Serpihan Luka

Serpihan Luka
Chapter13. perlakuan berbeda


__ADS_3

wajahku memerah aku sangat malu pada bi siti, dengan entengnya dia bicara seperti itu pada bi siti.


selesai makan kami pun langsung keluar dari rumah dan dudah ada di depan rumah, supir pribadi Dirga sudah menunggu kami sejak tadi. pak supir membuka kan pintu mobil untuk ku, sadangkan Dirga membuka pintu mobil sendiri.


di dalam mobil Dirga terlihat sedang sibuk dengan lebtopnya, beberapa kali aku meliriknya, dan tak di hiraukan olehnya.


,, maaf sia, hari ini pun jangan menungguku, karena aku akan telat pulang telatblagi....,, kata Dirga


dia memanggil namaku dengan mudahnya, dia selalu terasa sangat dekat dengan ku, seakan hubungan kami sudah sangat lama hingga dia bisa senyaman itu saat memanggilku sia.


,, baik lah...,, kata ku


,, aku akan minta supir menjemputmu saat pulang kerja....,, Kata Dirga.


,, ngak perlu, aku bisa pulang sendiri kok...,, kataku


,, jangan menolak sayang....,, kata Dirga


,, baik lah....,, kataku.


tiba di depan butik aku langsung turun dari dalam mobil, Dirga juga ikut turun.


,, baik lah aku masuk dulu...,, kata ku.


Dirga menatap ku dan langsung mengecup keningku, aku tersenyum padanya. dia tidak juga beranjak pergi dia masih terus menatap ku seakan menunggu sebuah blasan dariku.


aku mendekatkan wajahku bermaksud memberikan kecupan di pipinya, tapi dia malah menoleh dan akhirnya kecupan ku berakhir di bibirnya, dia teraenyum melihatku yg sangat terkejut.


,, mulai lah membiasakan diri dengan ini beby...,, ucapnya sambil mengedipkan sebelah mata kirinya.


baru dia masuk kedalam mobil, sedangkan aku masih terdiam tanpa bisa bicara. saat mobilnya sudah melaju aku memandang belakang mobil itu sambil tersenyum.


aku masuk kesalam butik, semua orang terlihat menatapku dengan tatapan yg sangat berbeda dari biasanya.


Qlaudia mendekatiku sambil merangkul lenganku.


,, jahat banget cih kamu sia, padahal kamu punya pacar seperti pak CEO tapi kamu gak pernah cerita sama aku...,, kata qlaudia


,, pak Dirga bukan pacar aku kok qlau...,, kata ku.


,, bohong banget cih sia , trus yg kemarin apa, yg barusan juga, semua itu apaan sia...,, selidiknya.


,, flesia, ikut saya ke ruangan saya...,, kata buk maneger.


,, entar aku jelasin sama kamu ya qlau...,, kata ku pada qlaudia

__ADS_1


aku langsung bergegas meniju ruangan buk maneger.


,, ibuk minta maaf sama kamu, karena tidak tau kamu adalah calon istri pak CEO dan malah bersikap kurang ajar sama kamu...,, kata buk maneger.


,, jangan begitu buk, jujur ini membingungkan dan saya juga tidak tau harus menjelaskan semua ini pada ibuk...,, kata ku


,, yg jelas sama monon ibuk jangan bersikap seperti ini pada saya buk, saya belum menjadi istri pak Dirga, jadi bersikap lah seperti biasanya buk, saya mohon...,, jelasku panjang lebar.


,, baik lah, saya akan menunggu penjelasan dari kamu sia, kamu tau saya sangat menyukai kamu kan selama ini...,, kata buk maneger.


