Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 103 [End]


__ADS_3

"Hyun jin.. jangan pernah berpikir kami main-main dengan mu"ucap Izanagi.


"Ouh ya!!... kalau begitu habisi saja dia,aku akan mengubur kan kalian bersama dengan nya,"ucap Hyun jin dengan nada malas.


"Sudah ku duga,ini di luar dugaan"batin Veto.


Sedangkan Teo yang sangat kesal segera menghampiri Ana dengan membawa senjata di tangannya.


"Kalau begitu,, aku sendiri yang akan menghabisinya"ucap Teo yang sudah di kuasai amarah.


Izanagi berusaha memberikan aba-aba agar dirinya tidak melakukan hal konyol tapi sayang semua itu tidak berlaku


Ia pun hendak menekan pelatuk pistol yang berada di tangannya,Ana berdecak kesal dan dengan cepat ia membenturkan kepala nya ke belakang hingga kepala ia dan wajah Izanagi berbenturan.


Brak!...


Izanagi kesakitan dan memegangi hidung nya,dan dengan cepat pula Ana menendang nya hingga ia terpelanting ke dinding dan pistolnya yang entah kemana jatuh nya.


Dan ia pun segera berbalik dan melayangkan tendangan pada Teo tepat mendarat di pipinya,entah bagai mana caranya pistol yang berada di tangan Teo sudah beralih kembali ke pemiliknya.


"Kau tidak pantas untuk menggunakan barang milik ku"


Ucao Ana yang kembali ke sifat nya.dengan menodongkan senjatanya pada Teo.


Doorrr...


Tanpa di duga-duga dengan tidak ada keraguan sedikit pun Ana menembak Teo tepat berada di Jantung nya.


Bruk...


Teo Harry pun ambruk di tempatnya,semua orang kaget kecuali Hyun jin yang memang sudah tau akan sifat Ana yang sebenar nya.


"Ka...kau berani menghabisinya tanpa rangu!.. Dasar kau jalang..."teriak Veto murka,seraya berjalan cepat pada Ana.


"Diam di sana..."ucap Ana,seraya mengarahkan moncong pistol nya pada Veto.


"Tadinya aku pikir menemani kalian bermain-main sebentar akan menyenangkan,tapi aku di buat bosan di sinii... sebaiknya kau tidak macam-macam,karna bisa saja tangan ku ini tergelincir dan menekan pelatuk nya"ucap Ana.


"Kau jalang..."ucap Veto sambil merekatkan giginya.


Ana memiringkan kepalanya dan menepuk-nepuk sebelah telinganya dengan wajah yang memperlihatkan ke jengahan dan malas.


"Berisik..."ucap Ana dan


Tak...


Dor..


Tidak lama-lama Ana menembak Veto seperti Teo di bagian Jantung nya,Namun kali ini Ana sedikit melencengkan bidikkan nya.


"Ka..kau... dasar penghianat"lirih Veto Martin seraya memegangi dadanya yang penuh darah,dan seperti yang di harapkan ia pun tumbang dengan penuh dendam.

__ADS_1


Sementara itu,Hyun jin sudah mengamankan Izanagi Isamu,yang saat ini sudah berada di tempat yang Aman dan 99% tidak akan bisa lari.


Ana menghembuskan nafas kasar,lalu ia pun berbalik kearah Hyun jin.


Dengan ekspresi bosan.


Hyun Jin tersenyum melihat Ana,mereka pun saling bertatapan,tetapi Ana tidak bereaksi apapun.


"Haaahhh..."desah Hyun jin


"Haruskah aku berterimakasih pada mu karna telah membantu ku menghabisi mereka"ucap Hyun jin seraya berdiri dari duduk nya.


Sebagai reaksi Ana hanya mengedipkan matanya.


Hyun jin pun berjalan perlahan mendekati Ana dengan senyuman yang tidak memudar dari wajahnya.


"Diam disana!..."ucap Ana dengan perlahan-lahan mengangkat tangannya pada Hyun jin.


Hyun jin pun terdiam di tempat,yang justru membuat senyumnya semakin lebar.


"Jangan kau pikir aku tidak berani melakukan apapun padamu..."ucap Ana yang sudah siap kapan saja menarik pelatuk pistol kesayangan nya.


