
Suara tawa mereka membuat beberapa di kantin itu menoleh ke arah mereka. Tidak terkecuali dengan Tina dan Dara yang berada persis di samping meja Mila dan teman temannya.
Pandangan tidak suka mereka tujukan ke kumpulan siswa yang brisik itu.
"hei... sadar tidak kalian itu begitu mengganggu " bentak Tina dengan sorot mata tajam
Mendengar teriakan itu mereka menoleh ke arah Tina.
"Bisakah mulut kalian itu tidak berisik"sambung Dara
"apa urusan mu, kami berisik di meja kami, kalau merasa terganggu menjauh sana" balas Nayra kesal
Mendengar itu Tina dan Dara makin kesal, lalu bangkit dari duduknya dan menghampiri Nayra.
"Berani sekali kamu melawan kakak kelas mu" bentak Tina
"Dia belum tau siapa kita" timpal Dara
Mila yang merasa situasi semakin memanas mencoba menenangkan.
"Maaf ya kak, kita tidak akan berisik lagi "kata Mila berharap mereda suasana
"Maaf kata mu " bentak Dara
Mila kaget sementara Nayra melotot tajam ke Dara, dan mau bangkit dari duduknya namun di tahan Mila dengan menggelengkan kepala mengisyaratkan jangan di lawan lagi. Irene terlihat ketakutan, ifan Yuda Parto dan Tio diam saja, bingung mau berbuat apa dan malu karna semua mata tertuju pada mereka.
__ADS_1
Akbar yang mengawasi sedari tadi kini bangkit dari duduknya, berjalan melewati meja Mila. Melihat Akbar sontak Tina dan Dara berbalik dan mencegat Akbar.
"Akbar kamu mau kemana?" sapa Tina lembut dengan senyum genit. Akbar menghentikan langkahnya tapi tidak menyahut.
"Akbar, hari minggu nanti kamu ada acara tidak, bagaimana kalau kita pergi nonton? ajak Tina
"Tidak bisa" jawab akbar singkat sambil menatap tajam ke Mila hingga sesaat mereka adu pandang dan berlalu meninggalkan kantin.
"ahhh susah bangat sih untuk di dekati" gerutu Tina lalu mengejar Akbar yang di ikuti Dara.
Kenapa dia menatap ku seperti itu ? gumam Mila dalam hati
"Tidak tau malu" ketus Ifan
"aahhh menyebalkan sekali mereka itu" gumam Nayra
"Iya, sekarang aku menyesal" lalu menjatuhkan kepalanya ke meja
"Kamu gak perlu takut Mila, saya akan menjaga mu kalau mereka mengganggumu" ucap Tio
Semua mata menoleh ke Tio, membantu macam apa yang kau maksud, bahkan dari tadi kau diam saja gerutu Mila dalam hati.
"Saya tidak takut, dan kenapa juga mereka akan mengganggu ku" jawab Mila dengan nada kesal
"sepertinya kalian belum tau, Tina dan Dara itu adalah orang populer disekolah ini, di pramuka mereka itu kakak senior yang paling ditakuti, suka menghukum dan mengerjai junior, kalian memang sedikit beruntung karna tidak masuk dalam tim pramuka tapi bukan berarti dengan mudah terbebas dari mereka" jawabnya santai
__ADS_1
"ohhh ya Tuhan, apa sekarang aku harus pindah sekolah, bertemu Akbar disekolah ini saja sudah membuatku gila apalagi kalau harus berurusan dengan dua orang itu"keluh Nayra
"Akbar, si anak sok keren tadi" ucap Tio dengan nada tidak suka
Mila dan yang lain saling bertatapan, seolah saling menanyakan kenapa dia tidak suka dengan Akbar.
"kenapa kamu bisa berususan dengan Akbar" lanjut Tio
"entah lah, ceritanya panjang, dari dulu dia suka mengganggu ku"
"tapi tadi dia tidak mengganggu mu, dan aku pikir tadinya Mila lah yang punya masalah dengannya" timpal Irene
"saya? saya tidak ada masalah dengannya" jawab Mila
"Jadi kenapa dia memandangmu seperti itu" lanjut Irene.
Mila terdiam, jadi tadi dia benar2 memandang ke arah ku, ucapnya dalam hati.
"Tidak usah pedulikan Akbar, dia selalu sok berkuasa karna sekolah ini milik keluarganya" sambung Tio
Bel kembali berbunyi, yang artinya jam istirahat telah usai, semuanya bergegas ke kelas x ipa 3.
__ADS_1