Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 100


__ADS_3

"Kau boleh pergi.. keselamatan Ana ada di tangan mu,jika ada sedikit luka saja padanya maka nyawa mu taruhannya."ucap Hyun,dan tanpa basa basi bawahan tersebut pun langsung pergi meninggalkan tuannya.


"Han!!..."teriak Hyun jin.


Han ye pun segera berlari setelah mendengar panggilan Tuannya.


"Iya tuan.."ucapnya.


"Segera siapkan pasukan... Nanti malam kita berangkat!..."ucapnya seraya berdiri dari kursi kebesaran nya dan meninggalkan ruangan.


Begitupun dengan Han yang tidak banyak bicara,dan langsung menjalankan perintah Tuannya.


Kita kembali kepada Ana ya gaess...


Saat ini,Ana sudah membunuh orang-orang yang menyeretnya tadi siang persis seperti yang di ucapkannya dari awal,bahwa ia akan membuat mereka mati dengan tubuh yang tidak utuh.


"Heuh... kau boleh membereskan mereka,bawa pergi jauh-jauh dari hadapan ku"ucap Ana setelah ia memutilasi korban-korban nya.


Izanagi pun segera menghubungi bawahannya dan setelah beberapa saat kemudian,ruangan tersebut pun kembali ke seperti semula.


Ana menghampiri kursi dan duduk di sana,dengan berkata"Baiklah sekarang katakan kepada ku,apa yang harus aku lakukan"ucap Ana.


Mereka awalnya masih terdiam lalu segera tersadar setelah mendapat tatapan dari Ana

__ADS_1


"Tidak ada,Anda tidak perlu melakukan apapun"ucap Izanagi.


Ana mengangguk kan kepalanya beberapa kali dan berkata"Hmmm... Baik.Tetapi perlu kau ingat, perlakuan mu pada ku tadi tidak akan aku maaf kan"ucap Ana pada izanagi.


Mereka yang menelan ludah nya susah.


"Ummm.. aku sedikit lapar,bisakah kalian memberikan aku makan"ucap Ana dengan wajah nya yg manis tersebut.


"Lagi-lagi dia menunjukan wajah malaikat,padahal ia baru saja terlihat sangat menyeramkan"batin mereka.


Yang hanya terdiam entah memikirkan apa.


"Kalian masih membutuhkan aku untuk memancing nya kan,jadi layani aku dengan pelayanan terbaik kalian"ucap Ana yang sudah kembali ke mode datar.


"Jika kami berhasil membunuh Hyun jin,maka kau adalah orang pertama yang akan aku lenyap kan dengan tragis bahkan tidak bisa kau bayangkan"tambahnya.


"Mari kita lihat,aku yang akan mati atau kalian yang mati.. jangan pikir aku sudah melupakan bahwa kalian menculik dan memanfaatkan ku, aku bukan orang yang hanya akan berdiam diri bila ada yang mengusik ku,dan tidak akan mentolerir satu kesalahan kecil pun"batin Ana,seraya melirik ke arah teo,seolah-olah Ana tau apa yang di pikiran oleh Teo Harry.


Mereka saat ini hanya bisa mengikuti apa yang Ana ucapkan,lagi lagi sekarang yang menjadi tahanan adalah mereka di tempat nya sendiri,karna memang mereka masih membutuhkan Ana untuk menangkap Hyun jin,karna Ana memang menjadi kelemahan terbesarnya.


.........


17:38 PM.

__ADS_1


"Tuan... tuan.. ini gawat"


"Iya.. ada apa?..."


"Di.. di.. di gerbang utama,pasukan musuh sudah mengepung kita dari semua sisi"ucap nya dengan panik.


"Apa kau bilang..."teriak Izanagi.


Semua orang pun kaget,kecuali Ana yang tengah asik memakan buah.


"Sial... kenapa dia datang terlalu cepat,ini di luar perkiraan.."ucap Izanagi frustasi.


"Arghhh... berapa kira-kira jumlah mereka"tambah nya


"Emm... sekitar 21 ribu orang Tuan"ucap si bawahan.


"Apaa... "kaget Izanagi.


"Apa dia bercanda.. anggota kita saja saat ini hanya kurang lebih 12 ribu orang..."sergah Veto Martin.


"Kita kalah jumlah,,, kalau begini mustahil bagi kita untuk menang"sambung Teo Harry.


"Kita tidak bisa mundur saat ini,tidak perlu panik kita masih memiliki kartu As..."ucap izanagi dengan melirik ke arah Ana.

__ADS_1


Next...


__ADS_2