Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 118


__ADS_3

"Hadeuh..."


keluh Anna.


Lalu tiba tiba ia tertawa terbahak bahak,' haha aku tidak habis pikir,bisa bisanya aku terbawa suasana' batin nya.


Namun Anna berhenti tertawa saat sorot lampu mobil mengenai kedua matanya.


Anna segera melindungi matanya dengan telapak tangan nya.


Tapi aneh nya, pengemudi mobil di depan nya, berhenti dan mematikan mesin mobilnya.


Anna merasa heran,kira-kira siapa orang yang mengemudikan mobil tersebut, dikarenakan gelap sangat sulit mengetahui siapa itu, entah pria atau wanita.


Tok..


Tok .


Tok...


"Permisi bisa kah anda keluar sebentar"ucap seorang lelaki, seraya mengetuk-ngetuk kaca mobil Anna.


Anna menurunkan kaca mobil nya,dengan datar ia berkata"Appa?... "


Si lelaki tersebut terbengong saat melihat wajah Anna.


Anna mengerutkan kening nya,dengan kesal ia berkata"Aku tidak memiliki banyak waktu"ucap nya yg langsung melajukan mobil nya menjauh.


Sementara lelaki tersebut terdiam seraya melihat kepergian Anna.

__ADS_1


Ia tersadar saat seseorang dari dalam mobil melambaikan tangan nya.


Ia bergegas lari ke mobil nya.


"Kenapa kau lama sekali"ucap nya.


"Maaf tuan,o.. orang tersebut tidak mau membantu,dan orang tersebut tidak lain Adalah Nona Anna"ucap nya gagap.


Pria di dalam mobil tersebut tercengang,


"Katakan sekali lagi"ucap nya dingin.


"Sa.. saya melihat wajahnya di dalam mobil itu,dan saya berani jamin bahwa itu adalah Nona Anna tuan"ucap nya.


"Baiklah, cepat masuk kedalam mobil, untuk saat ini bawa aku ke penginapan, jika memang itu dia,maka itu cukup bagus"ucapnya.


Iya dia Hyun Jin, tersenyum dibalik wajah datarnya.


.....


"Ke... kenapa kau sampai datang kemari,sudah aku katakan aku tidak apa apa!"gerutu Frans.


Sementara orang yang di maksud tengah duduk santai di sofa seraya menyesap sampanye di tangan nya.


"Lalu?...."


ucapnya santai.


"Hah!!... hanya ituuuu"kaget nya.

__ADS_1


"Hmmm.."


Hyun Jin meletakan gelas sampanye di tangan nya ke atas meja,dan ia pun berdiri dari duduknya.


Sementara Franz masih berdiri dengan perasaan kesal.


Hyun jin berjalan mendekati Franz, setelah mereka berhadapan,Hyun Jin menepuk pundak Frans seraya berkata "Maaf mengecewakan mu,tapi memang aku datang kemari untuk menyelesaikan masalah mu. Ah.. iya,dan aku juga memiliki urusan yang sangat penting di sini jadi kau tidak perlu khawatir"ucapnya dengan nada pelan.


"Mari duduk bersama ku,dan ceritakan bagaimana bisa kau si pembunuh bayaran terjalin masalah besar,sampai sampai tidak bisa pulang"bisik nya.


"Hyun.. berhenti lah mengejek ku"teriak nya.


Hyun jin tertawa dan duduk kembali bersama dengan Frans.


"Katakan pada ku apa yang terjadi?..." tanya Hyun dengan serius.


"Pada awalnya aku juga tidak menyadari,bahwa ternyata rencana yang sudah ku susun rapih bisa di ketahui oleh seseorang hanya dengan sekali lihat" Jelas Frans dengan ekspresi kecewa.


Tentu saja ia kecewa, karena selama belasan tahun ia menjadi pembunuh bayaran,ia selalu menyelesaikan misinya dengan bersih dan rapih,baru kali ada seseorang yang menyadari nya.


Hyun jin terdiam.


"Mungkin saja kau lengah dan melakukan kesalahan dalam rencana mu, hingga membuat orang tersebut menyadari nya".


"Tentu tidak. Tapi memang pada awalnya aku juga berpikir begitu,tapi setelah aku bertemu dan berbincang dengan nya,aku menyadari bukan aku yang lengah,tapi ia yang terlalu hebat/pintar".


ucap nya.


Next.....

__ADS_1


__ADS_2