
Tanpa terasa Ana sudah menetap di Korea selatan kurang lebih selama setengah tahun,dan akhir-akhir ini ia berencana kembali ke indonesia,karna pikirnya ia sudah tidak mempunyai urusan di Korea selatan.
Leon pun sudah mengetahui rencana kepulangan Ana ke indonesia,ia tidak heran karena Ana sudah menyelesaikan niat utamanya di korea.
Namun sebaliknya,Ana mereasa ada sebuah lubang besar di hatinya,ia menyadarinya sesaat sesudah ia melenyapkan Ayah nya.
Ia pun berusaha menutup lubang di hatinya dengan membantu tuhan untuk melenyapkan seseorang,dan membunuh sudah menjadi bagian dari hobby nya.
...............
Lain lagi dengan ketiga pemimpin mafia Izanagi Ismu,Teo Harry dan Veto Martin,yang sudah menyusun rencana matang-matang.
"Sekarang kita sudah tau apa hal yang cukup berharga bagi Hyun jin,dan setelah ku pikir-pikir kita harus segera menangkapnya"ucap Izanagi Ismu.
"Itu benar!.. yang paling baiknya aku mendengar bahwa Gadis tersebut akan melakukan penerbangan"ucap Teo Harry.
"Sepertinya tuhan sedang memihak kita"Veto Martin tersenyum.
"Itu tidak benar!.."ucap Izanagi Isamu dengan melipat tangannya di dada.
"Hah..."bingung keduanya.
"Dia memiliki dua orang saudara lelaki yang melindunginya"tutur Izanagi.
"Itu bukan masalah,sangat mudah bagi kita untuk menghabisinya"ucap Veto Martin yang di angguki oleh Teo.
Mendengar ucapan Veto,Izanagi menegang"Sebaiknya kita jangan pernah meremeh kan musuh"ucapnya tajam.
Apa yang di ucapkan oleh Izanagi Ismu memang sangat benar,mereka pun mengangguki nya dengan patuh..
"Kita tunggu kesempatan yang baik"tambahnya.
__ADS_1
.........
"Tuan.. apa kah anda sudah mendengar bahwa Nona Ana akan kembali kenegaranya dalam waktu dekat ini"ucap Han ye.
"Iya.. aku sudah tau"ucap Hyun jin.
"Hmm... dan anda tidak melakukan apa-apa?..."ucap Han gugup.
Hyun jin memberhentikan pekerjaan nya,dan segera menatap tajam Han ye,seraya berkata"Kau tidak perlu repot-repot dengan masalah Ana,ini biar aku yang mengatasinya"ucapnya.
Han ye tertegun di tempatnya,ia pun menunduk kan kepalanya seraya permisi keluar ruangan.
"Apa aku sudah kelewatan,padahal aku hanya ingin membantu mu tuaann"gumam Han ye yang sudah berada di luar ruangan Tuannya.
.........
11 hari kemudian...
Hari ini adalah hari keberangkatan Ana,ia dan para bawahannya sudah bersiap untuk berangkat.
"Sam.. apa semua sudah siap?..."ucap Ana.
"Tentu saja,kita tinggal pergi ke bandara dan menunggu Leon dengan Jet nya"tutur Samuel.
"Hmmm... baguusss"ucap Ana.
"Kita berangkat!!... "sergah Jordan dengan penuh semangatt.
Hingga akhirnya mereka pun berangkat menuju bandara.
.........
__ADS_1
"Sam.. Joo.. aku ke kamar mandi sebentar"ucap Ana.
"Harus kah aku mengantar mu"ucap Samuel.
"Tidak perlu"tukas Ana.
"Kalau begitu,bawa beberapa bawahan"ucap Sam.
"Tidak usah,tapi sepertinya aku tidak bisa pulang bersama dengan kalian."ucap Ana yg tiba-tiba tersebut.
Samuel mengerutkan dahinya.
"Apa yg kau maksud?..."ucap Samuel.
Ana tersenyum lalu di akhir senyumannya ia menunjukkan smrik yang membuat Samuel tertegun.
"Berikan aku waktu untuk bersenang-senang di sini sebagai perpisahan"ucap Ana.
"Tapi..."
ucapan Sam terpotong oleh perkataan Ana.
"Bantu aku mengatasi mereka"ucap Ana yg melirik kearah pasukannya.
"Tapiii..."cegah sam.
"Aku mengandalkan mu..."ucap Ana seraya menepuk pundak Sam.dan pergi begitu saja...
Sam hanya bisa terdiam melihat kepergian Ana yag tiba-tiba.
Jika kalian penasaran apa yang terjadi pada Ana,maka mari kita jelaskan.
__ADS_1
Seperti yg sudah kita ketahui Ana ahli dalam semua hal,dan saat ia berada di bandara,ia menyadari bahwa ada beberapa kecoak yang sedari tadi memperhatikan nya,dan saat ini Ana sedang dalam keadaan tidak baik,sangat penting baginya untuk melakukan terapi dengan menghabisi seseorang.
Nextt...