Reuni Cinta Carmila

Reuni Cinta Carmila
Perpustakaan


__ADS_3

Sesuai dengan rencana mereka, seusai jam sekolah Mila dan kelompoknya sama sama keperpustakaan untuk mengerjakan tugas kelompoknya. Mereka dengan antusiasnya menyelesaikan tugas itu.


"Aku senang kalau ada tugas kelompok seperti ini " Ifan memulai obrolan


"Senang karna kamu tidak perlu ngapa2in tapi bisa mendapatkan nilai bagus" jawab Parto


"Yahh seperti itu lah" lalu tersenyum lebar


"Kelompok ini akan memperbaiki nilai ku, karna aku berada dikelompok elite, di ketua i Mila seorang siswi berprestasi di tambah lagi dengan keberadaan Irene, aku suka dikelompok ini" lanjutnya lagi


"ha ? kelompok elite? baru kali ini aku mendengar istilah kelompok elite" ketus Nayra dengan geleng kepala


"dari pada berisik seperti itu kenapa kamu tidak buat dirimu berguna disini" timpal Yuda


"apa maksud mu " jawab Ifan dengan menatap tajam ke Yuda


"sebaiknya kamu pergi beli minuman, aku haus" kata Yuda


"iya, aku juga haus" sambung Nayra


"ide bagus, boleh juga tuh, tapi apa boleh membawa minuman ke perpustakaan ini" lanjut Mila


"cuma ada kita disini, penjaganya juga sedang tidak ada, aku rasa tidak masalah kalau hanya membawa minuman" kata Yuda sambil melihat kesekitar


" baiklah saya akan membelikan minuman" beranjak dari duduknya lalu mendekati kursi Irene


"irene, mau kah kamu menemaniku, karna sepertinya nanti aku akan kesusahan membawa minuman untuk 6 orang "ajaknya pada Irene


"ahh iya, saya permisi sebentar menemani Ifan" jawab Irene dan pamit dengan yang lain lalu mengikuti Ifan dari belakang. Sementara Yuda dan Parto memandang kepergian mereka dengan tatapan kesal.


"huuuu pandai sekali dia mengambil kesempatan" ketus Yuda


"menyebalkan" sambung Parto


"seperti nya ifan menyukai irene, apa kalian cemburu?" kata Nayra dengan tatapan menyelidik

__ADS_1


"cemburu?, tidak mungkin kami cemburu, untuk apa, kami tidak menyukai irene" sengkal Yuda


"saya akan cemburu kalau Mila bersama cowok lain" ucap Parto hati hati


"yah, saya juga" sambung Yuda.


Mendengar itu Mila memandang tajam secara bergantian ke Yuda dan Parto.


"apa kalian mau dicoret dari kelompok ini" ancam Mila dengan tegas


"tidak, tidak Mila, kami hanya bercanda" jawab Yuda dan Parto sementara Nayra tertawa dengan puas.


"lagian dibanding orang orang yang mendekatimu, kami tidak ada apa2nya" keluh Yuda


"maka dari itu seharusnya kalian tau diri" jawab Nayra mengejek


"tapi aku penasaran Mila, dari semua orang yang mendekatimu, apa tidak ada satu pun yang kamu suka" tanya Yuda dengan penasaran


"tidak ada" jawab Mila santai


"bagaimana dengan Kakak ketua osis itu, dia sering menyapa mu, apa kamu tidak menyukai nya" lanjut Nayra, dan mila hanya menggeleng.


"kenapa bukan aku sih yang di sukai kakak osis itu" keluh Nayra


"seharusnya kamu tau diri" seru Yuda dan Parto disertai tawa mereka berdua


Mila tersenyum, sementara Nayra melototi Yuda dan Parto.


"atau kamu sukanya sama Tio, nampaknya dia begitu menyukai mu" Lanjut Yuda


"Tio memang keren tapi dia playboy, semua sisiwi cantik didekatinya, menjijikkan, jangan sampai kamu dengannya Mila" kata Nayra memperingati


"aku sama sekali tidak tertarik dengannya" balas Mila


"jadi seperti apa tipe mu" tanya Parto

__ADS_1


"hmmm entah lah" sembari menutup bukunya, "heii lagian kita masih kelas 1 sma apa harus punya pasangan" seru Mila


"sebentar lagi juga kita akan kelas 2 " ketus Nayra


Tidak lama kemudian Irene dan Ifan muncul dan menghampiri mereka.


"mana minumannya" tanya Parto heran karna Ifan dan Irene datang tanpa membawa apa apa.


"kata penjaga sekolah perpustakaannya sudah harus di kosongkan, dia minitipkan kunci ini pada kami dan menyuruh untuk segera mengunci perpustakaan ini" sambil menunjuk kunci ditangannya.


"ya sudah kita pulang saja, tugas kita juga sudah hampir selesai, besok kita lanjutkan lagi" kata Mila lalu beranjak dari duduknya, begitu juga dengan yang lain, mereka keluar dari perpustakaan itu lalu menguncinya.


Mereka sama sama meninggalkan perpustakaan tersebut dan berjalan menuju parkiran, di halaman sekolah mereka melihat siswa yang sedang berbaris dengan seragam pramuka. Mila dan yang lainnya memperlambat langkah sambil melihat ke barisan pramuka itu.


"ada anak pramuka rupanya" kata Nayra


"apa kita boleh ke sana, katanya kakak kakak dibantara (bantara sebutan untuk anggota pramuka) itu keren, aku ingin melihatnya dari dekat" ucap Irene dengan semangat.


"yang benar saja kamu, kalau kita kesana yang ada kita di akan dihukum dikerjain habis habisan "seru Ifan


"kenapa? kita hanya melihat bukan mengganggu" sambung Irene bingung.


"kamu tidak lihat di sana ada Tina dan Dara" dengan menunjuk kedua orang


"oh iya, apa dia melihat kita" jawab Irene mulai panik begitu melihat Tina dan Dara.


Ditengah kepanikan Irene yang melihat Dara dan Tina, Mila malah terkejut melihat Akbar ada di sana, dan dia sedang menatap Mila dengan tatapan yang sama sewaktu dikantin tadi.


"Apa dia melihat ku, lalu kenapa masih menatapku seperti itu, apa aku punya salah padanya, tapi sepertinya tidak ada"gumam Mila dalam hati.


"apa aku tidak salah lihat, itu Akbar bukan" seru Nayra lalu menunjuk Akbar."dia selalu masuk pramuka, untung saja aku tidak jadi masuk pramuka" sambungnya.


Akbar yang menyadari sedang diperhatikan mulai jahil, dari tempatnya berdiri dia mengangkat tangannya lalu menunjuk dan mengepalkan jarinya ke arah mila dan yang lain, sontak itu membuat mereka kaget terutama Nayra yang langsung berlari.


"mati aku, dia melihat ku" teriak nayra dan berjalan cepat meninggalkan tempatnya. Begitu Nayra pergi Mila dan yang lain pun ikut menyusul. Sementara Akbar tersenyum lebar melihatnya.

__ADS_1


__ADS_2