murahan itu.
Setelah semuanya kenyang, lantas Wei Park memulai diskusi hasil mata-mata dari empat ahli itu.
"Aku telah membeli banyak sekali informasi tentang siapa saja yang diundang di acara pelelangan itu.
Setelah aku melakukan banyak sekali riset dan pertanyaan-pertanyaan pada pegawai di toko-toko yang menjual jasa informasi, diperoleh informasi tentang Asosiasi Tuan Yong itu sebagaimana berikut.
Asosiasi Tuan Yong itu sesungguhnya dimiliki oleh satu perempuan keturunan ras peri. Namanya adalah Nyonya Maya. Nona Maya ini konon datang langsung dari suatu benua atau suatu dunia yang disebut Realm Magical Beast.
Konon nama Asosiasi Dagang nya yang bernama Tuan Yong itu adalah nama dagang yang telah dia pakai, ketika membuka usaha dagang serupa di Dunia dari mana dia berasal.
Kabar berita mengatakan bahwa Tuan Yong ini adalah seseorang yang sangat dikagumi Nyonya Maya sehingga dia menamakan Asosiasi dagangnya dengan nama tersebut.
Song Hui Yong dan Yumian menjelaskan pengamatan mereka. Pada dasarnya tamu-tamu yang mereka temui, adalah ahli-ahli kuat yang berasal dari berbagai pelosok di Benua Silver ini. Bahkan Yumian sempat melayani sebagai penyaji minuman untuk beberapa tuan muda dari benua lain, yang menjadi tetangga Wilayah Selatan ini.
"Yang aku herankan adalah. Bagaimana bisa orang-orang bahkan di Benua lainnya diluar Benua Silver ini, sampai tergila-gila dengan Pedang Sihir Emas ini?? Tanya Yumian bingung.
"Bukankah yang melihat langsung kehebatan Pedang Sihir Es ini hanyalah segelintir orang, yang sering bersama-sama dengan master ketika dia menggunakan pedang itu bukan?" Song Hui Yon mengangakt bahu pertanda setuju dengan pertanyaan Yumian.
"Pedang Sihir Es itu memang adalah Artefak yang langka dan sakti. Yang pernah melihat kesaktian Pedang Sihir Merah ketika dihunus hanyalah Ye Bing Qing.
Karena Ye Bing Qing ada di moment ketika Kuda Terbang itu menghadiahi Artefak Pedang dan Master Yong menggunakannya di dalam pertempuran melawan makhluk sihir ketika itu" kata Song Hui Yong menjelaskan.
Namun Wei Park membantahnya..
__ADS_1
"Jangan dulu heran...
Dari informasi yang aku kumpulkan, konon Pedang Sihir Es itu pernah terhunus ketika Master Yong berada di Wilayah Barat Benua Penyaringan Dewa kami. Ketika itu dia bertempur dengan para ahli sihir yang disebut Magi, di Tanah Selubung Sihir kala itu" semua lantas mengangguk kepala.
"Nah para Magi yang dikenal magus-magus ini yang lantas membuat nama Pedang Sihir Es ini menjadi terkenal.
Lalu dari mulut ke mulut mengalirlah kisah-kisah heroik Master Yong ketika bertempur melawan makhluk gaib dan roh-roh hero di Selubung sihir, dalam perang suci memperebutkan relikui Naga. Pedang Sihir Es ini adalah benda yang menjadi salah satu fokus pengamatan kaum Magi ketika Master Yong menyelesaikan satu da.i satu mahluk sihir, disamping ada artefak lainnya"
"Dari satu mulut ke mulut yang lain, pada akhirnya cerita kehebatan Pedang Sihir Es ini lantas menjadi incaran semua ahli di mana-mana. Karena Pedang Peringkat Legendaris ini bahkan kelasnya sedikit lebih tinggi diatas Pedang Immortal, karena Pedang Sihir Es ini mampu membunuh apapun, segala makhluk sihir tanpa kenal ampun !" pungkas Wei Park.
Song Hui Yong dan Yumian tenganga dan berseru keras-keras.. "Benarkah? adakah kemampuan sehebat itu?"
Ye Ning Qing menambahkan..
"Itu benar. Makhluk sihir atau makhluk legendaris jenis sihir, tidak akan dapat dibunuh dengan mudah, kecuali menggunakan kekuatan sihir tinggi, atau menggunakan senjata sihir" Bing Qing diam sebentar.. Lanjutnya.
"Aku pernah menyaksikan pedang ini beraksi ketika kami dalam misi, dan seperti pisau kue mengiris mentega, makhluk naga itu teriris di dalam satu tebasan Master Yong" tegasnya.
Tiga orang itu tentu saja percaya dengan penjelasan Bing Qing. Dia adalah seorang gadis keturunan campuran Elf yang memiliki kekuatan sihir tinggi - Master Jiwa Dao, tentu saja kesaksiannya tidak bisa di anggap main-main.
Song Hui Yong menggumam.
"Pantas saja, seketika di kala Asosiasi Tuan Yong ini menyebar undangan pelelangan Artefak itu, semua ahli dan sekte papan atas berduyun-duyun untuk mendapatkan undangan dan hadir di dalam acara akbar itu"kata Song Hui Yong sambil berpikir..
"Dan tugas kita semakin berat ketika ingin memperoleh Artefak bekas kepunyaan Master Yong itu..
Akan tetapi apapun yang terjadi, kami Sekte Pedang Terbang tidak akan gentar. Kami siap merebut Artefak Pedang Sihir Es itu !" kata Song Hui Yong memberi semangat.
Ye Bing Qing lalu bercerita tentang pengamatannya atas dua suami- isteri yang memiliki kultivasi dasar Hati Es Murni Teratai Salju itu. TIga orang kawannya menyimak baik-baik informasi ini, karena seperti nya ada benang merah yang dapat di simpulkan dalam pencarian mereka akan Master Yong.
__ADS_1
Bersambung
Dear pembaca, mohon untuk dukungan memberi like dan auto favorit novel ini agak membuat author meneruskan berkarya dengan novel lanjutan RDRP ini. Terima kasih <3