Serpihan Luka

Serpihan Luka
Chapter19. Dirga cemburu


__ADS_3

setelah menerima lamaran yg di ajukan Dirga, akhirnya Dirga dan keluaga langsung menentukan tanggal pernikahan kami.


kedua orang tua dirga pun langsung kembali keindonesia, dan seluruh keluarga ku ayah, bunda dan juga adik adik ku kkut bersama ku dan dirga.


akat nikah mau pun resepsi pernikahan akan dilakukan di jakarta di rumah Keluarga dirga. mengingat kampung halaman ku dan rumah Dirga sangat jauh, akan sangat sulit jika harus melakukan akat dan resepsi di tempat yg berbeda.


segala persiapan sudah di lakukan, di malam sebelum pernikahanku aku yg sedang ada dikamarku tiba tiba bunda datang menghampiriku,


tok tok tok...


,, bunda boleh masuk sayang...,,! tanya bunda.


,, tentu saja bunda.... kemarilah... ,, aku langsung berlari ke dan meraih tangan bunda dan mengajaknya duduk di atas tempat tidur.


,, melihat mu sebahagia ini, membuat bunda merasa sangat bersyukur....,, kata bunda membelai rambutku,


,, bunda minta maaf selama ini tidak bisa menjaga sia dengan baik, bunda membiarkan sia berjuang sendiri....,,


,, bunda... jangan minta maaf, bagi sia bunda adalah bunda terbaik sedunia, sia bersyukur terlahir dari rahim bunda.....,, ucapku.


mataku sudah mulai berkaca kaca, begitu pun dengan bunda air mata bunda mengalir di pipinya. aku menghapus air mata bunda sambil berkata


,, sia sayang sama bunda, dan akan selamanya begitu...,, aku langsung memeluk tibuh bundaku yg terasa sudah sangat lelah.


,, ehemm... suara deheman Dirga dari balik pintu.


,, apa dirga bisa bergabung bunda...,, kata Dirga


,, tentu saja sayang....,, kata bunda.


Dirga langsung menghampiri kami berdua, dirga meraih tangan bunda dan berkata


,, terima kasih bunda, karena sudah melahirkan dan membesarkan sia sampai saat ini, Dirga cuma betharap bunda bisa memberiku kesempatan untuk membahagiakan putri bunda mulai saat ini...,,


,, dirga akan menjaga nya seperti yg bunda lakukan selama ini....,, tambah nya.

__ADS_1


,, terima kasih sayang...,, ucap bunda


,, ya sudah bunda akan keluar untuk menemui ayah...,, pamit bunda.


sstelah bunda pergi Dirga duduk di sampingku, dia menatapku dengan tatapan ingin menerkam mangsanya.


perlahan dia mendekatkan wajahnya ke arahku, saat wajah kami berdua sudah sangat dekat tiba tiba rio menerobos masuk, dan mengejutkan kami berdua


,, maaf mbak... rio gak sengaja soal nya pintunya terbuka...,, kata rio kelabakan


muka ku terasa panas karena malu, tapi Dirga malah tersenyum seakan biasa saja, tak lama roy pun menyusul masuk.


,, kenapa muka lho kek gitu , emang lho abis liat apa...!,, tanya roy dengan ekspresi datar.


,, bukan apa apa...,, jawab rio.


,, kalian berdua, kemarilah....,, kata Dirga.


,, benar kemarilah...,, kataku.


,, kalian bicara lah mas keluar dulu...,, pamit ardan


,, mbak bahagia....,, tanya rio


,, eemm....,, jawab ku sambil menggangguk


aku memeluk rio dan mencium pipinya.


,, mbaaaaak....,, teriak rio


,, kenapa... disini kan gak ada cewek yg liat...,, godaku


saat sedang bercanda dengan rio tiba tiba Dirga kembali dia melihat aku sedang betusaha mencium rio, matanya terlihat terkejut.


,, sory, mas mau ambil hp mas...,, kata Dirga yg ternyata hp nya memang tertinggal di atas tempat tidur

__ADS_1


sebelum dia keluar aku melihat tatapannya yg sulit di artikan.


saat aku selesai mandi, aku keluar dan melihat risky sedang duduk di sofa, aku keluar hanya menggunakan jubah mandi yg di baliknya belum kupakai apa apa.


,, kenapa kamu ada disini...,, tanyaku terbata bata.


aku yg masih berdiri di depan kamar mandi menutup belahan jubahku yg sedikit terbuka dan tiba tiba Dirga bagun dan berjalan kearahku, dan sudah berdiri sangat dekat di hadapanku.


aku menatap nya ketakutan, dia semakin mendekatkan wajahnya dan aku sedikit memundurkan wajahku darinya, sampai aku hampir terjatuh dan di tahan oleh sebelah tangannya.


karena aku pikir dia ingin menciumku aku pun menutup mataku, tapi dia malah mengankat tubuh ku dan meletakkan ku di atas tempat tidur.


wajahnya terlihat sangat kesal,


,, kau sedang kesal...,, tanyaku


,, tidak....,, jawab nya jutek


,, sepertinya aku benar, apa aku membuat kesalahan....,, tanyaku lagi


,, tidak...,,


karena merasa terganggu dengan sikap nya yg tiba tiba berubah, aku jadi turun dari tempat tidur dan berjalan ke arahnya yg sedang duduk di sofa.


,, apa kau mulai menyesal mengajak ku menikah....,, godaku


,, apa...kenapa kau berpikir begitu...tentu saja tidak, kenapa aku harus nenyesalinya...,,


,, terus kenapa kamu tiba tiba bersikap kek gini....,, tanyaku


,, entah kenapa ada peradaan aneh di sini...


katanya sambil menunjuk dadanya...


,, saat aku melihat mu bersikap sehangat itu pada rio tadi....,, katanya.

__ADS_1


melihat nya cemburu seperti itu membuatnya terlihat sangat menggemaskan menurutku.


aku menatapnya dan mendekatkan wajahku padanya.


__ADS_2