
"Dengan berbisik di telinga Ana Hyun berkata"Kau sudah kalah sayang..."ucapnya.
Hyun jin terlena ketika ia mencium aroma yang terdapat di tubuh Ana,benar-benar menenangkan.
"Ishh...Menjauh lah dariku"ucap Ana meronta dan berusaha melepaskan diri,namun sayang kekuatannya tidak bisa menandingi kekuatan yang di miliki Hyun jin.
Bagaimana pun juga,Ana bukan lah apa-apa bagi Hyun jin yang sudah berhadapan dengan berbagai macan jenis lawan di seluruh dunia.
"Baiklah aku tidak akan memaksa mu..."ucapnya seraya melepaskan tangan nya.
Ana segera menjauh dari Hyun jin,dan ia terlihat terdiam untuk beberapa saat.
"Ikutilah dengan ku..."ucap Hyun jin seraya berjalan meninggalkan Ana.
Tidak ada pergerakan dari Ana,Hyun pun memberhentikan langkah kakinya dan berkata"Ikut lah dengan ku,jika kau masih ingin melihat Ayah mu,aku yakin kau masih belum melakukan apapun padanya bukan!..."
Ana tersentak
"Apa kau mengancam ku?..."ucap Ana dengan tatapan mematikan dan suara yang datar.
"kau bisa menganggapnya begitu...Baby"ucap Hyun dengan memberikan semirik di akhir kalimat nya.
__ADS_1
"Ah iya..Para bawahan mu tidak akan bisa menang dengan para Agen rahasia milik ku"tambahnya.
"Ikut lah lagi dengan ku,aku tidak ingin kau memakai pakaian yang basah"ucapnya seraya meninggalkan Ana sendiri dan masuk kedalam mobil miliknya.
Hingga beberapa saat kemudian,Hyun jin tidak mendapat adanya tanda-tanda akan hadirnya Ana,ia pun memanggil bawahannya.
"Dimana Ana?...Kenapa ia belum juga menemui ku..."ucapnya dingin dan datar.
"Sebentar tuan"ucap bawahannya,yang berniat memanggil temannya yang mengawasi Ana.
"Ini Tuan orang yang mengawasi Nona Ana."
Tanpa berbicara Hyun menatap Bawahannya tajam.
"Katakan sekali lagi..."ucap hyun jin yang menekan setiap kalimatnya.
"Maaf kan kami tuan,kami tidak bisa mencegah nona Ana,karna kau menyuruh kami utuk tidak menyentuhnya sedikitpun"ucapnya dengan gemetar.
Hyun jin menghembuskan nafas kasar seraya berkata dengan dingin datar nya"Dasar bod*h"ucapnya dengan tatapan tajam.
"Kenapa Han mengirimkan bawahan bodoh untuk ikut bersama ku"batin Hyun jin tidak habis pikir kepada sekertaris nya itu.
__ADS_1
"Dan kau baby...
Kau sangat-sangat berani..."gumam nya.
.........
Beberapa itu Leon dan Jordan sedang berada di dalam ruangan dimana disana terdapat Sung ji yang yang sedang menjalani siksa'an nya.
Kreat...
Leon membuka pintu ruangan tersebut,terlihat 2 orang yang tengah mencambuk seorang lelaki yang di ketahui sebagai Sung ji.
Sung ji tertunduk lemas menahan sakit yang di derita nya akibat cambukan yang sangat kuat.
Jordan pun memerintahkan Kedua bawahannya untuk pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Leon dan Jordan masuk kedalam,dengan langkah lebarnya,Leon melihat Sung Ji yang sangat lemah bahkan untuk menggerakan tangannya saja dia sudah tidak sanggup.
Leon menghampirinya,seketika amarah nya memuncak,dirinya teringat dengan yang telah Sung ji lakukan dulu pada ibu angkatnya,dan kepada Ana,rasanya ia ingin sekali menguliti orang yang sedang berada di hadapannya ini hidup-hidup dan membunuhnya perlahan,tapi ia tetap ingat Ana lah yang lebih pantas melakukan itu semua pada Sung Ji.
Leon berjongkok dan mencengkeram kuat rambut sung ji hingga terlihat lah dengan jelas wajah si breng*ek yang susah babak belur.
__ADS_1
"Halo...Paman"ucapnya dengan menatap tajam dan sengaja menekan kalimat terakhirnya.
Lanjot...