Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 99


__ADS_3

"Berhenti disana.. Atau aku akan menghabisi mu"ucap Ana dengan menodongkan senjatanya pada Veto.


Veto Martin terdiam kaku di tempat dengan merekatkan giginya"Sial.. kami lengah"batin nya.


"Nona sebaiknya kau jangan main-main"ucap Izanagi Isamu dengan murka.


"Ck..."


"Sebaiknya kau yang jangan macam-macam dengan ku,karena aku bukan orang yang suka bermain-main"ucap Ana dengan menodongkan satu pistol lainnya dengan tangan yang satunya.


Kenapa?..Karena tentu saja,Ana sudah tau bahwa Izanagi yang lebih memiliki otoritas dari ketiganya.


"Jika kalian berani macam-macam,maka jangan salahkan aku menghabisi Tuan kalian"ucap Ana pada bawahan yang tersisa tanpa melihat kebelakang.


Lagi-lagi mereka semua berdiri kaku saat hendak melakukan perlawanan pada Ana,karna Isamu baru saja memberikan kode agar menyerang Ana,namun siapa sangka Ana menyadari itu semua dan menghentikan langkah mereka.


"Hey... Apa kau tidak tau siapa kami"teriak Teo dengan marah.


Mendengar itu,Ana memiringkan kepalanya seraya menatap malas Teo.


"Ooouuhhh... Siapa kalian?..."ucap Ana.


"Ck.. aku tarik kata-kataku,gadis ini benar benar sangat menyebalkan"batinnya.

__ADS_1


"Kami adalah ketua mafia 5 besar di dunia.. Heh.. seharusnya kau sangat beruntung bisa bertemu dengan kami"ucap nya.


"Lalu..."ucap Ana.


Melihat Ana tidak beraksi apapun,malah ia nampak terlihat bosan dan biasa-biasa saja dengan identitas mereka,membuat Teo sangat Kesal.


Teo pun hendak melangkah ke arah Ana,namun lagi-lagi ana menggertaknya.


"Berhenti di sana,atau aku akan menghabisi kedua rekan mu"ucap nya yang tidak main main.


Sebenarnya mudah saja bagi mereka bertiga mengalahkan Ana,jika posisi Ana cukup dekat dengan mereka,namun karna Ana memiliki sebuah pistol sangat beresiko bagi mereka kehilangan nyawanya jika bergerak sedikit saja,jadi saat ini mereka tidak bisa berkutik sedikit saja.


"Apa kalian pikir aku akan takut dengan identitas kalian sebagai seorang pemimpin mafia"ucap Ana dengan menekan kalimat terakhirnya.


"La..lalu.Siapa kau sebenarnya?..."ucap Veto Martin.


"Huff..."


Ana menghembuskan nafas kasar sebelum ia berkata-kata.


"Aku sama seperti kalian.. seorang pemimpin mafia"ucap nya.


Sekarang keadaan benar-benar berbanding terbaik,yang seharusnya terkejut adalah Ana tentang identitas mereka bertiga,namun malah sekarang mereka bertiga yang terkejut saat mengetahui identitas sebenarnya dari orang yang sudah mereka culik.

__ADS_1


"Aku tidak mengerti kenapa kalian menggunakan ku untuk menangkap siapa lah itu,tapi aku akan bekerjasama dengan kalian"ucap Ana.


"Kau tidak sedang bermain-main dengan kami bukan.."ucap izanagi isamu.


"Sudah kubilang,aku bukan orang yang suka bermain-main"ucap Ana.


"Jadi... berikan aku waktu untuk mengurus semut-semut ini.Ok..."tambah Ana dengan tersenyum sangat manis di akhir kalimat nya,yang malah membuat mereka terguncang.


"Gadis... ini,sepeti seorang iblis dan dalam sekejap berubah seperti malaikat,benar-benar tidak bisa di remehkan"batin Izanagi Isamu.


.........


Sementara itu.


Beberapa jam sebelumnya.


"Tuan... Nona Ana di bawa oleh anak buah mereka"tutur dari bawahan nya.


"Sesuai rencana..."ucap Hyun jin.


"Tuan... Apakah kami perlu membawa Nona Ana kembali?..."tanya nya.


"Tidak perlu... Karna aku tau Ana bisa mengatasi mereka"ucapnya dengan tersenyum tipis membayangkan apa yang akan ana lakukan pada mereka bertiga.

__ADS_1


NEXT...


__ADS_2