
Ke esokan paginya
"Aah,,sial aku terlambat"ucap Ana seraya berlari menuruni tangga dan memakai jaketnya.
"Tidak makan dulu"ucap Jordan yg tengah duduk di kursi meja makan,
"Tidak"ucap Ana tanpa memberherhentikan larinya,
Jordan yg melihat itu pun hanya mengangkat kedua bahunya.
Ana mengendarai motornya secepat kilat,hingga akhirnya ia datang di sekolahannya.
Ia masuk ke kelasnya,semua orang sudah duduk rapi dan gurupun sudah ada dan siap mengajar.
Ana nyelonong duduk dikursinya,tidak sedikit orang yg membicarakan Ana
namun Ana hanya acuh terhadap itu semua,
Pelajaran di mulai seperti biasanya,hinga bel pun berbunyii
dan semua siswa pun berlarin keluar kelas,termasuk Ana,Ana pergi kekantin dan mengambil nakanan,
Ana suduk di kursi dan hendak memakan makanannya,namun keributan mulai terjadi,Ana hanya melihat mereka malas dan lebih memilih memakan makanannya.
"Sudah ku bilang cepat berikan buku catatanmu"ucap salah satu dari ketiga siswa tersebut,
mereka bernama
-Seo Bo-Ra
-Jira-Hyo
-Yora Jung
"Aku,,aku tidak membawanya"ucap Eun Bi yg sudah kotor karna Bora menumpahkan makannan Eun Bi pada tubuh nya,
"Dasar tidak berguna"ucap bora seraya menendang Eun Bi,,
Semua orang hanya melihat nya dari tadi daan tidak ada yg berani ikut campur,Bora ,Jira dan Yora pun menghampiri meja Ana
"Heyy,kami dengar kau orang yg pintar,"ucap Bora, tapi
Ana tidak memperdulikan mereka bertiga dan tetap memakan makan siangnya.
"Heyy,apa kau tidak mendengar apa yg Bora katakan"ucap Jira
Ana melihat mereka dengan malas,
__ADS_1
"Hmm"ucap Ana.
"Kami dengar kau cukup pintar,jadi bisakah kau mengerjakan soal ini, dengan begitu kau bisa menjadi bagian dari kami"ucap Bora
"Aku tidak butuh"ucap Ana,lalu berdiri dan hendak meninggalkan kantin,namun....
"Heh,cukup sombong juga ternyata, tadinya kami pikir kau bisa menjadi salah satu dari jami,tapi ternyata,,kau lebih memilih mencari masalah dengan kami"ucap Bora pada Ana
Lagi-lagi Ana tidak memperdulikan mereka,ia terus berjalan meninggalkan kantin,
"Dia mencari masalah dengan kita,"ucap Yora
"Kau benar,sepertinya kita harus memberinya pelajaran" ucap Bora.
Ana menuju ke halaman di sana terdapat lapangan basket dan ada beberapa orang yg sedang bermain.
Ana duduk di kursi yg berada di bawah pohon rindang,ia bersandar seraya mendengarkan musik dari ponselnya dan memejamkan matanya.
Teriakan dan sorakan terdengar di lapangan,
-Wah,senior kau hebatt sekali.
-Tentu saja dia tidak pernah terkalahkan.
-Aku mencintaimu seniorr.
Si senior tersebut hanya mengangkat sebelah alisnya,dengan wajah datar,ia yg bernama Jongdae pun keluar lapangan,
lalu ia melihat ke arah Ana dan ia menghampiri Ana,dengan langkahnya yg mengendap-endap lalu ia duduk di sebelahnya dengan hati-hati
"Hmm,nau apa kau"ucap Ana dengan datar yg masih menejamkan matanya
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya"ucap Jongdae tidak percaya,
"Padahal aku tidak bersuara"ucapnya lagi seraya membuka tutup minumannya.
Ana hanya terdiam,mendengarkan musiknya,
"Wah,musik apa itu,aku tidak mengerti ,tapi cukup enak di dengar "ucap Jong Dae.
Ana membuka matanya,tanpa melihat orang di sebelahnya ia langsung berdiri dan pergi begitu saja.
"Wah,aku tipe orang yg tidak suka bicara pada siapapun,tapi sekalinya aku mengajak seseorang bicara dia malah pergi begitu saja,"ucap Jong Dae,yg langsung mengubah ekspresi wajahnya kedatar.
Ingin mendengarkan musik pun tidak tenang,itu karna Ana lupa membawa earphone nya,ia memutuskan untuk kembali ke kelas,
Sa'at Ana memasuki kelas,ia melihat mejanya sangat kotor oleh tumpahan makanan dan minuman,melihat itu membuat Ana sangat marah
__ADS_1
hingga ia menendang meja nya hingga terjungkal jungkal.
Brak..
Brak..
Brak..
Semua orang kaget dan mengalihkan pandangannya pada Ana
-Apa dia lakukan.
-Sepertinya dia marah.
-Kasihan sekali dia karna berurusan dengan Bora.
-Pasti nasibnya akan sama dengan si Eun Bi.
"Brengsek,siapa yg melakukan ini"teriak Ana menggema di lantai 2.
Mendengar teriakan tersebut,membuat semua orang berlarian karna ingin tahu apa yg terjadi.
Hingga siswa-siswi dari kelas lain pun melihat dari jendela luar
"Jika tidak ada yg mau bicara,maka kalian semua akan menanggung akibatnya"teriak Ana lagi seraya menendang meja lainnya.
-Wah berani sekali dia
-Bukankah dia murid baru
"A,aku yg melakukannya"ucap Eun Bi seraya gemetar takut.
Ana memicingkan matanya,
"Apa kau pikir aku bodoh,katakan padaku ,apakah wanita sialan itu yg melakukannya"ucap Ana dingin nan datar
πππ
Prok..
Prok..
Prok..
"Wah,wah,wah,ternyata kau tidak sebodoh yg kami pikirkan"ucap Bora yg berjalan memasuki ruang kelas......
LIKE AND KOMENππβ
__ADS_1
NEXTTTT.....