
setelah 5 jam dalam perjalanan, mereka pun akhirnya tiba, bahkan aku sampai tertidur.
,, sia... sayang...,, dirga membangunkan ku dengan menggoyangkan tubuhku pelan
eeeemmm aku mengeliat, aku merasa badan ku sedikit pegal.
aku membuka mataku, aku terkejut saat melihat kedapan di balik kaca mobil terlihat jelas kalau yg ada di hadapanku saat ini adalah rumahku.
,, kita udah nyempe sayang...,,
seketika air mata ku keluar dan mengalir, aku menutup mulutkua dengan kedua tanganku, aku benar benar tidak percaya kalau Dirga akan membawaku pulang kerumah.
aku menatapnya, dan dia tersenyum padaku,
,, apa kamu seneng...,, katanya sambil mengusap air mataku.
,, maaf sayang, aku cuma mau kasih kamu kejutan, supaya aku bisa liat kamu ketawa, bukan sedih kayak gini...,,
aku menggelengkan kepalaku.
,, aku nangis karena aku bahagia ga, bukan karena sedih...,,
Dirga mengakak ku keluar dari mobil agar bisa segera bertemu dengan seluaruh keluargaku, orang orang sudah sangat lama aku rindukan.
tapi sebelum aku keluar dari mobil aku mencium bibir nya sambil berkata
,, makasih banyak sayang....,,
Dirga terlihat terkejut tapi aku langsung bergegas keluar.
__ADS_1
,, akhirnya aku mendengar nya memanggilku sayang....,, dirga keluar dari dalam mobil sambil tersenyum
aku yg sudah sangat tidak sabar langsung berlari,
,, bundaaa, ayah, rio roy.... mbak pulang...,, teriak ku masih dari kejauhan
,, bundaaaa.... ayaah...,,
tiba tiba alu melihat bunda keluar dari rumah, bunda berdiri di depan pintu, bunda terlihat sangat terkejut.
karena aku pulang tanpa memberitaku mereka terlebih dahulu tentu saja bunda akan sangat terkejut.
,,siaaaa....,, teriak bunda
bunda pun langsung berjalan dengan cepat dan memelukku, kami sudah berada di teras rumah, aku mencium pipi bunda dan bunda juga melakukan hal yg sama.
tidak lama kemudian rio dan roy juga keluar begitu pun ayah ada di belakang mereka.
,, mbak siaaa...,, teriak mereka bersamaan. kedua nya langsung memelukku, dan aku langsung mencium kening keduanya bergantian.
,, mbak kok pulang gak bilang bilang cih...,, kata rio
,, maaf sayang...,, kataku
aku melihat ayahku berdiri de depam pintu dan aku langsung berlari kearahnya dan langsung memeluknya.
dengan berlinangan air mata aku memeluk tubuh kecil ayahku sambil berkata.
,, ayah, sia kangen ayah...,,
__ADS_1
,, ayah juga sayang...,, ayah mencium keningku dan membelai rambutku.
aku tidak bisa mengukirkan rasa cinta keluarga ku padaku, karena aku adalah putri satu satunya, dan aku harus meninggalkan mereka pergi ketempat yg sangat jauh, akibat paktor ekonomi mereka harus merelakanku.
karena bahagia bisa bertemu dengan seluruh keluarga ku, aku bahkan sampai lupa dengan Dirga.
,, Ayah, bunda, ada yg ingin sia kenalin sama kalian....,, semua orang menatap Dirga yg sejak tadi memang sudah berdiri di belalang mereka.
,, ayah, ini Dirga dan dirga ini adalah ayah ku....,,
aku memperkenalkan nya secrara singkat, karena aku bingung mau bilang apa lagi.
,, baik lah, kalian pasti lelah, masuklah dulu, kita bisa berkenalan dan bicara di dalam...,,
kata ayah mengajak kami untukasuk ke dalam, akhirnya kami semua masuk ke dalam rumah.
ini lah rumah ku yg sangat sederhana yg cuma memilimi dua kamar, kamar utama di pakai oleh orang tuaku dan kamar satu nya lagi saat ini di pakai oleh rio dan roy.
dulunya aku yg menggunakan kamar itu, dan kedua adikku terpaksa tidur di ruang tamu. karena memang aeperti inilah keadaan keluarga ku.
ayah mempersilahkan Dirga duduk, sedangkan bunda langsung ke dapur, aku setelah Dirga duduk dia melihat kesemua arh di ruang tamu.
saat aku mau berjalan ke dapur rio dan roy langsung menarikku ke dalam kamar. saat di dalam kamar mereka mendudukkan ku di atas kasur.
,, ada apa ini mbak, tiba tiba pulang sama cowok keren...,, kata rio
,, baru dua hari yg lalu aku ngomong sama mbak di telpon dan mbak gak ada bilang apa sama roy...,,
keduanya menatapku dengan tatapan yg mengerikan, aku cuma bisa diam, karena tidak tau harus bilang apa pada mereka.
__ADS_1