
saat aku berdiri di luar aku menatap langit yg terlihat ada beberapa bintang yg bersinar di atas sana.
tiba tiba aku di kejutkan oleh tangan Dirga yg melingkar di perut ku, dirga memelukku dari belakang.
,, kamu belum tidur...!,, tanyaku
,, sebelum nya aku udah tidur, tapi aku terjaga saat mendengar pintu terbuka, aku lihat kamu keluar....,, jelasnya.
,, maaf aku malah membangunkan mu....,, kata ku
,, kenapa gak tidur, malah keluar sendirian...!,, tanya Dirga
,, aku cuma gak bisa tidur aja, mungkin karna tadi siang terlalu lama tidur di dalm mobil...,, aku coba menjelaskan.
,, aku mau tau, apa yg kamu bicarakan dengan ayah tadi saat di ruang tamu....!,, tanyaku sedikit penasaran
,, aku belum mengatakan apa pun pada ayah...,,
,, aku akan bicara dengan nya besok...,, kata Dirga.
,, bicara soal apa....! kataku
,, kalau aku mau menikah dengan mu secepatnya....,, jawab dirga
,, secepatnya....!,, kataku
,, eemm...,, jawab nya singkat
aku hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Dirga, aku tidak pernah bermimpi akan bisa merasakan kebahagiaan sebesara ini.
setelah merasa sedikit mengantuk aku mengajak nya masuk ke dalam dan tidur.
Jam 5 subuh aku terjaga karena mendengar suara adzan subuh, aku bangun dan membuka pintu kamar ku aku terkejut saat melihat ruang tamu sudah kosong.
__ADS_1
Dirga dan kedua adik ku ternyata sudah bangun dan pergi ke masjid barsama ayah untuk sholat.
aku melihat bunda sedang bersiap siap untuk sholat subuh, aku pun bergegas mengambil wudhu dan ikut sholat bersama bunda di ruang tamu.
selesai sholat aku kembali ke kamar, aku berbaring lagi di atas kasur, entah kenapa aku merasa sangat mengantuk, dan dengan sekejab aku sudah tertidur pulas.
padahal niat nya aku mau membantu bunda untuk membuat sarapan.
saat aku terjaga hari sudah sangat tetang kulihat jam di layar hp lu sudah jam 7 lewat. aku langsung cepat cepat berlari keluar dan aku tidak melihat siapa pun, aku berjalan menuju dapur aku juga tidak melihat bunda.
dan aku pun keluar dari rumah dan melihat bunda sedang menyirami bunga bunga yg ada teras rumah.
,, bun, kemana semua orang...! ,, tanyaku pada bunda
,, mereka sedang pergi ke sawah bersama ayah mu...,, jawab bunda
,, kesawah...! bunda kok gak bangunin sia cih bun... sia padahal mau bantuin bunda buat sarapan....,,
,, bunga bunga nya tetap tertata kayak dulu ya bun...,, kataku
,, tentu saja, kedua adik mu itu selalu merawatnya dengan baik, mereka bilang saat mbak sia pulang dia bisa tetep liat taman bunga yg dia sukai tetap sama...,, kata bunda menjelaskan
setengah jam kemudian semua orang kembali, dari kejauhan aku melihat senyuman di wajah Dirga.
,, selamat pagi mbak ku yg laling cantik....,, goda rio.
,, pagi sayang...,, kataku sambil mencium pipinya.
,, apaan cih mbak...,,
,, rio bukan anak kecil lagi, jadi jangan main cium cium aja di depan orang banyak, gimana kalau ada cewek yg lewat, kan malu mbak....,, katanya dengan wajah yg sanagt menggemaskan
aku mengacak acak rambutnya sambil bilang.
__ADS_1
,, aduh adik ku yg satu ini, ternyata udah besar ya, udah ngomongin masalah cewek aja....,, godaku
,, mbak.....,,
,, coba cium roy sana, mau gak dia.....!,, kata rio
,, jangan bawa bawa gue...,, kata roy.
tapi dengan nakal nya kami malah menatap roy bersama sama, aku dan rio berlari mengejar nya, roy langsung berlari ke semua penjuru.
kami saling bercanda tanpa memperdulikan orang lain, aku sampai lupa ada dirga di sana.
saat aku menyadari nya aku lansung menatap nya dan melihat dia sudah tersenyum seperti mengejekku.
,, berhentilah bercanda, apa kalian tidak malu di lihat sama nak Dirga...,, kata bunda.
saat sarapan aku bertanya pada kedua adik ku kenapa mereka tidak pergi ke sekolah, aku lupa kalau mereka sudah selesai ujia akhir dan tinggal menunggu ijazah mereka keluar, dan akhirnya mereka tamat dari sekolah SMA nya.
selesai makan ayah, bunda dan dirga duduk di ruang tamu, aku pun selesai beberes di daput ikut duduk bersama mereka.
,, ayah, bunda, ada yg mau saya sampaikan pada kalia....,, kata dirga
,, bicaralah nak....,, kata ayah ku
,, saya datang kemari bukan hanya sekedar berkunjung ataw menagntarkan sia bertemu ayah dan bunda....,,
,, saya datang kemari bertujuan ingin melamar putri kalian...,, kata Dirga dengan suara tegas.
,, saya ingin menjadikan dia pendamping hidup saya, saya ingin dia menjadi wanita pertama dan terakhir dalam hidup saya....,,
,, jadi saya mohon ijinkan saya menikahinya....,,
kata Dirga dengan percaya diri, dia tidak tetlihat gugup atau pun ragu saat bicara. aku hanya bisa mentapa nya dengan kagum.
__ADS_1