Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 70


__ADS_3

"Ck...Sebaiknya katakan apa yang kau inginkan?..."ucap Ana dengan suara yang datar begitupun dengan wajahnya yang tidak ber ekspresi.


"Yang aku inginkan sekarang tengah bersama ku"ucap Hyun dengan menatap Ana dengan wajah datar nya pula.


Ana benar-benar cukup malas untuk berdebat,seharian ini ia benar-benar seperti mayat hidup.


.........


Kreat...


Suara pintu terbuka,membuat Jordan yang tengah mengerjakan sesuatu langsung memalingkan wajahnya dan melihat siapa yang masuk kedalam mansion nya.


Dan betapa terkejutnya ia ketika melihat Leon yang masuk dengan wajah babak belur,dan ia pun segera menghampirinya.


"Hey...Apa yang terjadi padamu?..."


ucap Jordan seraya memapah Leon dan membawanya ke sofa.


"Ukh..."


Leon meringis kesakitan memegang sudut bibirnya yang berdarah.


"Cepat ambilkan air hangat dan kotak P3K"teriak Jordan pada bawahannya.


"Apa yang terjadi?...Di mana Ana.Bukan kah kau bersama dengan nya!..."tutur Jordan yang khawatir.


Leon tidak menjawab pertanyaan yang terus di lontarkan oleh Jordan padanya,Jordan pun segera mengompres luka-luka dan lebam-lebam yang ada di wajah Leon sesaat setelah bawahannya membawakan air hangat dan P3K.

__ADS_1


Setelah selesai mengobati luka-luka Leon,Jordan pun duduk berhadapan dengan Leon.


"Sekarang katakan pada ku,apa yang terjadi?..."tanya Jordan lagi pada Leon dengan menatap nya tajam.


"Hmmmmh..."


Leon menarik nafasnya pelan"Sebenarnya...


"Apa?..."kaget Jordan sampai-sampai ia berdiri dari duduknya.


"Maafkan aku karna aku tidak biasa melindungi Ana"ucap Leon dengan menundukkan kepalanya.


"Haissss...Apa kau tau siapa dia?..."tanya Jordan.


"Bagaimana aku bisa tau!...Aku saja baru 24 jam di kota ini"ucap Leon


marah Jordan seraya mengacak-ngacak rambutnya,hingga ia teringat bahwa ada bawahan Samuel [anggota mafia Black Blood] yang selalu membuntuti Ana kemanapun Ana pergi.


"Ah...Bawahan Sam.bagaimana aku bisa melupakan nya"ucap jordan seraya berharap banyak pada mereka.


Dengan tergesa-gesa Jordan mengambil ponselnya dan segera menghubungi ketua dari kelompok teesebut.


"Halo..."


Setelah terjadi perputaran informasi,Jordan nampak terlihat lemas seketika,Leon yang melihat Jordan seperti seonggok pohon yang hendak tumbang pun segera berdiri dari duduknya dan segera memegang pundak Jordan dan mendudukan nya.


"Apa yang mereka katakan?..."tanya Leon tidak sabaran karna ia benar benar panik setelah melihat reaksi Jordan.

__ADS_1


"Sekarang aku tau kenapa kau sangat tertekan saat berhadapan dengan orang yang membawa Ana pergi"gumam Jordan yang masih bisa di dengar oleh Leon.


"Memang nya siapa dia?..."ucap Leon.


"Dia tidak lain adalah Hyun Jin.Si penguasa dunia"ucap Jordan,yang berhasil membuat Leon terdiam seperti batu.


"A...Apa yang kau katakan?...Dia..Dia..."ucap Leon gelagapan.


"Iya Leon,dia adalah The King Of Mafia"ucap Jordan meyakinkan Leon.


"Ba..Bagaimana bisa orang sepertinya bisa mengenal Ana kita"ucap Leon yang sudah terduduk di lantai.


"Bukan kah sudah aku katakan pada kalian,untuk tidak berurusan dengan dia"ucap Leon seraya memegangi kepalanya.


"Maaf kan aku,seharusnya aku memberitau mu yang sebenarnya.."tutur Jordan seraya membangunkan Leon dan mendudukan nya di sebalahnya.


"Apa yang kau sembunyikan dari ku?..."ucap Leon menarik kerah jas Jordan,terlihat ia benar-benar frustasi.


-Tuan saya mohon anda tenang lah dahulu.


-Iya Tuan.


Beberapa pengawal segera menarik Leon dan menenangkannya.


"Aku mohon dengarkan lah penjelasan ku"ucap Jordan


"Waktu itu...

__ADS_1


Lanjooottt......


__ADS_2