
Malam belum lagi datang, dimana cahaya jingga matahari senja masih sedikit menyebarkan warna hingga, memerah di ufuk Barat, terlihat indah di Padang Gurun Terkutuk.
Seribu ahli-ahli pedang itu yang kesemuanya duduk di punggung kuda terbang, melayang dalam dengungan sayap yang teratur, berlatar belakang pelangi - fenomena setelah hujan.
Semua orang yang melihat mereka - ahli-ahli misterius itu, menjadi tercengang. Rasa-rasanya mereka, semua penonton tidak pernah melihat penampakan seperti itu sebelumnya. Diam-diam semua orang pun berdiri di tempatnya dan menatap mereka dengan penuh rasa hormat
"Rata-rata kultivasi mereka di ranah Alam Pencerahan suci!" bisik salah satu Master Sekte bintang enam dengan kagum.
"Bahkan masing-masing mereka dengan kultivasi setinggi itu, jika benar mereka adalah satu sekte baru, aku yakin Sekte mereka itu akan menjadi sekte paling kuat di benua ini" jawab kawannya, kagum tapi juga merinding ngeri.
Penampakan ini adalah ibarat suatu keajaiban, dan terjadi di Gurun Terkutuk saat seribu ahli senjata pedang yang menunggang kuda terbang menghiasi langit Gurun Terkutuk. Ada semacam aura yang berkilau-kilauan memancar dari antara kumpulan seribu praktisi itu, mencerminkan kekuatan dan keberaniannya. Itu membuat semua orang yang melihatnya merasa tidak berdaya, seperti akan pingsan.
Seribu ahli-ahli ini kemudian berbaris dengan jubah pedang yang berkilauan di atas binatang kuda terbang, yang perawakannya tinggi dan bermacam-macam warna melayang turun hingga menutupi warna jingga kaki langit Gurun Terkutuk.
Semua ahli pedang itu mengeluarkan seru-seruan kemenangan, yang bergema ke seluruh wilayah di Padang Pasir yang basah sehabis hujan itu.
"Sekte Pedang Terbang Tiada Tanding !"
"Sekte Pedang Terbang Tiada Tanding !"
"Sekte Pedang Terbang Tiada Tanding !".
Semua orang di Gurun Terkutuk merinding, mendengar sorak-sorai mengelu-elukan Sekte Pedang Terbang itu. Namun sesungguhnya bukanlah kata-kata teriakan itu yang membuat semua orang merinding. Melainkan nada serta energi aneh yang terselip dalam yel-yel, yang terdengar berirama, seperti satu alunan lagu yang membius, membuat siapapun yang mendengarnya terasa lemas dan ingin jatuh bertekuk lutut.
"Sihir !"
"Kekuatan Jiwa "
"Tunis Iblis !"
__ADS_1
Banyak orang buru-buru mengatur posisi bersila, seperti posisi lotus dan meluruskan energi kacau di dalam pikiran, yang terguncang mendengar teriakan seribu ahli pedang itu.
Dari ketinggian kaki langit berwarna jingga, terlihat menyebarkan keindahan dan kekaguman, saat itu seribu praktisi-praktisi itu mereka mendarat indah di tanah berpasir Gurun Terkutuk, menyisakan kabut keajaiban dan ditutup dengan tatapan mata terbelalak pengunjung.
Kini suasana menjadi hening tatkala ribuan ahli pedang bersama kudanya telah mendarat di padang pasir para ahli pedang berdiri tegak di lokasi menunjukkan disiplin dan keterampilan yang luar biasa. Jutaan penonton terdiam takjub. Hampir tak ada yang berani bersuara.
Di antara jutaan penonton yang memandang penampilan mempesona seribu ahli pedang itu, adalah si anak muda Yong-yong, Wang Qing-qing dan Master Sekte Pedang Harmoni Huo Qin yang ikut-ikutan takjub melihat ribuan ahli pedang yang semua duduk posisi siaga, tegak di atas kudanya.
Wang Qing-qing memecah hening tatapan kagum diantara tiga orang,
"Wah.. aku tak percaya dengan penglihatanku ini. Seumur hidup, belum pernah aku melihat sesuatu yang begitu se -spektakuler seribu ahli pedang peringkat Alam Pencerahan Suci seperti ini "
Anak muda itu, Yong-yong menimpali.
