Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 36


__ADS_3

Malam harinya,


sesuai janji yg dibuat Hyunjin,bahwa ia akan pergi menemui ceo dari perusahaan Xxxx,Hyun pun sudah siap dengan setelan jas nya.


"Tuan,mobil anda sudah siap"ucap Han seraya membungkukan badannya,


Hanya deheman yg keluar dari mulut Hyun dan ia langsung berjalan menuju mobilnya yg lain,karna memang mobil kesayangannya masih di perbaiki.


Hyun berdiri di samping mobil menunggu seseorang membukakan pintu untukknya,


setelah pintu mobilnya dibukakan oleh bawahannya ia pun masuk kedalam mobilnya,


dan menuju ke tempat yg sudah di janjikan.


Sementara itu Ana,


"Ka Joo,aku mau keluar"ucap Ana


"Apa tidak perlu aku temani"tanya Jo


"Ah tidak perlu,aku cuma kedepan"jawab Ana seraya mengambil jaketnya dan pergi mengendarai sepeda motornya.


Ia menuju kesebuah tempat makan ramyon yg ada di pinggir jalan,meskipun ia orang yg punya,tapi menurutnya makanan di pinggir jalan itu rasanya tidak perlu diragukan


Dan kebetulan tempat makan ramyon yg akan Ana kunjungi ternyata bersebrangan dengan klub yg akan di kunjungi oleh Hyunjin,


...........


Hyun sudah sampai di klub tersebut dan di sambut hangat,hingga sampai ia pun masuk kedalam.


Selang beberapa sa'at Hyunjin masuk dan Ana pun datang dengan sepeda motornya.


Di dalam klub


"Tuan silahkan lewat sini"ucap pelayan disana,


Rombongan Hyun Pun mengikuti kemana pelayan tersebut menuntun mereka,hingga mereka sampai di suatu ruangan VVIP dan di dalam sana sudah ada ceo dari perusahaan xxx bersama putrinya.


Mereka tersenyum sa'at melihat kedatangan Hyun dan segera menyambutnya,

__ADS_1


"Ah,tuan terimakasih anda sudah mau meluangkan waktumu yg berharga"ucap ceo tersebut


"Hmm"hanya itu yg keluar dari mulut Hyun,


"Ah ini perkenalkan putriku,"ucap ceo tersebut yg bernama pak Mingguk ,seraya memberi isyarat pada putrinya,


"Anneyong,senang bertemu dengan mu tuan"aapa si wanita tersebut dengan suara yg di lembut-lembutkan,dengan malu-malu.


"Nee"jawab Hyun datar sedatar wajah tampannya


Si wanita tersebut pun tersenyum manis,tapi di dalam hatinya ia berkata lain,


'Cih,sombong kekali kau,lihat saja,setelah malam ini kau akan berlutut di kaki ku" batinnya.


Percakapan demi percakapan,hingga sa'at seorang pelayan membawakan minuman dan meletakannya dimeja.


"Ah,tuan ini silahkan di minum"ucap pak Mingguk seraya tersenyum lebar,


"Tentu"ucap Hyun seraya mengambil dan bersulang bersama,Hyun pun meminumnya hingga habis setengah.


Wajah pak mingguk dan putrinya terlihat sangat puas sa'at melihat Hyun meminum minumannya,lalu mereka segera menghabiskan minumannya juga.


"Terimakasih"ucap Hyun,seraya mengangkat bibirnya keatas sekilas,hingga tercipta seringayan maut dalam beberapa sa'at.


"Akhirnya,dia masuk jebakan"batin ayah dan anak tersebut seraya berkontak mata.


Melihat itu pun,membuat Hyun tertawa di dalam hatinya,melihat kebodohan ayah dan anak tersebut,


"pertunjukan di mulai"batin Hyun


dan selang beberapa sa'at si wanita tersebut mengeluh kepanasan dan merasa tidak nyaman,


"Ayah,apakah disini ac nya mati,kenapa aku merasa sangat kepanasan"lirih nya pada ayah nya seraya membuka kancing kemejanya dan menggibas-gibaskan tangannya.


"Ah,ada apa dengan mu nak"ucap Pak Mingguk pada putrinya


"Aku tidak tau ayah,aku..Aku...Kepanasan,aku benar-benar merasa tidak nyaman"jawab lirih putrinya,


Melihat itu pun ,membuat Hyun tertawa

__ADS_1


"Hha,"


mendengar Hyun tertawa,Pak Mingguk pun melihat ke arah Hyun dengan keringat yg mulai membasahi dahinya


"Apa kalian pikir aku bodoh"ucap nya datar,


"Tu..Tu..Tuan,ini bukan seperti yg kau bayangkan"ucap gugup Pak Mingguk,


"Oh,yaaaa"ucap Hyun datar ,


Pak Mingguk mengangguk-anggukan kepalanya,


lalu Hyun menepuk tangan beberap kali


👏


👏


👏,Pak Mingguk kebingungan,lalu ia tercengang melihat bawahan Hyun yg menyeret seorang pelayan,lalu mendorong nya kelantai dengan kasar.


"Apa kau yg memberikan obat perangsang pada minuman ku"tanya Hyun dingin nan datar sehingga menusuk siapa saja lawan bicaranya.


Pelayan tersebut langsung berlutut di kaki Hyun,dan memohon ampunan darinya.


"Ma'af tuaan,aku..Aku..Terpaksa,"ucapnya dengan tubuh yg gemetar dan berlinang air mata.


"Oh,yaa,,berani sekali kau dasar pelayan,siapa yg menyuruh mu"tanya han.


"Ah,dia...Dia...Tuan,dia mengancamku ,jika aku tidak melakukannya maka dia akan membunuh anak dan istri ku"ucap pelayan tersebut seraya menunjuk Pak Mingguk ,sedangkan Pak Mingguk sudah basah kuyup oleh keringat dingin,dan tubuhnya bergetar.


"Bawa dia pergi"ucap Hyun pada bawahannya,


bawahannya pun langsung menyeret pelayan tersebut dan membawanya pergi.


Pak Mingguk pun langsung bersujud di kaki Hyun dengan berderai air mata,dan memohon padanya agar mengampuni dirinya,sedangkan anak nya sudah seperti cacing kepanasan


"Apa kau pikir,aku tidak tau rencana murahan mu itu hmm"ucap Hyun,sedangkan Pak Mingguk trus memohon dan berujud di kaki Hyun dan meminta maaf.


LIKE AND KOMEN

__ADS_1


✌✌


__ADS_2