Reuni Cinta Carmila

Reuni Cinta Carmila
Mengganggu


__ADS_3

Semenjak hari itu, Akbar semakin rajin ke perpustakaan, begitu Jam istirahat berbunyi, dia langsung lari ke perpustakaan. Hal ini membuat Nando bingung, namun setiap Nando bertanya mengapa sering ke perpustakaan jawabannya selalu karna sebentar lagi akan ujian.


Nando semakin penasaran, hingga akhirnya dia minta ikut ke perpustakaan, awalnya Akbar menolak namun karna nando ngotot ingin ikut ke perpustakaan, akhirnya Akbar mau mengajak nya.


Sesampai diperpustakaan Akbar menuju rak buku yang biasa dia ambil, dan tiba ingin duduk dia melihat kesekeliling mencari Mila, dan yang dia cari tidak ada. Akbar duduk di salah satu kursi yang kosong dengan wajah sedikit kecewa.


"Cari siapa?" Tanya Nando sembari duduk disamping Akbar


"Tidak ada"jawabnya datar


Tidak Lama kemudian, Mila pun datang beserta teman temannya yang tidak lain adalah Nayra, Irene, Ifan, Yuda Dan Parto. Mereka sama sama masuk ke perpustakaan lalu mengambil buku dan duduk di meja panjang. Akbar yang melihat kedatangan Mila tersenyum menampilkan lesung pipinya.


"owh jadi karna dia kamu rajin ke sini" ketus nando sambil memperhatikan Akbar yang sedang menatap Mila dengan senyum senyum.


"bicara apa kamu, aku ke sini untuk membaca, Kamu tidak lihat buku ini" sengkal Akbar sembari membuka buku nya.


"ahhh kau ini, sudah ketangkap basah masih mau ngelak juga" balas Nando


"kenapa kau begitu berisik Nando, aku jadi tidal Focus membaca"jawab Akbar dengan sedikit berteriak hingga semua orang mendengarnya, lalu Akbar beranjak dari duduknya dan berpindah ke kursi kosong yang berada di samping Mila.


"dasar, banyak modus kau" gerutu Nando dari tempat duduknya.


Begitu Akbar duduk, Mila dan teman teman nya saling bertatapan, seolah saling menanyakan ngapain dia ke sini. Akbar yang menyadari hal itu menatap balik satu per satu Mila dan teman temannya.

__ADS_1


"Kenapa kalian menatapku seperti itu ? awas saja kalau berani mengusirku dari sini" ancam Akbar dengan tatapan tajam. Mendengar itu Nayra memilih pindah duduk, dia tidak ingin berurusan lagi dengan Akbar karna sudah seminggu ini baik Akbar maupun nando sudah tidak ada mengganggunya.


Sementara Mila dan yang lain lebih memilih diam dan tidak menghiraukannya. Akbar mulai membaca bukunya atau lebih tepatnya pura pura membaca. Dia membolak balik lembar bukunya dengan keras hingga menimbulkan suara yang mengganggu.


"heiii kenapa kamu begitu berisik?, kamu membuat kami terganggu,banyak kursi yang masih kosong disebelah sana, kenapa kamu tidak pindah saja" tegur Mila pada Akbar.


"punya hak apa kamu mengatur tempat dudukku, kalau merasa terganggu kenapa bukan kalian saja yang pindah" jawab Akbar dengan santai.


Mendengar jawaban Akbar, serentak Irene yuda ifan dan Parto beranjak dari tempat duduknya masing masing lalu berpindah ke meja Nayra, begitu juga dengan Mila, melihat teman temannya pindah dia pun mulai bangkit dari duduknya namun di tahan oleh Akbar, dia menarik lengan Mila dan menyuruh nya untuk duduk kembali ke kursinya.


"apa kamu merasa terganggu juga" Tanya Akbar lembut


"sangat sangat terganggu"jawab Mila kesal.


"Kalau begitu duduklah disini, mereka sudah pindah, tidak akan ada lagi yang mengganggu dan mengacau" jawabnya santai tanpa merasa berdosa sedikit pun.


"stttt... jangan berisik carmila, kamu mengganggu konsentrasi membaca ku" jawab Akbar tanpa melihat ke arah Mila.


"membaca apa yang kau maksud, bahkan buku itu sudah seminggu kau baca, kalau benar membaca seharusnya dalam 2 hari kamu sudah selesai membacanya" gerutu Mila dengan kesal.


"apa? jadi diam diam kamu memperhatikan buku yang saya baca" ucap Akbar dengan senyum jahil yang kembali memperlihatkan lesung pipinya.


"ti tidak, buat apa juga memperhatikan buku yang kau baca, membuang waktu ku saja" jawab Mila dengan sedikit gugup.

__ADS_1


"membuang waktu hanya untuk mengawasiku, Carmila.....apa begitu tertariknya kau dengan ku" goda Akbar dan melebarkan senyumnya yang membuat lesung pipinya makin terlihat jelas.


"tidakkkk.... kau benar benar menyebalkan Akbar" teriak Mila yang membuat semua mata tertuju padanya.


"hei kenapa kamu berteriak seperti itu" kata Akbar dengan menahan tawanya, sementara kini Mila tertunduk malu. Perpustakaan dilarang bersuara keras, lah ini dia malah berteriak. Akbar tertawa pelan sambil memperhatikan Mila.


"jangan menatap ku seperti itu" jawab Mila masih dengan wajah yang tertunduk.


"kamu cantik" balas Akbar masih dengan senyumnya. Mila tidak menyahut tapi dia mengangkat wajahnya dan menatap Akbar.


"aku bercanda" sambungnya santai


"ihhh menyebalkan sekali" gumam Mila kesal dalam hati lalu mengalihkan pandangannya.


Sementara Nando dari tempat nya masih mengawasi Akbar.


"Aku yakin kali ini kau benar benar menyukainya" gumam nando.


-


-


-

__ADS_1


-


bersambung....


__ADS_2