Para bawahan Hyun jin pun tidak tinggal diam,mereka melindungi tuannya dengan menjadi tameng untuk nya,seraya mereka menodongkan senjatanya masing-masing pada Ana,bisa kita bayangkan bawahan Hyun jin yang jumlah nya lebih dari ratusan orang itu menodongkan senjata nya pada Ana,sedangkan Ana sendirian namun dirinya tetap berdiri kokoh tanpa ekspresi.


"Itu lah yang membuat dirimu sangat spesial di mataku"Batin Hyun jin.


5 detik...


28 detik..


Hyun jin pun mengangkat tangannya ke atas,dan dengan satu gerakan dari nya,semua para bawahan nya menurunkan senjatanya,dan mereka pun pergi meninggalkan mereka


Ana mengangkat sebelah alisnya,


"Duduk lah..."ucap Hyun jin pada Ana.


Namun ana tetap diam seribu bahasa seperti patung,bahkan berkedip pun tidak.


"Aku tidak akan melakukan apapun pada mu"ucap Hyun jin lagi.


Ana memutar bola matanya malas"Kemana kau membawa pergi ..... ku,Aku bahkan belum melakukan apapun padanya"ucap Ana.


"Kau tidak perlu khawatir,kau sudah membantu ku untuk menghabisi para penghianat,maka aku akan membantu mu untuk menangani yang satu itu"ucap Hyun jin.


Yap yang mereka berdua maksud tidak lain adalah Izanagi Isamu.


"Aku tidak pernah meminta bantuan pada siapapun!..."ucap Ana,dan ia pun berjalan ke arah pintu tepat di sana lah Hyun jin duduk.


Ana berjalan melewatinya,namun


Hap...

__ADS_1


Hyun jin menarik tangan Ana dan membawanya kedalam dekapan nya.ia pun mengangkat dagu Ana karna memang tinggi mereka cukup jauh.


Saat hyun jin hendak membuka mulutnya,Ana segera mencela dengan kata-kata pedasnya.


"Lepaskan. jika tidak mau perut mu ku robek"ucap Ana dengan susah karena Hyun Jin mencekam kuat dagu Ana seraya menikmati wajah Ana yang sangat Imut tersebut.


"Apa dia punya kantong ajaib,bagaimana ia bisa membawa banyak senjata di tubuhnya"batin Hyun jin.


"Heuhh..."


Hyun jin pun melepas kan Ana,dan pun segera mendorong kuat tubuh Hyun jin.


"Aku sangat berharap kau tidak muncul lagi di hadapan ku...."ucap Ana lalu pergi begitu saja.


Hyun jin hanya terdiam...


Lalu ia memperlihatkan smrik seraya bergumam"Suatu saat nanti,bocah manis kau akan melihat ku di setiap kau membuka mata"


....SKIP....


"Tuan... Nona Ana telah kembali ke negaranya dengan selamat"ucap han


"Baguss... beritahu geng mafi kita yang ada di indonesia untuk mengawasi Ana,jangan sampai ada bahaya sedikit pun yang menghampiri nya"ucap Hyun jin.


"Kau boleh pergi"tambah nya.


"mungkin nanti aku akan pergi ke indonesia untuk bertemu dengan mu.


......____TAMAT____......


Hhe ceritanya sampe sini doang ya para readerr... Jangan kaget ya ...Maaf sebelumnya,mungkin para reader mengira bahwa ini mendadak,tapi sebenarnya nggak ko,dari awal saya bikin cerita ini emang udah menentuin gimana nanti ending nya.


Siapa tau nanti ada yang bertanya seperti ini


👤:Thoor ko tamat sih,padahal kayak nya belum selesai deh?...


Author:Hhe ya tamat dong,orang Ana sudah menuntaskan tujuan nya hidup,dan saya juga tidak mau nanti sampai keluar jalur dari judul nya,SI MAFIA YG HAUS AKAN DENDAM,Jadi sampe sini..


jika ada yg mau di tanyakan silahkan,saya selalu online ko..


Saya juga mau ngucapin banyak" terimakasih pada para reader yang sudah sangat setia membaca cerita ini dari awal hingga akhir,yang selalu mendukung saya,semoga kita selalu di beri kesehatan oleh Tuhan.


😇😇


Hhe.. sumpah saya bingung mau ngomong apa?...


Terimakasih Bye.. Bye..


ketemu lagi di cerita selanjutnya


🙏🙏

__ADS_1


Salam persaudaraan dari saya orang sunda


👭👫


__ADS_2