,, baik buk...,, kata ku


walau pun aku dan buk maneger tidak lah terlalu dekat, tapi aku sangat menghormatinya, karena dia lah yg membantuku selama ini hingga aku bisa sampai pada titik ini.


walau tegas tapi buk maneger adalah orang yg sangat perhatian terutama pada bawahannya.


setelah itu aku tempat qlaudia yg sudah menungguku di luar dengan wajah cemberutnya.


aku tersenyum melihatnya seperti, dia memang sangat jarabg marah padaku, kamu sudah mengenal qlaudia selma 3 tahun. dia mulai bekerja disini setelah dua tahun aku bekerja di butik.


qlaudia adalah cewek yg ceria, dan sangat mudah bergaul, jadi debgan mudah kami oun jadi deket.


walau tidak seperti hububgan sahabat yg sangat dekat, tapi kami berteman dengan baik. usia nya juga 3thn lebih muda dariku tapi tidak membuat hubungan kami menjadi canggung.


,, qlau, kamu masih kesel sama aku..,, tanya ku padanya.


,, yae udah, aku janji entar pas makan siang aku ciritain semua nya sama kamu...,, kata ku


akhirnya wajah cemberutnya langsubg berubah jadi tersenyum.


,, bener ya...,, kata qlaudia.


,, eeemm...,, jawab ku.


sudah saat nya makan siang, aku dan qlaudia pun pergi ke kafe di dekat butik untuk makan siang bersama.


saat aku dan qlaudia baru saja duduk di dalam kafe, tiba tiba aku mendapat pesan dari Dirga.


,, jangan lupa makan ya beb...,, kata dirga


aku tersenyum saat membaca pesannya, sebelumnya dia selalu menelpon ku dan belum pernah mengirim pesan, bahkan chatku sebelumnya saja tidak dibalasnya.


,, iya, ini udah di kafe lagi mau makan siang....,, jawab ku


,, sama siapa...!,, tanya Dirga

__ADS_1


,, sama temen...,, jawab ku.


,, temen cewek atau cowok....,, tanya nya lagi


aku tersenyum membaca balasan pesan nya, dia kayak orang lagi cemburu, aku sengaja membalas pesannya agak lama.


,, cewek atau cowok....!,, tanya dirga lagi.


,, cewek kok...,, kataku.


,, di butik kan cuma ada kariawan cewek aja, jadi gak mungkin aku makan sama cowok...,, jelasku panjang lebar.


aku menubggu balasan nya tapi sudah 5 menit berlalu tidak juga dibalas olehnya.


Qlaudia yg melihat ku senyam senyum sejak tadi, dia menatapku dengan tatapan penuh sidik.


,, ok, aku bakal ngomong qlau...,, kataku


aku pun mulai menceritakan semuanya dari awal sampai akhir. dia hanya diam mendengarkanku dan mulut nya pun sampai terbuka. entah diamnya karena dia mengerti ucapan ku ataw tidak percaya dengan ceritaku.


,, jadi maksud mu, kamu baru liat dia kemarin...!,, kata nya


,, eeemmm...,, jawab ku sambil mengangguk


,, dan dia langsug melamarmu....!,, kata qlaudia lagi


,, bahkan dia melamarmu lagi di pesta nya, di depan banyak orang.....!,, qlaudia masih menerudkan kata katanya.


,, kenapa kamu kayak gak percaya sama ceritaku....,, kataku padanya.


sejenak dia terdiam, aku bingung apa yg ada dipikirannya, dia percaya ataw ngak sama aku itu yg ada didalam pikiranku.


,, kamu tau apa yg aku pikirin sia...,, kata qlsudia


,, eeemm....,, kataku sambil mengangguk


,, menurutku ini keren sia, rasanya aku kayak lagi denger cerita dongeng....,, kata nya dengan kegirangan


,, apa...,, kata ku terkejut drngan reaksi qlaudia.


,, aku juga mau kali, di lamar sama pangeran keren kayak gutu sia...,, katanya


selesai makan mereka langsung balik ke butik.


saatnya semua orang bersiap siap untuk pulang, aku di telpon Dirga, dia bilang yg akan datang menjemputnya adalah sekertarisnya.

__ADS_1


,, sia, di luar udah ada yg nungguin tuh...,, kata qlaudi


aku langsung bergegas keluar, aku sudah melihat sekertaris Dirga swdang berdiri di samping mobil berwarna hitam milik Dirga.


__ADS_2