Reuni Cinta Carmila

Reuni Cinta Carmila
Ke Toko Buku


__ADS_3

Bel berbunyi yang menandakan jam sekolah telah usai. Semua siswa berhamburan keluar dari kelas masing masing. Begitu juga dengan Akbar Nando dan Bima. Mereka berjalan beriringan menuju parkiran untuk mengambil motornya masing masing.


"akhir akhir ini saya perhatikan kalian rajin ke perpustakaan" kata Bima memulai perbincangan


"sebentar lagi ujian, aku ingin menggeser posisi rangking mu" jawab Akbar dengan semangat.


"OH ya, berarti mulai sekarang aku harus hati hati dengan mu "canda Bima


"dia rajin ke perpustakaan karna ingin mempelajari seseorang, ahhh dari awal aku juga sudah curiga" sahut nando. Mendengar itu Akbar hanya tersenyum, sementara bima menyergit tidak mengerti.


"setiap hari Akbar ke perpustakaan hanya untuk mengawasi Mila" jawab Nando menjelaskan.


"hmmm aku membaca buku ke perpustakaan, Mila saja yang suka mengganggu ku" balas Akbar santai.


"ya ya Mila yang mengganggu mu" ucap Nando sambil geleng kepala. Jelas jelas Akbar yang mengganggu Mila, dengan santainya dia malah bilang Mila yang mengganggunya gumam Nando dalam hati.


"maksud kalian Mila yang itu" jawab Bima sambil menunjuk ke arah Mila dan Nayra yang sedang berjalan bergandengan.


Serentak Akbar dan Nando menatap ke arah yang di tunjuk Bima.


"ya, itu Mila dan Nayra" saut Nando


"apa Nayra ada di perpustakaan bersama Mila? lanjut Bima


"Iya, mereka selalu bersama" jawab Nando tidak bersemangat. Sementata Akbar terus memperhatikan Mila.


"kalau begitu mulai besok aku akan ikut ke perpustakaan" sambung Bima


"untuk apa? jangan bilang kalau kamu mau mengawasi seseorang? tanya nando dengan nada kesal.


"aku mau belajar juga, Akbar berusaha merebut rangking ku, aku akan berusaha mempertahankannya "jawab nya dengan senyum.

__ADS_1


"aiihhhh kalian berdua memang menyebalkan" ucap Nando makin kesal.


"siapa cowok itu" kata Akbar, lalu Bima dan Nando melihat ke arah pandangan Akbar. Disana terlihat Rio menghampiri Mila dan Nayra.


"Sepertinya itu Rio, ketua osis kita, oh ya bukankah dia sepupu mu" kata Bima


Akbar tidak menjawab, dia menatap dengan tatapan tajam.


Sementara Mila dan Nayra menghentikan langkah mereka karna Rio menghampiri mereka.


"ada apa kak Rio" Tanya Mila


"Mila, kamu pulang dengan siapa" kata Rio lembut


"saya pulang dengan Nayra kak" jawab Mila sopan


"apa kamu tidak mau pulang dengan ku, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu" ajak Rio


"tidak masalah kok Mil Kalau kamu mau pergi dengan kak Rio, besok saja kita ke toko buku nya" kata Nayra


"tidak nay, bazar bukunya sampai hari ini saja, besok sudah tidak ada lagi"


"maaf kak Rio, kami harus pergi sekarang" pamit Mila dan berlalu meninggalkan Rio.


Mila menarik tangan Nayra dan berjalan cepat menuju parkiran.


"kau ini, kenapa harus buru buru seperti ini" ucap Nayra begitu sampai di parkiran motornya.


"kamu tidak lihat, aku jadi ngos ngosan seperti ini" sambung Nayra sambil memegang dadanya.


"sorry, aku hanya tidak ingin berlama Lama dengan kak Rio" jawab Mila datar

__ADS_1


"sebenarnya kamu suka cowok yang seperti apa sih Mil, bahkan kak Rio pun kau tolak, banyak yang tergila gila dengannya, sementara kamu malah mengabaikannya"


"entahlah, rasanya dia baik hanya kalau didepan ku saja" jawab Mila


"semua orang pasti seperti itu, namanya juga berusaha"


" hmmm... atau kamu lebih suka dengan orang yang suka mengacau atau orang yang menyebalkan? Tanya Nayra sembari melirik ke arah Akbar yang baru saja sampai di parkiran bersama Nando dan Bima.


"kalau kamu suka orang yang menyebalkan, Akbar adalah orangnya, dia orang paling menyebalkan, tapi aku tidak akan pernah setuju kamu dengannya"bisik Nayra karna takut terdengar oleh Akbar.


Mila tidak menyahut, dia memalingkan wajahnya Dan malah beradu pandang dengan Akbar yang sedang menaiki motornya. Akbar menatapnya dengan tatapan sinis kemudian menyalakan motornya dan berlalu meninggalkan Sma Pelita yang di ikuti Nando dan Bima.


"kenapa dia suka menatap ku seperti itu"gumam Mila dalam hati


"tapi akhir akhir ini dia sudah jarang mengganggu ku" kata Nayra membuat Mila tersadar dari lamunannya.


"di perpustakaan tadi, apa dia mengganggu mu? Tanya Nayra dengan spontan.


" tidak" Jawab Mila singkat


"bagus lah, kamu harus berhati hati dengannya, Akbar itu jail suka mengacau"


"tapi sebenarnya akan lebih bagus kalau Akbar mengganggu mu, karna dengan begitu aku tidak akan di ganggunya lagi" sambung Nayra dengan polosnya.


"kamu ini teman atau apa sebenarnya" jawab Mila dengan kesal


"ahhh begitu saja kau anggap serius" jawab Nayra lalu tertawa.


Kemudian Nayra menaiki motornya Dan mulai menyalakan motor maticnya, Mila pun ikut naik ke motor itu, lalu mereka meninggalkan sma pelita.


Nayra melajukan motornya menuju toko buku yang akan mereka kunjungi. Sesampai di toko, Mila dan Nayra mulai mencari buku yang mereka inginkan, setelah menemukan bukunya mereka sama sama ke kasir untuk membayarnya lalu pulang meninggalkan toko buku itu.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2