
Ana membawa mobilnya sedikit ugal-ugalan,ia masih sangat kesal dengan kejadian barusan,hingga wajah Ana yg memang sudah menakutkan sekarang benar-benar terlihat sangat menyeramkan.
Hingga sa'at ia sampai,di markas,semua orang yg melihat nya,sudah bisa menebak bahwa suasana hati ana saedang tidak baik,
Dan itu membuat mereka waspada dan berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan sekecil apapun yg akan membuat mereka menanggung akibatnya.
-Ada apa dengan nona.
-Ck,,ck,,siapa yg sudah berani membuat nona sangat kesal
"Ka,Joooooo"teriak Ana,tidak sabaran
"Iyaa,,,ada apa"ucap Jordan di balik pintu
"Bagaimana dengan tiket penerbangan kita"ucap Ana dengan sedikit menaikan intonasinya.
'Ck,,ck,,idiot mana yg membuat Ana kesal,jikalau aku tau,aku tidak akan mengampuni nya,heuh,lagi-lagi aku yg kena getahnya' batin Jordan
"Sudah,penerbangan kita besok sore"ucap Jordan.
"Apaaa,,,,,tak bisa kah kau membuatnya lebih cepatt,bagaimana sebenarnya kau melakukannya ka Joo,sudah kubilang aku ingin secepat mungkin meninggalkan negra ini "teriak Ana dengan wajah yg menahan amarah.
Sedangkan Jordan hanya terdiam saja,karna sudah tau apa yg sebenarnya terjadi.
"Hey,,hey,,tenag,tenangkan dirimu Ana"ucap Samuel yg nyelonong masuk,dan memegang bahu Ana, mendudukannya pada kusri di belakangnya
"Tenang,,,tarik nafas ,dan buang pelan-pelan ok"ucap Sam menenangkan Ana.
__ADS_1
Ana pun mengikuti apa yg Sam ucapkan,
"Baguuuss,sekarang coba ceritakan idiot mana yg sudah membuat adikku ini sangat kesal"ucap Sam
"Heuh,tidak ada"ucap Ana dingin
"Kau yakin,,,apa kau tidak kasihan pada ka Jordan mu,lihat dia,kau menjadikan nya sebagai pelampiasan amarah mu,,hmh"ucap Sam seraya menepuk-nepuk pundak Ana.
Sedangkan Jordan hanya tersenyum maniss,
Ana mengusap wajahnya kasar dengan kedua tangannya.
'Oh shit ,apa yg sudah aku lakukan,'batin Ana,
Ana pun berdiri dari duduknya dan menghampiri Jordan dan memeluknya
Jordan pun sangat syook,tapi ia langsung meresfon Ana
"Tidak apa An,aku mengerti"ucap Jordan seraya membelai surai panjang Ana,lalu Ana melepaskan pelukannya dan berkata,
"Sungguh,,aku benar-benar tidak bisa mengontrol emosiku,"ucap Ana,sedangkan Jordan dan Sam hanya tersenyum simpul.
"Sudah,,sudah,,"ucap Sam seraya mendudukannya kembali.
"Jika kau ingin segera pergi ke korea,aku akan menghubungi bawahanku untuk mengantarkan mu menggunakan jet pribadi,supaya kau bisa menghemat waktumu"tawar Sam
"Ah,,tidak perlu ka,jika aku mau,aku pasti sudah menggunakan peswat pribadi kami,tapi aku hanya ingin pergi kesana tanpa menarik perhatian banyak orang"ucap Ana.
__ADS_1
"Heuh,baikalh jika itu yg kau inginkan,
oiah,,aku sudah mendiskusikannya dengan Jo dan Leon,bahwa sa'at kau di sana,aku akan mengirim 1000 orang anggota Black Blood untuk melindungimu,"ucap Sam.
"Ka,kau tidak perlu repot-repot,aku tidak perlu orang sebanyak itu"ucap Ana seraya mengangkat kedua bahunya.
"Tapi Ana,yg di katakan tuan Sam benar,kami pernah dengar bahwa markas besar geng mafia yg di takuti di seluruh dunia berada di salah satu tempat tersembunyi di Seoul, ibu kota korea selatan "ucap Jordan,seraya membenarkan duduknya,dan membuat suasana di sana seakan saagat dramatis.
"Itu,,benar Ana,mafia di seluruh dunia pun sudah tau,bahwa geng mafia yg paling di segani dan ditakuti di dunia bermarkas besar di korea"ucap Sam meyakinkan.
"Kalian tidak perlu khawatir,aku kesana juga bukan untuk berurusan dengannya"ucap Ana santai seraya merebahkan dirinya di sofa.
"Tapi Ana,1000 orang ini hanya untuk berjaga-jaga saja,mereka tidak akan menampakkan dirinya,.ereka hanya akan muncul jika kita sudah tidak bisa menangani sebuah masalah kelak"ucap Jordan
"Baik,,,lah,,lakukan saja apa yg menurut kalian perlu"ucap Ana seraya pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Joo,ingat disana jangan pernah membiarkan Ana dalam keadaan berbahaya,dan segeralah menyelesaikan urusan di sana,,usahakan kalian tidak berurusan dengan mafia itu,,,,,bagai mana pun juga,Ana masih sangat muda"ucap Sam seiuss.
"Aku akan berusaha semampuku,bahkan jika ada yg berani menyentuhnya,mereka harus melangkahi mayat ku duluu"ucap Joo,dengan tatapan mematikan
"Aku serahkan semuanya pada mu"ucap Sam seraya berjalan keluar.
Seandainya aku bisa ikut dengan mu,pasti aku tidak akan merasa khawatir seperti ini,"batin Sam.
Aku tau kau sangat menyayanginya,bahkan kasih sayangmu padanya lebih besar dari kasih syangku padanya,kau tidak perlu khawatir,aku akan menjaganya sampai titik darah penghabisan,
Batin Jordan
__ADS_1
JAN LUPA GAESS,LIKE AND KOMENNYA
NEXTTTT.......