Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 17


__ADS_3

1 HARI DAN BEBRAPA JAM KEMUDIAN


SABTU 16:11 WIB


●BANDARA●


Samuel dan beberapa anak buahnya sudah berada di bandara Seokarno Hatta,sa'at ini mereka sedang menunggu perwakilan dari Ana,ingat bahwa tidak ada orang yg tau bahwa pemimpin dari mafia Angel's Of Death adalah seorang gadis remaja.


Sudah banyak orang-orang yg memperhatikan mereka,tentusaja karna tuan nya yg sangat tampan itu,yg menarik perhatian banyak orang,dengan dikawal oleh 6 bodyguard [Anggota black blood] ditambah Max,Max takut tuannya akan merasa risih dan itu membuat Max sangat khawatir tuannya akan marah.


Bagaimana ini,sudah 14 menit tuan menunggu,tapi mana perwakilan dari aa group,kalau begini terus tuan bisa marah besar, batin Max.


"Max..Apakah kau sudah memberitahu mereka bahwa aku akan datang ke indonesia" ujar Samuel dengan nada datarnya,seraya melihat arloji di pergelangan tangannya.


Benar saja kan tuan sudah mulai kesal.


"Sudah tuan,mungkin sebentar lagi mereka akan datang"ucap Max dengan keringat yg mulai membanjiri dahinya.


Samuel tidak menunjukan reaksi apapun,tapi justru itu yg membuat Max semakin khawatir akan kena amukan tuannya.


Hingga beberapa menit berikutnya,perwakilan dari aa group sudah datang dan menghampiri mereka,yakni, Leon,Jordan dan 4 orang anggota Angel's Of Death.


●Flash Back On●


"Haloo,sekitar 1 jam lagi kami akan sampai di indonesia"

__ADS_1


"Baik" ucap Jordan pada seseorang di sebrang sana yg tidak lain adalah Max tangan kanan Samuel.


Jordan pun memasukan ponselnya ke saku dan pergi mengendarai mobil sportnya menuju ke mansion Ana,karna pada sa'at itu Jordan berada di markas.


Setelah sampai di mansion Jordan pun langsung masuk dan bertanya pada maid di sana.


"Nona Ana ada di nana"tanya Jordan.


"Ada di ruang baca tuan,bersama tuan muda Leon"jawab maid seraya menundukan kepalanya.


Bagus,,jadi aku tidak perlu mencari Leon


"Ok,,terimakasih"


Jordan pun langsung naik ke lantai 2 untuk menemui Ana di ruang baca.


Mereka pun menoleh dan menatap nya seolah berkata ada apa?...


Jordan pun berjalan masuk seraya berkata"tadi Max sekertaris dari Samuel Jackson memberitahuku bahwa sekitar setengah jam lagi mereka akan mendarat"


"Sambut mereka dengan baik,dan beri pelayanan terbaik buat mereka nyaman" ucap Ana seraya berjalan keluar tapi di berhentikan oleh Jordan.


Jordan berkata


"Apa jau tidak ikut untuk menyambut mereka?..."seraya berdiri dari duduknya.

__ADS_1


Ana memalingkan wajahnya


"Tidak!... aku mau makan,biarkan Leon yg menemanimu dan ajak beberapa mafiso"ucapnya dan ia benar-benar hilang di balik pintu.


"Aku tau,dia pasti sedang menunggu mie instan kesukaannya,tapi inikan sangat penting"ucap Jordan seraya menarik nafas kasar.


Leon yg dari tadi menyimak pun membuka suara setelah Ana pergi,


"Tidak apaa, masih ada aku,,biarkan Ana makan,ayo cepat nanti kita terlambatt,"ucap Leon seraya menepuk pundak Jordan.


"Kau benarr,,,tidak terasa waktu berjalan sangat cepat,ayoo"ucapnya seraya berjalan cepat.


●Flash Back Of●


"Dengan tuan Samuel"ucap Jordan seraya membuka kacamata hitamnya.


"Iya,apakah ini perwakilan dari Aa Group"jawabnya dengan tersenyum hangat.


Mereka pun saling berjabatangan,dan memperkenalkan diri.


●Pertemuan antara kedua mafia ini,trerlihat hanyalah sebatas kerjasama antara kedua perusahaan,padahal tujuan pertamanya adalah untuk bisnis dunia hitam,mereka sengaja untuk nembuat aparat pemerintah supaya tidak memiliki kecurigaan pada mereka●


"Mohon maaf sebelumnya tuan,kami sedikit terlambat,karna tadi ada sedikit kendala di perjalanan"ucap Jordan.


"Tidak apa, kami bisa mengerti"jawab Samuel.

__ADS_1


"Baiklah,,marii kami antar ke apartemen kami,pasti tuan sangat lelah karna perjalanan ini"ucap Leon seraya mempersilahkan mereka masuk ke dalam mobil sport yg sudah disiapkan.


NEXTTTTT......


__ADS_2