
Dirga keluar dari kamar nya dan masuk ke kamarku, aku yg tidur terlelap tidak menyadari kedatangannya, dia langsung naik ke atas kasur dan membaringkan tubuhnya di sampingku, karena tempat tidur agak bergerak membuatku terbangun.
saat aku berbalik aku melihat dirga ada di sampingku, karena terkejut aku bangun dan menatapnya.
,, kapan kamu pulang....,, kata ku.
,, sudah dari tadi...,, katanya
dirga menutup matanya, dan tidak menatap ku seperti biasanya.
,, kenapa kamu ada disini...,, kata ku
,, karena aku lelah dan ingin tidur...,, jawab nya
,, tapi...,, Dirga langsung menarik lenganku sampe aku terjatuh menindih tubuh nya.
wajahku sudah sangat dekat dengannya, perlahan dia membuka matanya.
,, aku tidak akan melakukan apa pun, jadi jangan takut, dan tidurlah...,, katanya sambil menatap mataku
terlihat dia benar sangat lelah, akhirnya aku membaringkan tubuh ku dan Dirga meletak kan lengannya di bawah leherku.
aku hanya terdiam membisu, aku berbalik membelakanginya karena merasa sangat gugup. aku terkejut saat tangannya melingkar di pinggangku dia memeluk ku dari belakang.
tubuhku menjadi kaku seperti mati rasa, aku merasakan napas nya begitu hangat di leherku.
,, maaf sayang, karena aku membuat mu bosan seharian dirumah...,, katanya dengan suara pelan seperti berbisik.
,, kalau gitu besok biarin aku ke butik...,, kata ku.
,, eemm...,, jawab nya
,, aku mau kamu secepatnya jadi milik ku...,, kata nya mengejutkan ku.
__ADS_1
Rasa ini, ke lembutan dan kehangatan ini, seperti mimpi buatku.
dia mempelaku kan ku debgan sangat lembut, tidak memaksakan kehendaknya, dan menahan hasratnya bahkan di saat kami sudah sedekat ini.
,, aku akan segera menyelesaikan semuanya, dan segera menikah dengan mu...,, katanya
mendengar icapn nya aku penasaran apa sedang ada masalah di kantornya.
,, apa ada masalah di kantor...,, kataku
,, gak ada apa apa sayang, mending kita tidur udah malam kan...!,,
kata Dirga sambil dia nengencangkan pelukannya.tidak lama kami pun akhirnya tertidur.
jam 5 pagi aku terjaga, aku dan dirga tidur saling berpelukan, waktu aku membuka mata, aku melihat wajah tampan Dirga tepat dimukaku.
awalnya aku terkejut, tapi karena kulihat mata Dirga masih tertutup, aku malah menikmati apa yg lagi aku lihat sekarang.
aku memperhatikan wajahnya, alis yg tebal, bulu mata yg lentik, hidung mancung, aku tiba tiba pengen nyentuh hidung nya.
saat tangan ku ada di bibirnya tiba tiba aku ingat dengan ciuman kami kemarin, dengan liarnya pikiranku, aku sudah seperti orang mesum karena sangat menyukainya.
aku menutup mata dan menggelengkan kepalaku, menyadarkan otak ku dari pikiran sesat ku
,, pagi sayang....,, Kata Dirga yg matanya masih tertutup.
aku tudak tau sejak kapan dia bangun, dia membuka matanya perlahan, dia menatapku sambil tersenyum padaku.
dia lansung mengecup bibirku, hingga membuku terkejut dan tersipu malu.
,, aku berharap kau bisa melakukan yg lebih, dari sekedar menyentuh wajahku...,, goda nya.
karena dia tau apa yg baru saja aku lakukan,
__ADS_1
,, maaf...,, kataku
,, untuk apa....,, tanya Dirga.
,, karena sudah memvangunkanmu, gara gara aku sentuh...,, kataku sambil menunduk kan kepalaku
,, aku sudah bangun dari tadi, dan asal kamu tau aku menyukainya...,, katanya mengodaku
,, kamu bisa menyentuhku sesuka hatimu...,, kata nya
,, aku malah berharap akan ada ciuman selamat pagi darimu...,, kata nya yg tak henti henti menggodaku.
aku uda siap untuk pergi kerja, Dirga bilang bakal ngantar aku ke butik, padahal aku maunya pergi sendiri, tapi gak di kasih sama dia, aku cuma bisa menurut karena percuma berdebat sama dia.
aku turun ke bawah dan Dirga sudah menungguku di meja makan, saat dia menoleh dan melihat ku dia langsung tersenyum padaku.
aku langsung duduk di banku yg berhadapan dengannya.
,, pagi bi...,, sapa ku pada bi siti.
,, pagi non...,, jawab bi siti
,, bibi kok gak makan sama kita...,, kata ku pada bi siti
ku lihat Dirga hanya tersenyum tipis,
,, ngak perlu non, bibi sarapan nanti aja...,, kata bi siti.
,, tapi...,, aku menghentikan kata kata ku, pikirku mungkin bi ina takut sama Dirga.
,, duduk lah bi, kita sarapan bersama...,, kata Dirga.
,, tapi den...,, kata bi siti
__ADS_1
,, ngak pa2 bi, kemarilah, kalau bibi menolak aku mungkin tidak akan menemukan ciuman pagi ini dari calon istriku itu....,, kata dirga sambil menggodaku.
bi siti ter senyum melihat tingkah Dirga yg sangat kekanakan.