Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 72


__ADS_3

"Dasar pria tua!..."maki Ana di dalam hatinya.


"Kau tau kan aku bisa membaca isi pikiran mu,aku ini masih muda dan sangat tampan"ucap Hyun dengan senyuman menggodanya.


Ana hanya melirik sekilas Hyun Jin dan kembali menatap datar apa yang ada di hadapannya.


"Hanya pikiran mu,pikiran mu..."batin Hyun jin yang masih tersenyum nakal.


Sebenarnya dirinya hanya menebak apa yang ada di dalam pikiran wanitanya ini,dan ternyata semuanya benar-benar terbukti benar.


"Kenapa kau membawa ku kemari?..."tanya Ana seraya melihat bangunan yang berdiri di hadapannya ini.


"Tentu saja untuk mengajak mu makan bersama ku,aku tidak mau melihat mu makan bersama dengan lelaki lain lagi selain dengan ku"ucap Hyun jin datar dan penuh dengan penekanan.


Ana menatap Hyun jin tajam,jika saja tatapan nya itu berbentuk senjata,mungkin saja saat ini Hyun jin sudah kehilangan nyawa.


"Apa kau sadar apa yang kau lakukan sa'at ini!..."ucap Ana tidak kalah dingin dan datar nya dari Hyun.


Hyun jin lagi-lagi tersenyum misterius,lalu ia menyondongkan tubuhnya dan berbisik tepat di telinga Ana"Tentu saja aku tau...Gadis kecilku"ucapnya sedikit berbisik.

__ADS_1


Dengan gerakan cepat Ana menghempaskan tubuh Hyun jin di hadapannya,Ana pun melayangkan beberapa serangan pada Hyun jin dan kali ini Hyun jin tidak bisa menghindar atau bahkan menahan serangan dari Ana,karna baru saja Hyun jin terbawa oleh aroma yang terdapat di tubuh Ana hingga dirinya benar-benar tidak sadar telah di buay oleh aroma tersebut yang membuatnya ingin mencium aroma tersebut kembali.


"Akh..."


Hyun jin meringis mendapati perutnya di tendang oleh Ana.


-Tuan apa anda baik-baik saja...


-Akh...Tuan...


ucap kaget beberapa bawahan Hyun Jin.


"Aisshhh...Sialan bagaimana aku bisa lengah"gumam Hyun jin yang menahan sakit.Sedangkan Ana menatap Hyun jin tajam.


Sa'at Hyun jin hendak mengulurkan tangannya pada Ana belun sempat ia melihat pada Ana,Ana sudah meletakan tangannya yang siap meninju tepat berada di wajah Hyun jin.


"Jangan pernah main-main dengan ku,jika kau tidak mau wajah tampan mu ini terluka"ucap Ana dengan menekan kalimat terakhirnya.


"Ok aku salah,sekarang ikutlah dengan ku"tutur Hyun seraya menarik tangan Ana.

__ADS_1


Ana hanya terdiam dan hanya mengikuti langkah Hyun jin yang menyeretnya masuk kedalam restoran mewah yang sudah di pesan oleh Hyun Jin hingga tidak ada 1 pelanggan pun yang di ijin kan masuk,artinya Hyun Jin memesan seluruh isi restoran tersebut untuk dirinya dan Ana.


Setelah Hyun jin memesan beberapa hidangan dan minuman,hingga akhirnya makanan mereka di antarkan,tanpa di duga salah satu pelayan wanita tidak sengaja menumpahkan minuman yang di bawa nya tepat kepada tubuh Ana.


Sontak saja Ana berdiri dari duduknya dan segera mengelap-ngelap di bagian yang basah.


Dan dengan secara bersamaan Hyun pun berdiri dan memukul meja keras.


Brak...


Dengan marah ia berteriak"Apa kau tidak punya mata,kenapa ku bisa seceroboh ini"tuturnya seraya melihat kearah Ana.


"Maaf kan saya Tuan,saya benar-benar tidak sengaja..."ucap si pelayan tersebut seraya bersujud di kaki Hyun Jin,karna ia tau siapa orang yang sedang berada di hadapannya ini.


"Bawa dia...Habisi sekarang juga!..."ucap Hyun jin pada bawahannya,seraya menatap tajam si wanita.


"Tidak...Tidak tuan saya mohon ampunilah nyawa saya..."teriaknya hingga ia hilang dari pandangan karna di seret oleh bawahan Hyun jin.


Next...

__ADS_1


__ADS_2