
,, apa kamu sedang cemburu....!,, tanya ku
,, bukan cemburu tapi merasa iri aja...,, elesnya
,, beneran.... godaku
,, eeemm....jawabnya singkat
,, aku gak nyangka kamu bisa cemburu sama adik aku ga.... ujar ku.
,, aku bilang bukan cemburu sia.... tegasnya
,, kamu tenang aja sayang, muali besok aku akan memperlakukan mu lebih baik.... godaku sambil tersenyum manja padanya.
dirga langsung menarik lekuk leherku dan mendarat kan bibirnya di bibirku. aku mendorong dada bidangnya dan menatapnya.
,, bersabar lah sampai besok ga.... kataku
Dirga terlihat kecewa tapi dia mencoba untuk bersabar hanya menunggu satu malam lagi hingga akhirnya dia benar benar bisa memiliki ku seutuhnya.
sebelum pergi meninggalkan ku dirga mencium keningku terlebih dahulu sambil berkata.
,, aku akan tagih janjimu besok malam sayang.... godanya.
aku jadi tersipu malu, bahkan aku tidak menyangka bisa mengatakan itu padanya.
*****
saat ini rumah sudah di penuhi oleh tamu undangan, semua orang terdengar sudah sangat ramai di luar, aku yg masih bersiap siap di kamar, seorang penata rias sedang membantuku merias wajahku secantik mungkin.
baju pengantin yg ku pilih bersama dirga terlihat sangat megah.
__ADS_1
setelah selesai di rias aku pun keluar untuk melakukan akat nikah, karena sejak tadi Dirga dan keluarga sudah menungguku.
saat aku berjalan menuruni anak tangga, semua mata begitu terpana melihatku, dirga bahkan tidak berkedib sekalipun, aku terus melayangkan senyuman di bibirku.
Dirga mendekatiku, dan langsung menggandeng tanganku,
,, kau luar biasa sayang, kamu wanita tercantik didunia.... bisik Dirga.
kami bersiap untuk acara akat nikah, tidak butuh lama kami pun langsung sah menjadi sepasang suami istri,
saat Dirga menyematkan cincin dijariku, dirga langsung mengecup kening ku, lalu dia pun ***** bibirku dan aku pun membalas ***** nya, dan kami pun tersenyum bersama.
resepsi di lakukan di hari yg sama, begitu banyak tamu yg datang, tamu yg datang kebanyakan teman bisnis Dirga dan kerabat terdekat nya.
,, wuah... lho beruntung banget cih ga bisa dapetin bidadari sencantik ini.... kata salah satu teman bisnis Dirga.
,, bagi gue dia satu satu nya wanita didunia ini... di mataku yg lain tak terlihat.... kata Dirga sambil menatap ku sampai aku tersipu malu
,, sayang.... pangil mamanya Dirga.
,, bisa ikut mama bentar.... katanya.
aku langsung mengikuti mama Sania.
,, kenalin ini om Hadi dan istrinya, adik papanya Dirga.... kata mama Sania.
,, halo om tante, saya flesia.... kataku
setelah mengobrol sebentar dirga tiba tiba melinkarkan salah satu tangannya di pinggangku.
__ADS_1
,, uuhh yg baru saja jadi seorang pengantin, gak bisa jauh jauh tu bidadarinya.... kata istri om Hadi.
,, tentu donk om, bisa bahaya kalau di tinggal sendiri... kata dirga.
,, ga, aku mau ketemu sama bunda dan ayah dulu ya....
,, aku temenin ya, sekalian aku juga mau ngomong sama mereka.... kata dirga.
sejak kami selesai akat nikah bunda sudah tidak terlihat lagi, dan waktu aku tanya roy dia bilang bunda agak ngerasa pusing jadi balik kekamar, aku muali ngerasa khawatir dari tadi.
tapi aku belum ada kesempatan untuk melihatnya.
tok tok tok
aku langsung membuka pintu dan masuk ke dalam, aku melihat ayah sedang memijat kepala bunda.
,, bunda kenapa..... apa bunda sakit....apa bunda mau ke rumah sakit aja... tanyaku bertubi tubi tanpa memberi kesempatan bunda untuk bicara.
,, bunda gak pa2 sayang, mungkin lagi capek aja... kata bunda dengan suara yg terdengar lemah, aku menggenggam tangan bunda.
,, bunda yakin... kita bisa antar bunda kerumah sakit sekarang.... kata dirga
,, bunda kamu gak pa2 nak, jadi kalian gak perlu khawatir ayah akan jaga bunda sampai acara kalian selesai.... kata ayahku.
,, tapi yah.... kata ku yg masih tetap merasa gak tenang.
,, bunda cuma kecapean sayang, setelah tidur juga akan baikan lagi.... kata bunda
,, ya udah kalau ada apa2 ayah bisa langsung bilang sama Dirga....
kami akhirnya keluar meninggalkan bunda dan ayah di dalam kamar, karena acara yg belum selesai terpaksa kami harus turun kebawah lagi.
__ADS_1