Reuni Cinta Carmila

Reuni Cinta Carmila
Mengantar Pulang


__ADS_3

Nayra terus melajukan motornya menuju Panti Asuhan Nurul Iman yang merupakan tempat tinggal Mila.


"bagaimana keadaan oma kamu, apa sudah membaik? kata Mila dengan sedikit berteriak di telinga Nayra.


"sudah jauh lebih baik, lusa sudah boleh pulang kerumah" jawab Nayra


"syukurlah"


"apa kamu mau menjenguk oma ku? kemarin dia menanyakan mu" tanya Nayra masih dengan melajukan motornya.


"apa boleh aku ke sana ?" bukannya menjawab Mila malah balik bertanya


"tentu boleh Mila, oma ku senang dengan mu" jawab Nayra meyakinkan.


"lalu bagaimana dengan mama mu? Tanya Mila dengan sedikit ragu.


Mila merasa tidak nyaman dengan Mama Nayra karna mamanya tidak suka dengan Mila. Dia beranggapan anak panti asuhan yang tidak jelas asal usulnya seperti Mila tidak layak berteman dengan anaknya Nayra.


Namun berbeda dengan anggota keluarganya yang lain, baik papanya, oma dan juga adiknya Milva sangat senang dengan Mila. Setiap Mila berkunjung ke rumah Nayra, mereka akan menyambutnya dengan baik, bahkan Milva dengan terang terangan sering mengaku suka dengan Mila, Karna hal itu lah membuat mama Nayra makin tidak suka dengan Mila.


"kamu tidak perlu takut, mama tidak ada di rumah sakit" jawab Nayra dengan tegas mengerti kekhawatiran Mila.


Nayra menepikan motornya lalu berhenti.


"kamu mau jenguk oma ku sekarang?" sambil menoleh kebelakang. Mila mengangguk pelan menandakan dia mau. Nayra membalasnya dengan senyum lalu menyalakan kembali motornya dan memutar balik motornya menuju rumah sakit.

__ADS_1


Sepuluh menit kemudian mereka pun sampai di rumah sakit. Nayra memarkirkan motornya lalu mereka sama sama memasuki rumah sakit menuju ruangan omanya di rawat.


Sesampai di ruangannya, oma terlihat duduk bersandar diranjangnya, begitu melihat Nayra dan Mila, dia tersenyum menyambut kedatangan mereka. Nayra dan Mila menghampirinya dengan senyum juga.


"oma..."sapa Nayra lalu memeluknya, oma membalas pelukan cucunya sembari mengusap punggung Nayra, lalu melepas pelukannya dan beralih ke Mila.


"kamu tidak ingin memeluk oma" memandang Mila dan menghentangkan kedua tangannya, Mila tersenyum lalu masuk kedalam pelukan oma.


"lekas sembuh ya oma" ucap Mila setelah melepas pelukan oma.


"begitu melihat mu, oma akan segera sembuh" jawab oma lembut


"oma jangan membuat ku iri, bagaimana bisa Mila yang membuat oma sembuh, harusnya kan Nayra yang membuat oma sembuh " sengkal Nayra cemberut pura pura merajuk yang membuat Oma dan Mila tertawa karna tingkahnya.


Mereka berbincang bincang akrab, sesekali mereka tertawa bersama. Oma sangat terhibur dengan kehadiran mereka.


"Milva" sapa Oma. Milva tersenyum, lalu mendekat.


"Kenapa kamu ke sini" ketus Nayra


"Aku mau jenguk oma, dan ternyata disini ada Mila" lalu tersenyum kepada Mila. Mendengar itu Nayra langsung menatap tajam pada Milva.


"Oh ya, sebaiknya kamu pulang, dari tadi mama nyariin kamu, katanya nomormu tidak bisa ditelfon" berbicara tanpa menoleh ke arah Nayra.


Nayra mengambil Hp dari sakunya, dan terlihat Hpnya dalam keadaan mati, Nayra berdecak kesal lalu kembali memasukkan hpnya kedalam saku.

__ADS_1


"oma, Nayra pulang dulu ya, mama pasti nyariin, tadi Nayra belum sempat bilang kalau mau jenguk oma" kata Nayra dengan manja. Oma tersenyum mengiyakannya.


"Mila, ayo aku antar kamu pulang" ajak Nayra


"Mila biar aku yang antar, kamu langsung pulang saja" jawab Milva spontan.


"tidak, kamu pasti mau menggodanya" tolak Nayra


"ya, dan akan lebih bagus kalau Mila tergoda" sambil mengedipkan mata ke arah Mila. Mila tersenyum dengan tingkah Milva.


"tu kan, oma..... dia suka mengganggu teman ku" adu Nayra pada oma


"kalau Mila mau, biarkan saja Milva mengantarnya pulang" jawab oma santai


"Iya, Mila mau di antar sama Milva" jawab Mila. "Nay, kamu langsung pulang saja, mama kamu pasti khawatir dengan mu" lanjutnya.


"yes, pilihan tepat Mila" seru Milva girang


"baiklah, awas ya kalau berani macam macam dengan Mila, lagian kamu masih anak ingusan, Mila gak akan mau dengan mu" ancam Nayra. Mendengar itu Oma dan Mila tertawa sementara Milva memandang Nayra dengan tatapan tidak suka, lalu mereka pun pamit dengan oma dan sama sama keluar dari ruangan itu menuju parkiran.


Begitu sampai diparkiran Nayra menaiki motornya, sementara Mila menaiki motor Milva. Milva sangat senang bisa mengantar Mila, sementara Nayra tidak henti hentinya memperingati Milva untuk tidak menggoda Mila.


Disisi lain, Mona adik Mila di panti asuhan terlihat berjalan sambil menagis, dia terus berjalan sambil sesekali menyeka air matanya.


Mona menyeberang dan tidak begitu memperhatikan kiri kanannya, dan tiba tiba dari arah kanannya sebuah motor dengan kecepatan sedang datang dan hampir menabraknya, beruntung si pengendara bisa menekan rem motornya dengan tepak waktu. Motor itu berhenti tepat di depan Mona.

__ADS_1


Mona yang kaget terjatuh ke jalan, si pengendara memarkirkan motornya lalu turun dan menghampiri Mona.


bersambung


__ADS_2