
Malam ini Dirga pulang lebih awal, jam 8 malam dirga sudah ada dirumah, aku sedang berada di kamar saat dirga pulang, dirga langsung ke kamarku sebelum ke kamarnya.
,, kamu belum tidur....,, kata Dirga
,, belum....,, jawab ku
,, kamu pulang lebih awal...,, kata ku
,, eeemm...,, jawab nya
Dirga mendekatiku dan langsung mengecup keningku. entah kenapa dia selalu melakukan itu, sekakan menjadi sebuah keharusan di setiap kesempatan dia selalu tanpa ragu mencium keningku.
,, kamu udah makan...,, tanyaku
,, belum...,, jawabnya.
,, mau aku temenin...,, kata ku.
,, kalau gitu aku mandi dulu baru kita turun kebawah untuk makan....,, kata Dirga
saat dirga masih mandi di kamarnya aku lansung turun ke bawah lebih dulu.
sampai di dapur aku tidak melihat bi siti, sepertinya dia sudah ke kembali ke kamarnya. aku tidak ingin mengganggu nya.
bi siti pasti udah capek seharian nguruain rumah.
rumah sebesar ini cuma ada bi siti yg menjadi pelayan di sini, waktu aku tanyak sebelumnya bi siti cerita kalau dirga jarang ada di rumah, bahkan keluarga besarnya ada di Amerika.
Rumah ini di beli oleh orang tua Dirga agar saat mereka kembali kesini untuk mengurus bisnis mereka yg ada disini jadi tidak perlu tinggal di hotel.
Walau dulu sebenarnya orang tua Dirga adalah warga negara indonesia, tapu karena bisnis ayahnya mengharuskan mereka pibdah ke luar negeri bahkan sebelum Dirga lahir.
Tapi dirga sendiri malah lebih nemilih untuk kembali ke indonesia untuk mengurusi bisnis mereka disini.
__ADS_1
Walau lahir di amerika dirga tetap pasing berbahasa indinesia karena didikan mamanya yg selalu mengajarkannya tentang tanah air mereka.
saat aku sedang asik memanaskan makanan yg di buat bi ina sebelumnya, aku tidak menyadari ternyata dirga sedang berdiri di belakangku sambil terus memandangi ku.
saat aku bebalik aku dirga tersenyum padaku.
,, bi siti dimana sayang...,, tanya dirga.
,, mungkin sudah istirahat...,, kataku sambil menaruh beberapa hidangan di meja makan.
,, aku tidak tega mengganggu bi siti, dia pasti....,,
belum sempat aku menyelesaikan kalimatku tangan dirga sudah melingkar di perutku, dia memeluk ku dari belakang dan meletak kan kepala nya di leherku, sampai pipi kami pun saling menempel.
,, aku jadi pingin makan masakan buatan kamu....,, kata nya sangat manja.
,, memangnya kamu pengan makan apa...,, tanyaku
,, eeemm, apa pun asal kan itu madakan mu...,, kata dirga.
dirga akhirnya melepaskan pelukannya dan duduk di kursi dan bersiap untuk makan. aku duduk di samping nya dan mengambil kan nasi kedalam piring nya.
,, kamu gak makan sayang...,, tanya Dirga.
,, aku udah makan sore bareng bi ina....,, kata ku.
,, ya udah kalau gitu...,, katanya dan langsung menyantap makananya.
aku hanya diam sambil memperhatkan dia makan dengan lahapnya.
deeerrr
suara hp ku bergetar, ada telpon dari bunda, aku menatap dirga dan dirga juga menatap ku.
__ADS_1
,, siapa yg telpon....!,, kata Dirga.
,, bunda...,, kata ku...
,, cepet di angkat....,, suruh nya.
aku pun langsung menjawab nya.
,, halo bun...,,
,, halo sayang...,, jawab bunda
,, kamu lagi apa sayang....?,, tanya bunda
,, ngak lagi ngapa ngapain kok bun...,, jawab ku
,, bunda lagi apa...! dan ayah mana bun...!,,
,, ayah lagi nonton di depan dan bunda baru siap bersihin meja makan....,, kata bunda
,, trus rio sama roy lagi apa bun...!,,
kebiasaan ku setiap bicara dengan orang rumah aku memang selalu menanyakan keberadaan mereka terlebih dahulu.
,, ke dua adik mu lagi di kamar nya...,,
,, maaf ya bun semalam sia gak nelpon kerumah, sia ketiduran...,, jelas ku pada bunda.
,, ngak pa2 sayang, unda ngerti kok...,, kata bunda.
,, kamu baik baik aja kan...!,, tanya bunda.
,, iya bun , sia baik baik aja...,, jawab ku.
__ADS_1
saat aku sedang bicara dengan bunda Dirga sudah siap makan, dia melihat ku sesekali yg sedang asik mengobrol.
dia tidak berusaha bersuara atau pun mengganggu ku, dia menunggu ku dengan sabar.