
Dirga mulai sibuk di kantor, Banyak pertemuan yg tertunda akibat ketidak hadirannya ke kantor selama tiga hari
" Maaf pa, ada apa seperti nya ada yg sedang mengganggu pikiran bapak saat ini. " tanya Bram sekertarisnya Dirga.
" Bukan apa apa. " Dalih Dirga.
" Bapak yakin, apa perjalanannya tidak berjalan lancar pak ?"
Dirga sejenak terdiam.
" Kau tau Sopiah Bram. ?"
" Tentu saja pak, bukankah dia putri salah satu kolega perusahaan kita, dia juga pernah menghadiri pesta penyambutan bapak sebelumnya kan !"
" Kau benar, cewek itu. "
" Ada apa dengannya pak ?"
" Dia ada di hotel yg sama dengan kita saat di korea. "
" Benarkah ! , sedang apa dia di sana ?"
" Berpesta, setidaknya itu yg di katakannya."
" Apa menurut bapak dia ada disana karena tau anda akan bulan madu kesana. "
" Apa kau juga berpikir begitu !"
Dirga terus saja merasa terganggu oleh Sopia, mengingat kehadiran wanita itu sidah membuat kita berdua sampai salah paham.
*****
Roy akan mengikuti kelas untuk pertama kalinya pagi ini, ia berjalan bersama beberapa temannya saat ia sudah berada di dalam ruangan setiap gadis menatapnya bahkan ada yg saling berbisik dan senyuman lebar teraungging di wajah gadis gadis itu.
Hanya ada satu cewek yg terus menundukkan kepalanya yg tak perduli dengan keadaan sekitar, Roy menaikkan selelah bibirnya tersenyum tipis pada cewek itu. perlahan ia melangkah mendekati cewek itu lalu duduk di sampingnya dan di ikuti teman temannya.
Di sampingnya, sudah duduk laki laki kurus namun begitu tampan berkulit putih hidung mancung mata lecoklatan sedang mentap Lisa, dengan rasa bingung ia tak mampu bersuara.
' kenapa orang ini duduk disini ?'
__ADS_1
" Ada apa ! apa aku tidak boleh duduk di sini !"
" Oh , Silahkan saja. " Lisa sedikit terkejut.
' Bahkan suaranya saja bisa menghancutkan hati semua orang di ruangan ini, apa dia manusia ?"
Roy menatap lurus ke depan namun Lisa tak bisa memalingkan pandangannya dari pria tampan yg ada di sampingnya.
Roy yg begitu cuek bebek membuat cewek cewek samakin menyukainya, namun Lisa tak ingin berhayal menyukai cowok setampan itu, dia bahkan tak berniat mendekati cowok mana pun karena tujuan hidupnya adalah dapan kuliah dengan tenang.
Saat jam pelajaran selesai tiba tiba Rio datang menghampiri Roy.
" Roy...." panggilnya di balil pintu.
wuah terdengar teriakan beberapa cewek yg melihat kehadiran Rio, sebagian berbisik mengatakan apa mereka berdua itu seorang artis.
Saat Lisa ingin keluar dan menuruni anak tangga tiba tiba kakinya terpeleset dan dengan gerakan cepan Rio berlari ingin menangkap nya namun tangan roy sudah lebih dulu menarik lengan Lisa.
" Kau baik baik saja ?" tanua Roy mengagetkan Lisa.
" Benar kau tidak apa apa ?" timpal Rio.
" Saya baik baik aja, terimakasih. " setelah mengatakan itu Lisa berlari keluar, tatapan Roy dan Rio mengikuti langkah Lisa.
" Kenapa lo kesini !" Tanya Roy menyadarkan Roi dari lamunanbya.
" Oh itu, lupakan itu, lo kenal cewek tadi !."
" Nggak, kenapa ?"
" Benarkah ! padahal sekelas tapi kamu malah nggak tau namanya. "
" Apa aku harus tau !"
" Tentu saja. "
" lupakan saja, katakan padaku kenapa kau mencariku !"
" Aku ingin mengajak mu makan bersama. "
__ADS_1
" Apa kau anak kecil ! kenapa harus makan bersama, bukankah kau bilang pada mbak sia kau itu sudah dewasa. " pekik Roy.
******
Tiba Dirumah Aku dan Dirga langsung berjalan menuju kamar, Dirga terlihat sangat lelah.
" Apa kau ingin mandi lebih dulu. " tanyaku padanya.
" Hemm. " jawab Dirga
Sembari dia mandi aku menyiapkan pakain santai untuknya. selesai ia mandi gantian aku yg mandi.
Saat aku keluar Dirga tak ada di kamar.
' Dirga dimna ! apa turun kebawah ?
Aku berjalan menuju dapur mencari Dirga namun hanya ada bibi di sana yg sedang memasak.
" Selamat sore bi, " Sapaku padanya.
" Sore non, apa non sudah lapar ?"
" Hemm." jawabku sedikit merengek.
" Ya uduh bibi siapin ke atas meja dulu ya non. "
" Iya bi, makasih, oya bi liat den Dirga nggak ?"
" Sepertinya lagi di ruang tamu non sama den Rio dan den Roy."
" Oh ya, jadi mereka udah pulang !"
" Udah non. "
Aku langsung menyusul mereka ke ruang tamu, kulihat ke tiga cowok itu sedang asik berbincang dengan televisi yg sedang menyala.
" Selamat sore sayang. " Sapa ku pada si kembar sembari diriku duduk di samping Dirga dan bersandar di bahunya.
" Sore mbak. " Jawab keduanya.
__ADS_1
Aku penasaran apa yg sedang di bahas ketiga priaku itu.