Serpihan Luka

Serpihan Luka
Chapter60. Berdebat.


__ADS_3

Roy terlihat kesal, Lisa berusaha memberi penjelasan dari situasinya saat ini tapi Roy sudah terlanjur salah paham.


" Jadi sekali aku peringatkan ini terakhir kalinya aku melihat tindakan tidak sopan senior pada kekasihku.. ", Tegas Roy dengan suara meninggi.


" Lo bakal menyesal atas tindakanmu hari ini.. ", Tunjuk senior itu yang langsung beranjak dari tempat duduknya.


" Roy.. lepasin tangan gue.. ", Ronta Lisa yang berusaha melepaskan lengannya dari genggaman Roy.


Roy menatap tajam Lisa tatapannya membuat Lisa ketakutan.


Apa dia salah paham padaku ?. Batin Lisa.


" Ikut denganku... ", Roy menarik lengan Lisa sedikit kasar, tanpa di sadari ada sebuah kursi di dekat mereka dan Lisa pun menabraknya.


" Awww... Ahh.. ", Lisa mengerang karena merasa sakit di bagian lututnya.


" Lo gak pa pa ?", tanya Roy panik.


Lisa menatap kesal pada Roy, dia tak memperdulikan pertanyaan Roy dan langsung bangun, mengabaikan uluran tangan dari laki-laki itu.


" Sory aku gak sengaja.. ", ucap Roy yang di abaikan Lisa dengan berbalik meninggalkan Roy.


" Lis.. hah... Lisa.. ", panggil Roy namun tak di gubris oleh gadis itu. Roy langsung mengejarnya.

__ADS_1


" Dia pergi, Roy baru aja pergi Tobi.. ", ucap Ciko.


" Hm, mata ku belum buta sampe lo harus ngasih tau gue hal yang jelas-jelas bisa gue liat.. ", celetuk Tobi.


" Bukan itu maksud gue kribo.. ni masalahnya makananya siapa yang bayar, kalo si gunung es udang pergi gitu aja.. ", kesal Ciko.


" Ahahahaha.. Sabar ya Cok, gue rasa cucian bi Tatih masih banyak di belakang.. ", goda Tobi..


" Aisss dasar kalian berdua si kribo sama ginung es s*a*an... ", gerutu Ciko kesal.


Yang pada akhirnya Tobilah yang membayar makanan nya karena tidak tega melihat sohib bawel nya itu mencuci piring bu Tatih.


Roy mengejar Lisa sampai parkiran, akhirnya dia bisa menghentikan langkah gadis itu.


Lisa berbalik menatapnya, " Apa yang lo lakuin tadi Roy ?", tanya Lisa kesal.


" Lisa.. di posisi ini seharusnya aku yang marah, kamu tau kenapa ?",


" Karena kamu pikir aku sengaja makan bersama senior itu kan ? kamu pikir kami memang sudah janjian makan bersama itu kan yang lo pikir ", ucap Lisa dengan suara sedikit meninggi.


" Apa aku salah mikir kek gitu, aku ngeliat pacarku makan bersama apa aku gak berhak marah ?", tanya Roy.


" Apa lo liat ada makannan nya dia tas meja, gak kan ? karena aku duduk lebih dulu disana dan itu pun untuk perata kalinya aku makan di kantin karena akj berharap bisa ngeliat kamu disana, dan mana aku tau tiba-tiba dia datang dan langsung duduk di sana ", jelas Lisa.

__ADS_1


Roy tersenyum, " Aku minta maaf karena gak tau tapi aku malah emosi gak jelas", ucap Roy.


" Setelah lo buat gaduh satu kampus dan buat aku malu, seenaknya lo minta maaf, lo bahkan bersikap kasar sama gue, Roy aku jadi pacar lo baru beberapa hari tapi lo udah kek gini ke gue.. apa bisa lo bayangin kedepan nya bakal jadi apa ?", Kesal Lisa.


Sumpah bakal runyem ni masalah Haiss, kenapa lo gak bisa menahan diri sih Roy. Batin Roy.


" Apa lo tau, kata orang kalau kita marah liat cewek kita di dekati cowok lain itu artinya kita cemburu, dan kalo kita cemburu tandanya lo cinta sama cewek lo.. mungkin itu alasannya aku marah waktu liat lo tadi, aku minta maaf ya.. Demi apa pun gue gak bermaksud kasar atau pun buat lo malu, Lis.. ", Mohon Roy.


" Ya udah lah, tapi sekarang semua orang udah tau tentang kita, gimana hiduo gue selanjutnya, OMG, aku bisa gila ", gumam Lisa.


" Kenapa lo pusing, apa jadi pacaf gue lo bisa gila ?", tanya Roy bingung.


" Hm, cuma orang gila yang mau jadi pacar lo.. ",


" Apa ? Lis... ",


" Lo tau, semua cewek di kampus ini tergila-gila sama lo dan kembaran lo itu, gue gak tau apa yang bakal mereka lakuin ama gue setelah tau hal ini ", Lisa terlihat khawatir.


" Lo takut sama mereka ?", tanya Roy tertawa.


" Aku bukan takut, tapi aku cuma gak suka ada yang cari masalah sama aku, karena aku gak punya waktu ngeladenin mereka, aku udah terlalj sibuk dengan kerjaan dan waktu belajarku, dan kalo sampe aku dapat masalah dari cewek-cewek penggila lo itu, awas aja lo.. Haaaahh.... ", Acam Lisa.


Roy memasangkan helm ke kepala Lisa, dan membawanya dengan motor besarnya seperti biasa.

__ADS_1


__ADS_2