Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 128


__ADS_3

Hahaha, bagi mana?...., sudah menyerah saja, lihat ikan yang kudapat ini,cukup besar, sedangkan kalian bahkan belum mendapatkan satu ekor pun dari tadi, hahaha bahkan tidak terlihat sedikitpun tanda-tanda umpan kalian akan di makan." Leon mengatakan nya dengan bangga, saat pertama kali melempar kan umpan, miliknya lah yang yang pertama di sambar ikan,ikan yang di tangkap nya pun memiliki ukuran yg sedang.


Cukup bagus untuk sebuah pemanasan.


"Jangan sombong terlebih dahulu,aku punya firasat aku lah yang akan memenangkan pertandingan ini."ucap Jordan tidak mau kalah.


Sam tersenyum tipis, sedangkan anna bahkan tidak sedikit pun menunjukkan ketertarikan pada apa yang mereka bicarakan.


"Jangan berekspektasi terlalu tinggi,jika tidak mau jatuh terlalu sakit di akhir" ucap Anna.


"Lihat saja nanti"ucap Leon.


"Aku mulai merasakan kail pancing ku ini akan di sambar ikan lagi" tambah nya.


Dan benar saja, umpan miliknya ditarik dengan ganas nya," hahah lihat, kemenangan berada di pihak ku" ucap nya.


Anna hanya menggeleng-gelengkan kepalanya,"Hati hati nanti kau kecewa."celetuk Anna


Setelah beberapa saat ia bergelut dengan sesuatu yang menarik di bawah sana, akhirnya muncul juga kepermukaan.


"Wahaha, apa yang kau dapatkan itu, seekor sotong,meskipun ukurannya cukup besar bagi seekor sotong, tapi kita hanya mempertaruhkan ikan,ingat itu,ikaaan"ucap Sam meledek dengan tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"I-ini , bagaimana ini bisa terjadi, jelas-jelas aku merasakan tarikan yang dahsyat,t-tapi kenapa bukan seekor ikaaaann" ucap Leon yang kecewa berat.


"Dari awal sudah ku peringati"ucap Ana.


Pertandingan ini mulai memanas, masing-masing sudah mendapatkan ikan jagoan nya sendiri, kemenangan sudah mulai terlihat, dari sudut pandang Jordan lah yang memimpin.


Sam dan Leon mulai panik, sedangkan Anna masih stay dengan joran nya, tidak terlihat kekhawatiran sedikit pun yg tersirat di wajah nya.


"Apa kau tidak takut kalah?.."tanya Jordan.


"Kalah?... Hampir mustahil,aku hanya sedang menunggu monster memakan umpan ku,karena sedari tadi ia hanya memandangi saja"ucap nya.


"Hmm.. kau yakin?.."


"Tunggu beberapa saat lagi."


"Inilah saatnya"


Anna menarik ulur senar pancing nya dengan lihai, sempat kewalahan menghadapi tarikan ikan tersebut, membuat Sam dan Jordan hendak turun tangan.


Namun Anna masih sanggup beradu dengan sang Monster fish, itu membuat nya malah tambah bersemangat, "Sungguh perlawanan yg sia-sia"ucap nya tersenyum miring.

__ADS_1


"M-mau ku bantu?..." Tanya sam, yang melihat Anna sedikit kewalahan,namun kesenangan tidak bisa tersembunyi kan di wajah Anna.


"Sebentar,aku masih menikmati ini" ucap nya.


.....


"Apa kau sudah merencanakan semua ini dari awal?..."ucap Leon dengan mata tajam menyelidik.


Anna mengangkat kedua bahunya,dengan santai ia berkata" ini hanyalah sebuah firasat."tuturnya meniru ucapan Leon beberapa saat sebelumnya.


"Tidak perlu sampai menghina ku seperti itu."ucap nya


" tidak tidak, aku saya mengucapkan sebuah fakta, kalau boleh tahu, apa panggang ikan sotong mu sudah matang,ah iya,jika kau merasa kurang kenyang,kau bisa memakan daging ikan segar besar milik ku"ucap Anna menekan kata ikan dan besar dalam kalimat nya.


"Sulit di percaya,kami semua kalah telak oleh seekor ikan"ucap Sam,seraya memakan ikan panggang yg masih beruap itu.


"Aku tidak terlalu heran,firasat yang di miliki ana memang tajam"sahut Jordan.


"Tiba-tiba aku merasa panas,ingin rasanya aku menenggelamkan diri di dasar pantai"


tutur Leon.

__ADS_1


"Jika kau mau,aku bisa menenggelamkan diri mu di sini."ucap Jordan.


Next...


__ADS_2