Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 116


__ADS_3

"Maaf, sebelumnya aku tidak memberi tahu mereka bahwa kau akan datang"ucap Anna.


"Tidak masalah"ucap Franz.


"Mereka berempat adalah saudara ku, silahkan memperkenalkan diri mu"


Franz pun mengangguk,dan memperkenalkan dirinya.


"Maaf sebelumnya,Kalian bisa memanggil ku Franz"ucap nya.


Sam merupakan orang pertama yang menanggapi ucapan Franz dengan pertanyaan"Apa kau juga orang yang berkecimpung di dunia hitam/bawah"tanyanya.


Franz menggunakan kepalanya.


"Tidak heran Anna sampai menanti kan kedatangan mu"ucap Leon sinis.


Franz melirik kearah Anna,Anna pun mengangkat sebelah alisnya sebagai jawaban.


"Kau juga seorang Anggota Mafia,jadi aku tidak perlu memperkenalkan diriku, karena seharusnya kau sudah tahu siapa aku" ucap Anna.


"Ah dan ia,selain saudara ku, mereka berempat juga merupakan atasan di sini,iya... meskipun tempat ini tidak terlalu besar"tambah nya santai.


"Apa?.. tidak terlalu besar katanya!. memangnya tempat yang seperti apa yang besar itu, bukan kah ini besar nya sudah melebihi stadion sepakbola"batin franz.


Sedangkan ia menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Anna memberikan isyarat pada mereka.


Dan mereka pun tau apa yang harus mereka lakukan.


"Senang bertemu dengan Mu,Aku Jordan Glenno."ucap Jordan mengawali.


Franz mengangguk kan kepalanya,dan menjabatangan Jordan.


"Aku Samuel Jackson,aku adalah kakak nya"ucap Sam datar.


Pasalnya ia masih belum tau siapa dan apa asal usul dari orang yang tengah duduk didepannya ini.


"Leonardo frensisco"ucap Leon datar.


Franz tersenyum ramah, sedang kan di dalam hatinya terlihat sebaliknya.


Terbalik dengan Leon,Nino malah terlihat ramah.


"Senang bertemu dengan Mu Tuan,Saya Nino,kelak jika Anda membutuhkan sesuatu, Anda bisa panggil saya."ucapnya sopan.


Ia tersenyum,dalam batin ia berkata"Dilihat dari keempat orang lelaki ini,cuma dia yang terlihat ramah dengan Natural."batin nya.


Anna berkontak mata dengan Nino,Nino merasa senang, dengan kata lain,ah atau mungkin bagi kita yang tidak mengerti dan mengenal tatapan mata anna yang menunjukkan bahwa ia memberikan jempol nya, seolah-olah ia mengatakan kerja bagus.


"Hah, Ka Joo berikan padaku"ucap Anna.

__ADS_1


Jordan pun merogoh saku jas nya,dan menyodorkan sebuah... aduh, sebuah apa yak?..


maaf maff.


Anna pun mengambilnya,dan menyodorkan nya di depan wajah Franz.


Franz pun langsung mengambilnya dan melihat nya.


"Ini!....."


"Nama Geng Mafia milik ku adalah Angel's Of Death,dan itu adalah lambang/simbol sesungguhnya dari Geng Mafia ku, harus kau ketahui juga, bahwa ini tidak bisa di perlihatkan pada orang sembarangan,jadi aku harap kau sudah mengerti sampai di sini."ucap Anna.


Ia melihat kearah Anna,dan meletakkan Simbol dari Mafia Angel's Of Death di atas meja.


"Aku mengerti,Aku sudah mengerti,aku tidak akan melakukan hal yang akan merugikan mu, tapi aku memiliki 1 syarat, ketahui lah,aku tidak bisa meninggalkan nya[Hyun jin] tempat dimana aku dididik hingga menjadi seperti ini "ucap nya.


"Tidak masalah,berikan satu tetes darah mu padaku, dengan begitu aku akan senang"ucap Anna yang tidak terduga-duga, ia juga nampak memutar mutar belati kecil nya yang selalu ia bawa bawa.


Franz menatap Anna dengan serius.Anna pun begitu.


Sementara ketiga lelaki di samping nya hanya saling tatap.


"Heuh... baiklah tidak masalah,tapi kau harus menepati janji mu,bahwa aku masih bisa mengabdi pada nya, tetapi jika kau berani sedikit saja melenceng, maka jangan salah kan aku,jika kelak tempat ini akan menjadi kuburan massal"ucapnya tak gentar.


Seet....

__ADS_1


Leonardo, Samuel, Jordan berdiri dari duduknya,dengan kasar Leon berkata "perhatikan kata kata mu sebelum berbicara, sebelum tempat ini menjadi kuburan masal untuk kami,maka aku akan terlebih dahulu menembak mu, menggorok lehermu, mematahkan kaki mu, mencongkel mata mu,dan mencincang tubuh mu lalu setelah itu akan aku goreng dengan minyak."ucap nya terlihat menghayati.


Next.....


__ADS_2