Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 69


__ADS_3

Sedangkan Ana hanya memutar bola matanya malas seraya mengusap wajahnya kasar"Apa lagi yang dia inginkan sekarang?..."batin Ana.


Terlihat pula beberapa pengawal di belakang Hyun yang menambah kesan orang yang berkuasa,Leon benar-benar bingung dibuatnya,ia pun melihat kearah Ana yang nampak terlihat sangat frustasi tersebut.


Lagi pula bagaimana ia tidak frustasi,dari pagi sampai sekarang dirinya di tuntut untuk selalu mengikuti apa yang di inginkan oleh Leon,dan sekarang ada lagi si pemaksa.


"Uh...Maaf sebelumnya Tuan,apakah saya telah membuat masalah?..."tanya Leon seraya berdiri dari duduknya.


Hyun nampak menggelap melihat wajah Leon yang memang cukup tampan tersebut.memikirkan mereka berdua membuat Hyun sangat kesal ia pun membuat seisi ruangan dingin dan pengap akibat tekanan yang di keluarkan nya.Sampai-sampai Leon pun terduduk kembali ke kursi nya.


Sedangkan Ana,ia nampak menahan tekanan yang di berikan Hyun dengan aura pembunuh milik nya.


Tanpa tau siapa yang menjadi korban sebenarnya akibat tekanan yang di keluarkan keduanya,mereka tidak menyadari Leon mungkin saat ini akan mati dengan keadaan membeku.


Tanpa bisa menghentikan keduanya,Leon hanya bisa meratapi nasibnya yang sungguh malang.


"maafkan aku ibu,mungkin aku akan mati sebelum mendapatkan menantu untukmu"batin Leon[wkwk].

__ADS_1


"Gadis nakal,apa yang kau lakukan disini?..."tanya Hyun jin dengan penuh tekanan.


"Dan kau,siapa kau?...Berani sekali kau makan bersama dengannya!..."tambah Hyun Jin yang mengarah pada Leon.


"Saya bilang,maaf sebelumnya,Tuan ini siapa?..."tanya Leon.


"Itu tidak penting untuk mu"ucapnya dengan menatap tajam Leon.


"Sialan...Ada apa dengan ku ini?...Kenapa rasanya tubuhku ini ingin ambruk di tempat,apa sebenarnya yang ada di dalam diri orang ini,bagaimana Ana bisa mengenalnya!..."batin Leon.


Tentu saja Leon akan merasakan sensasi yang berbeda bila bertemu dengan The King Of Mafia,karna memang mungkin aura sang penguasa mengalir di darahnya.


Perdebatan terjadi di antara keduanya,meskipun Leon sedikit takut-takut saat berbicara dengan Hyun jin.


"Cukup!..."teriak Ana seraya berdiri dari duduknya dengan marah.


Tanpa basa basi,Hyun jin pun langsung menarik tangan Ana dan berniat membawanya keluar.

__ADS_1


Leon pun berniat menarik tangan Ana dengan berlari mengejar mereka,namun Hyun sudah memberikan isyarat pada bawahannya untuk menahan Leon bagaimana pun caranya.


Sedangkan Ana berusaha memberontak namun sayang seribu sayang Hyun benar-benar nampak seperti iblis yang tidak bisa di kendalikan.


"Jika kau mau dia selamat,maka ikut lah dengan ku"ucap Hyun tepat di telinga Ana.


Sedangkan Ana nampak terlihat sangat marah"Jika kau berani melukainya maka aku tidak akan mengampuni mu"ucap Ana pula dengan penuh penekanan.


Saat ini pun Leon tengah bertarung dengan Anak buah Hyun yang beranggotakan 18 orang tersebut,bagaimana pun juga 1 lawan 18 itu sangat mustahil bagi Leon untuk menang.


"Annaaaa..."teriak Leon yang melihat Ana di paksa masuk kedalam mobil.


Ana pun menoleh dan memberikan isyarat pada Leon agar tidak perlu khawatir,dan menyuruhnya untuk pulang.


Saat ini Ana dan Hyun tengah berada di dalam mobil,nampak hyun yang tengah berusaha menenangkan dirinya,sedangkan Ana nampak terlihat sangat kesal dengan wajah datar nya.


"Ck...Sebaiknya katakan apa yang kau inginkan?..."ucap Ana dengan suara yang datar begitupun dengan wajahnya yang tidak ber ekspresi.

__ADS_1


[Aku ingin kalian memberikan dukungan nya dan memfavoritkan kami]


NEXT.........


__ADS_2