
Apa yang terjadi, setelah aku pergi?..."
"Tidak ada!."
"Katakan padaku,Ann."
Anna menatap mata Samuel dalam-dalam,"Dia sudah datang."ucap Anna.
"Dia?.."Sam tak bergeming sesaat,ia mencoba mencerna,DIA,siapa yang di maksud Anna.
"Selama beberapa bulan terakhir ini,kita selalu pura-pura menutup mata, dengan semua yang telah terjadi."
"Apa yang telah dia lakukan pada mu?.."ucap sam.
Anna hanya terdiam.
"Baiklah, aku akan mencoba untuk bernegosiasi dengan nya, semoga saja ia mau berhenti."tambah sam setelah melihat Anna yang terdiam.
"Jika cara itu memang bisa di lakukan, mungkin sudah dari dulu ini berakhir nti"ucap Anna .
Sam mengusap pucuk kepala Anna, dalam batin ia berkata"sehebat apapun anak ini, tetap saja di langit masih ada langit, tidak perlu khawatir,apa gunanya aku disini jika tidak bisa meringankan sedikit beban di pundak mu"
.....
Samuel, Leon dan Jordan,tengah duduk saling berhadap-hadapan,Samuel telah menceritakan semua yang terjadi pada mereka,dan mereka pun mau mencoba membujuk atau bernegosiasi dengan si pemimpin mafia Hyun Jin.
Di sela-sela mereka berdiskusi, terlihat Anna turun dari anak tangga.
"Mau kemana Ann?.."
"Mencari udara segar,aku akan mengendarai motor."
"Ann,biar aku menemani mu,ok" ucap Leon,seraya berdiri dari duduknya.
"Tidak usah."
"Apa kau yakin!"
"Iya,aku tidak apa-apa,ah,dan ini.." Ana mengambil gulungan di atas meja.
"Ini sketsa senjata baru yang aku rancang,buat lah beberapa buah,dan aku akan menguji nya"tambah Anna seraya menyodorkan gulungan kertas tersebut.
"Aku pergi."
"Hati-hati di jalan Ann,jika terjadi sesuatu langsung hubungi aku"ucap Leon.
Karena dia lah orang yang paling mengkhawatirkan Anna saat ini.
__ADS_1
Apalagi saat ini,bukankah dia sendiri yang bilang,bahwa liburan kali ini jangan sekalipun melibatkan pekerjaan,tapi lihat dia sendiri lah yang bekerja.
"Sebaiknya kita hubungi .... untuk mengikuti Anna, meskipun aku masih tidak terlalu percaya pada orang itu,tapi ,aku khawatir terjadi sesuatu"ucap Leon.
[Terjadi sesuatu pada anna?... , Palingan cuma membunuh random oleh yang lewat.]
"Baik,biar aku yang akan menghubungi nya."
Sahut Jordan yang di angguki Sam.
Tuut
Tuuut
Tuut.
"Sama sekali tidak ada jawaban!.."
"Kenapa disaat di butuhkan dia tidak ada, padahal ini kesempatan untuk nya membuktikan bahwa ia layak "
"Cukup!, kurasa tindakan yang perlu dilakukan saat ini hanyalah memberikan waktu bagi Anna untuk sendiri,dan memikirkan tindakan apa yang perlu kita lakukan".
"Kita semua tahu, orang seperti dirinya, tidak kekurangan suatu apapun, semua yang dia inginkan pasti menjadi miliknya, termasuk Anna-kita" ucapnya tegas.
"Meskipun kita menyatukan anggota,rasa rasanya mustahil ada peluang kita untuk menang, kita benar-benar terpojok".
"Tentu saja tidak!. Dengar aku punya satu rencana, kita bisa ..... ..... ..... ..... "
☘️11 menit kemudian-
"Apapun itu,kita harus mencobanya"
"Tentu! ,kita harus mempersiapkan nya dengan matang".
☘️☘️☘️☘️
Anna menyusuri jalanan yg ramai,bising bising kendaraan dan interaksi antara penjual dan pembeli memenuhi gendang telinganya, namun tampaknya itu tidak membuat nya terpengaruh sedikit pun, sesekali ia melirik ruko-ruko yg berjejer rapih tanpa menghilangkan keindahan pulau Bali, matanya tertuju pada seorang gadis kecil yg tengah berdiri di depan sebuah ruko yang menawarkan berbagai macam aksesoris dan pernak-pernik khas Bali, ia berjalan dan menghampiri gadis itu.
Anna hanya memperhatikan gadis tersebut sampai gadis tersebut menatap kearah nya.
"Kenapa kak?... "
Anna terlihat kaku saat hendak menjawab pertanyaan dari gadis kecil itu.
" Ah, tidak,a-apa yg ingin kau beli?.."
"Oooh,aku tidak ingin membeli apa-apa,ibu bilang tidak ada uang,jadi aku hanya akan melihat"ucap nya polos.
__ADS_1
"Berapa usia mu?.."
Terlihat gadis kecil itu seperti tengah menghitung dengan jari jari mungil nya yang hanya ada 10 biji itu.
Gadis kecil itu mengangguk kan kepala nya dan dengan yakin ia menjawab "9" .
"Kalau kau mau,kau bisa mengambilnya biar aku yang bayar"
"Kk serius!!... kk tidak sedang berbohong kan?.."
Anna mengangguk,
Gadis itu mengambil satu jepit rambut,ia sangat berterimakasih pada Anna,dan pergi meninggalkan nya,
Seraya melihat anak kecil itu pergi dengan langkah kakinya yg pendek.
"Permisi,You Ms.Anna Agatha?..."
"Yeah"
"Saya tidak menyangka,bisa bertemu dengan anda saat ini."
Anna mengerutkan keningnya
"Emmm.. kita pernah bertemu sebelumnya?.."
"Hha..maaf sepertinya hanya saya yang tau bahwa kita pernah bertemu beberapa kali di acara rapat koordinasi pihak luar,saya Nakai Kazuhiko dari Jepang."
"Oooh iya,maaf sudah tidak mengenali anda sebelum nya."
"Tentu tidak masalah"
"Apa yang anda lakukan si sini?.."
"Em,saya tengah melakukan perjalanan bisnis, kebetulan ada satu resort yg tengah kami kelola"
"Hmm.. itu cukup bagus"
"Jika anda tidak keberatan, bagaimana jika anda kitu saja dengan saya, melihat lihat resort yg kami kelola dan mencicipi beberapa hidangan nya,kami akan sangat merasa terhormat jika anda bisa berkunjung"
Ucap nya.
"Tentu.. dengan senang hati"
Jawab anna.
Next...
__ADS_1