
Sangat indah,benar-benar menakjubkan.
Seringayan terlihat jelas dari bibirnya yg seksi,dirinya benar benar di buat kagum serta Kaget tdak menyangka secara bersama'an,meliaht seorang gadis yg ternyata sangat berani dan bukan hanya bisa bela diri,tapi juga mahir dalam menggunakan senjata api.
Ana yg melihat jijik pada mayat si pemuda tadi yg berlumuran darah,
Sedangakan para gangster sangat syok bercampur marah pada Ana,ayah nya atau si ketua gengster tersebut berlari dan mengangkat mayat anak nya dan berusaha membangunkan nya dengan menepeuk-nepuk kedua pipi mayat si pemuda tersebut.
Sedangkan yg lainnya sudah mengeluarkan senjata tajam yg mereka bawa dan bersiap mendapat komando dari ketua nya
"Tidak,,tidak,,,nak kau haruss banguun,,"
dirinya yg memeluk dan menangisi kematian anak nya
"Aku,aku akan menyerahkan posisiku padamu sekarang juga nak,,cepat banguunn"
Ana memutar bola matanya malas,ia benar-benar sudah tidak memiliki rasa belas kasih pada para musuhnya,...Hingga..
Dor!!!....
Teriakan berhasil lolos dari mulut si ketua tersebut,karna Ana telah menembak lengan sebelah kirinya
"Bisakah kau diaaaaam!!"
teriak Ana menggema di sana,seraya menodongkan pistol nya tepat berada di kepala ketua tersebut
__ADS_1
"Rengekan mu membuat pendengaran ku sakit"gertaknya penuh amarah.
Padahal dalam lubuk hatinya yg paling dalam,ketika ia melihat si ketua gengter tersebut menangisi anaknya,justru mengingatkan nya ketika ia menangis di depan mayat ibunya yg terbujur kaku,dan itu membuatnya muak
Para gengtr pun berlari kearah Ana dengan penuh amarah,namun sayang kecepatan lari mereka tidak secepat peluru yg Ana tembakan,
hingga bebebrapa tembakan terdengar di sana
Dor!!
Dor!!
Dor!!
Mereka semua tergeletak tak bernyawa,kecuali si sang ketua yg masih memeluk tubuh kaku putra satu satunya,
"Itu adalah bayaran,jika kalian ingin menangkapku dan membunuh ku,maka kalian juga harus bersiap akan kehilangan nyawa"
Si ketua tersebut merekatkan giginya,dia pun berdiri dan hendak mengambil senjata di sakunya yg merupakan sebuah pistol,namun sayang,sa'at ia hendak menodongkan dan menembak kan isi peluru nya,seseorang menendang tangannya dari belakang,hingga ia tersengkur ke samping dan pistol nya jatuh entah kemana.
"Akhhhh kurangajar,siapa kau,berani beraninya......."
ucapnya terpotong sa'at ia melihat ke arah seseorang yg menendangnya,ia sangat terkejuttt melihat beberapa orang yg memakai baju suit dan menatap nya tajam.
"Urus nereka,aku yakin kalian semua tau apa yg harus di lakukan"ucap Ana seraya memakai helm nya dan pergi mengendarai motornya meninggalkan tkp tempat kejadisn perkara.
__ADS_1
Mereka semua hanya mengangguk dan membungkuk pada Ana hingga Ana pergi
Sedangkan seseorang yg memperhatikan daria awal semakain di buat penasaran oleh gadis yg sudah merusak mobil nya,
"Ck,ck,ck,nak kau memang berbeda dari yg aku pikirkan,tadi itu membuatku sangat penasaran"gumamnya
"Aku harap kau tau apa yg harus kau lakukan untukku"
"Tentu tuan"
Hyun berdiri dari duduknya,dan ia masuk kembali kedalam rumah tersebut,
"Apa mereka masih tidak mau melunasi hutang hutangnya"ucapnya yg tiba-tiba dingin
"Iya tuan,mereka bilang masih tidak memiliki uang"
Huyn berjalan meninggalkan tempat itu,
"Tuan bagaimana dengan,,,..........
"Habisi mereka"
Mff kloo ada teypo nya
jan lupa dukung Authorr
__ADS_1
NEXT...