"Saya pun juga Terkesima. Siapakah mereka semua? Apakah Sekte Pedang Terbang itu? Mereka berani menghadirkan ribuan ahli pedang Alam Pencerahan Suci, ini sesuatu yang luar biasa" dia memandang jauh ke depan. Pikirannya seperti orang menerawang.
"Di usiaku yang sudah sedemikian tua ini, begitu banyak sudah kawasan yang telah aku kunjungi.
Utara, Selatan, Barat, Timur dan dataran Tengah Benua ini, tapi baru kali ini ada satu sekte yang membuatku betul-betul tercengang. Sekte Pedang Terbang ini.
Ada 1000 lebih ahli pedang penunggang kuda terbang di tingkat Alam Pencerahan Suci. Aku tak dapat berkata-kata lagi. Aku yakin bukan hanya aku sendiri yang terpesona semua penonton di padang" raut kekaguman jelas di wajah Huo Qing itu.
Sementara itu, bukan hanya tiga orang itu yang ramai berdiskusi saja. Rata-rata kemah di lapangan padang pasir itu ribut dalam perbincangan, membahas kegemparan tadi.
******
Senja kemudian pergi dengan cepat, ketika seluruh langit mulai dilanda warna hitam tanpa awan. Titik-titik kerlip bintang mulai tampak, redup dan malu-malu. Rembulan yang menurut perhitungan penanggalan akan bundar seutuhnya, belum juga muncul di langit Gurun Terkutuk.
Akan tetapi saat itu suasana mulai hening, walaupun ada jutaan manusia berjejal di pinggir-pinggir pasir, membuat garis batas antara arena pertempuran.
__ADS_1
Saat itu, kembali suara derak-derak terdengar di langit Gurun Terkutuk. Karena sebelumnya telah dikejutkan dengan penampilan seribu tenaga ahli bela diri di atas kuda terbang.. kali ini seperti tidak mau ketinggalan dengan penampilan heboh berikutnya, semua pengunjung bergegas lari keluar dari tenda mereka.
Kembali, anak muda itu Yong-yong, Wang Qing dan Master Huo Qing melihat kearah langit.
Jika sebelumnya adalah pemandangan spektakuler, akan tetapi kali ini adalah pemandangan biasa-biasa saja. Satu kapal roh besar, bergerak dari arah utara, membelah langit lalu diam dan melayang di atas Padang Gurun Terkutuk.
"Apa kejutan selanjutnya?" tanya Wang Qing-qing cemas. Dia cemas karena mengharapkan penampilan dari kapal roh itu adalah hal yang jauh lebih spektakuler.
Akan tetapi menunggu sekian lama, lebih dari sepuluh tarikan nafas, tiada jua terlihat satu orang pun yang muncul di geladak kapal roh itu.
"Apa yang terjadi?
Apakah kapal ini membawa ahli Immortal dari Sekte Pedang Terbang itu? Mengapa dia belum juga menampakkan wajahnya?" semua orang bingung.
Mendadak...
Aura menindas terasa, kental mendesak tidak kurang dari sepuluh sosok melayang ringan dari atas kapal roh itu.
"Sepuluh SAGE !" pekik tertahan, keluar dari bibir pengunjung malam itu.
"Apakah ini nyata? menjumpai satu SAGE saja adalah hal yang sangat langka. Tapi kali ini ada sepuluh Sage" kata Master Huo Qing dengan bersemangat.
"Pertunjukan yang menarik. SAGE dan Immortal! Tak ku sangka sama sekali. Sekian lama hidup di dunia ini, sekarang aku melihat dengan mata kepala sendiri, ada banyak ahli-ahli tingkat tinggi di Gurun Terkutuk ini!. Tak sia-sia kami jauh- jauh datang dari Timur" mata Huo Qing berkaca-kaca.
Bagi ahli-ahli bela diri, adalah kesempatan emas jika menyaksikan keramaian, pertukaran senjata di antara ahli-ahli yang seperti setengah dewa itu, karena selain membuka wawasan akan pengalaman dan pemahaman akan teknik bela diri, dengan melihat banyaknya ahli-ahli yang berhamburan itu, jelas membuat pengunjung semakin bersemangat untuk berlatih meningkatkan kemampuan mereka.
Bersambung
Dear pembaca, mohon untuk dukungan memberi like dan auto favorit novel ini agak membuat author meneruskan berkarya dengan novel lanjutan RDRP ini. Terima kasih <3
__ADS_1