Serpihan Luka

Serpihan Luka
Chapter10. kejutan


__ADS_3

Akhirnya kami pun tiba di rumah Dirga, Dirga memarkirkan mobilnya dan langsung membawaku kedalam rumah, saat tiba di dalam rumah aku melihat isi di dalam rumah yg begitu mewah, rumah berlantai dua ini terlihat sangat megah dan berkelas.


dekorasi yg di tata sangat rapi selaras dengan warna nya.


Dirga membawaku ke lantai dua meniju kamar yg akan ku pakai selama aku tinggal di rumah ini sampai kami menikah, seperti yg aku mau.


Letak kamarku bersebelahan dengan milik Dirga, dia membukakan pintu nya dan seketika aku terkejut dengan isi di dalam nya, di dekorasi dengan sangat cantik layak nya kamar buat cewek, warnanya serba warna pink.


aku tersenyum melihat itu,


,, bukankah ini sedikit berlebihan menurutku....,, kataku


,, kenapa...! apa kamu tidak menyukainya...!,, kata Dirga.


,, bukan begitu, rasanya seperti kamar anak ABG....,, kataku


,, kalau begitu aku akan minta pelayan mengganti dekorasinya sesuai keinginanmu...,, kata Dirga.


,, tidak perlu, biar kan saja seperti itu, saya menyikainya....,, aku menghentikan langkah nya yg hampir meninggalkan ku untuk memanggil seorang lelayan.


,, bukan kah ini hanya sementara saja...,, entah kenapa tiba tiba aku mengatakan itu.


,, ooh , maksud saya bukan begitu, bukan seperti yg bapak pikirkan...,, kataku yg sudah salah tingkah, karena sudah salah bicara.

__ADS_1


tanpa sadar dia sudah mengecup bibirku sambil berkata,


,, kamu melakukan nya lagi sayang...,,


Dirga langsung memelukku dari belakang dan menempelkan wajahnya ke telingaku.


,, beritahu padaku apa yg harus kulakukan agar kamu bisa bersikap santai saat bersamaku....,, kata Dirga yg menyadari kalau aku belum nyaman di dekat nya.


,, aku berharap kamu bisa memanggil namaku dan bicara padaku dengan santai....,,


,, aku ingin kamu mengatakan isi hatimu padaku...,, bisik Dirga dengan suara yg lembut.


aku merasakan hembusan napasnya di telingaku, dengan lembjt dia teris memelukku, hingga membuatku sampai tersipu malu, aku bukan lah anak yg ber umur belasan tahun lagi, tapi rasanya sangat sulit untuk mengendalikan perasaan tidak nyaman ini.


,, bagai mana kalau kita mulai dari saling mengenal satu sama lain...,, kataku sambil tersenyum manja padanya.


,, kita akan melakukan nya setelah ini......,,


Dirga langsung menarik lekuk leherku dan langsung mencium bibirku, dengan sangat lembut dirga memcium bibirku, dan aku pun terhanyut di dalamnya, aku menutup mataku dan membalas ciumannya. ciuman itu berlangsung beberapa menit kami pun saling melepaskan sentuhan bibir kami.


saat ini aku benar benar sudah tersipu malu, Dirga mincium keningku dan menarikku lagi dalam pelukannya.


,, apa kamu tidak ke kantor....,, tanyaku

__ADS_1


Dirga melepaskan pelukanya dan menyentuh wajahku dengan kedua tangan nya. dia menatap mataku dengan tatapan yg sangat sulit di artikan.


,, apa kamu sesang berusaha menyuruhku untuk pergi...,, kata Dirga


,, bukan begitu.... maksu.....


belum selesai aku bicara dia sudah menghentikan ku dengan mencubit hidung ku dan berkata


,, aku hanya bercanda sayang, aku akan pergi ke kantor sekarang....,, kata Dirga


,, kamu istirahat lah...,, katanya lagi


,, aku udah minta seseorang untuk mengemas barang barang milik mu, dan sebentar lagi pasti sudah sampai....,, katanya


,, jangan mengurus segalanya sendiri, mintalah pelayan menegerjakannya...,, katanya yg tak juga beranjak pergi.


,, baik lah, sekarang pergilah, nanti kamu bisa telat...,, kataku sambil mendorong tubuh nya leluar dari kamarku.


setelah Dirga pergi aku duduk di tepi tempat tidur, aku berpikir apa yg akan aku lakukan selanjutnya, aku bahkan tidak bisa kebutik karena Dirga sudah memberi buk meneger kalau hari ini aku tidak bisa masuk kerja.


sekarang semua orang pasti sudah tau tentang apa yg terjadi antara aku dan Dirga, CEO mereka melamarku di depan mereka semua.


aku mendesah kasar, aku tidak tau harus bersikap seperti apa masuk kerja besok.

__ADS_1


__ADS_2